3 months ago
1 min read

Jemaah Diingatkan Soal Skema Asuransi Armuzna

Jemaah haji Indonesia di Kota Madinah. (Foto: Chairul Akhmad)

MAKKAH — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk memahami ketentuan asuransi kesehatan selama fase Armuzna, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko dehidrasi di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi.

Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja Makkah, Edi Supriyatna, menjelaskan bahwa terdapat aturan khusus dari pemerintah Arab Saudi terkait klaim asuransi untuk sejumlah kondisi kesehatan yang kerap dialami jemaah. 

“Jadi ada beberapa diagnosa yang bisa diklaim di waktu-waktu tertentu. Salah satu yang beririsan diagnosanya itu adalah level 4 itu heat cramps, heat exhaustion, dan heat stroke,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Ia menegaskan, klaim asuransi untuk tiga kondisi tersebut hanya berlaku pada periode 8 hingga 13 Dzulhijjah, yang merupakan fase puncak ibadah haji di Armuzna. Di luar rentang waktu tersebut, jemaah berpotensi menanggung biaya tambahan.

“Diagnosa ini bisa diklaim jika terjadi pada tanggal 8 sampai 13 Dzulhijjah. Kalau sebelum atau setelah itu, tidak bisa diklaim,” jelasnya.

Meski demikian, ia memastikan jemaah tetap mendapatkan perlindungan asuransi kesehatan. Untuk kondisi gawat darurat, layanan tetap diberikan tanpa biaya tambahan karena sudah tercakup dalam skema asuransi.

“Kalau gawat darurat, triase level 1–2 itu semua gratis, sudah termasuk dalam asuransi,” ujarnya.

Namun, untuk kondisi tertentu di luar periode Armuzna, terdapat kemungkinan biaya tambahan sesuai ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, Edi kembali menekankan pentingnya langkah preventif agar jemaah terhindar dari risiko kesehatan.

“Ini sebenarnya upaya preventif. Kalau kita bisa menjaga cairan tubuh, insya Allah tidak akan terjadi kondisi-kondisi tersebut,” katanya.

Karena itu, upaya pencegahan menjadi kunci utama. Edi mengimbau jemaah untuk menjaga kondisi tubuh agar tidak mengalami dehidrasi, yang menjadi pintu awal berbagai gangguan kesehatan tersebut.

“Jamaah haji jangan sampai dehidrasi. Oleh karena itu, minum itu wajib, minimal 200 mililiter per jam saat beraktivitas,” katanya.

Ia menyarankan pola minum dilakukan secara bertahap, yakni empat teguk setiap 10 menit, agar cairan tubuh tetap terjaga tanpa memicu ketidaknyamanan. Selain air putih, jemaah juga dianjurkan mengonsumsi cairan yang mengandung elektrolit.

“Yang hilang saat dehidrasi bukan hanya air, tapi juga elektrolit. Jadi minum harus ditambah elektrolit,” tandasnya.*

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Perkuat Kemitraan Rantai Pasok Haji dengan Saudi

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong penguatan kemitraan strategis

Kemenhaj Teguhkan Nasionalisme Lewat Doa Kebangsaan

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengikuti Doa dan Zikir
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88