1 day ago
1 min read

Layanan Lansia Haji Diprioritaskan, Dari Bus hingga Kamar Hotel

Jemaah haji lansia mendapatkan layanan prioritas di tanah suci. (Foto: Chairul Akhmad)

MADINAH — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus memperkuat layanan bagi jemaah lanjut usia dan disabilitas (landis), terutama sejak momen kedatangan hingga penempatan di hotel. Layanan ini menjadi krusial agar jemaah rentan tetap mendapatkan kenyamanan tanpa mengganggu alur pelayanan jemaah lainnya.

Kepala Bidang Layanan Jemaah Lansia dan Disabilitas (Landis), Suviyanto, menjelaskan bahwa petugas landis berperan sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan awal saat jemaah tiba. Mulai dari turun dari bus, menuju lobi hotel, hingga diantar ke kamar, seluruh proses mendapat pendampingan khusus.

“Petugas landis memberikan layanan maksimal sejak jemaah turun dari bus, masuk ke lobi, hingga diantar ke kamar. Termasuk membantu barang bawaan dan memastikan jemaah mengetahui lokasi kamar serta lantainya,” ujar Suviyanto di Madinah, Selasa (28/4/2026).

Untuk menunjang layanan tersebut, berbagai fasilitas telah disiapkan. Di antaranya kursi roda bagi jemaah yang membutuhkan, serta akses ram (ramp) di hotel-hotel Madinah untuk memudahkan mobilitas dari lobi ke kamar.

Tak hanya itu, koordinasi lintas sektor juga diperkuat. Petugas di setiap sektor, dari sektor 1 hingga 5, turut memastikan kebutuhan jemaah lansia terpenuhi, termasuk penyediaan ruang istirahat sementara di area lobi bagi jemaah yang baru tiba.

Di sisi lain, Suviyanto mengimbau jemaah lansia untuk bijak dalam beraktivitas, terutama dalam kondisi cuaca panas di Arab Saudi. Ia menyarankan agar jemaah memperbanyak istirahat dan mengutamakan ibadah di tempat tinggal.

“Kami mengimbau jemaah lansia, terutama yang berusia di atas 80 tahun atau memiliki penyakit penyerta, untuk tidak memaksakan aktivitas. Ibadah sunnah sebaiknya dilakukan di tempat, agar energi tetap terjaga,” katanya.

Meski demikian, bagi jemaah yang tetap ingin menjalankan ibadah wajib, petugas siap memberikan dukungan penuh, termasuk layanan kursi roda dan pendampingan di lapangan. Peran ketua rombongan dan regu juga diharapkan aktif membantu jemaah yang membutuhkan.

Menghadapi fase puncak haji di Makkah yang diprediksi lebih panas dan padat, PPIH menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik sejak dini. Jemaah diimbau mengatur aktivitas agar tetap prima saat menjalani rangkaian ibadah inti.

“Tenaga harus disimpan untuk puncak haji. Jangan sampai kelelahan di awal, karena kondisi di Makkah jauh lebih berat,” tutup Suviyanto.

Komentar

Your email address will not be published.

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Go toTop

Jangan Lewatkan

47 Ribu Jemaah Tiba di Madinah, 20 Persen Lansia

MADINAH — Arus kedatangan jemaah haji Indonesia di Bandara Madinah terus

Kecelakaan Bus Jemaah di Madinah, Kemenhaj Tegaskan Disiplin KBIHU

JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia bergerak cepat merespons
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88