23 hours ago
1 min read

Petugas Haji Diingatkan Maksimalkan Layanan dan Jaga Marwah

Kepala Bidang MCH Kemenhaj, Ichsan Marsha. (Foto: MCH 2026)

MADINAH — Kepala Bidang MCH Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, mengingatkan seluruh petugas haji Indonesia untuk terus mengoptimalkan pelayanan kepada jemaah, sekaligus menjaga etika dalam penyampaian informasi di ruang publik.

Dalam pengarahan apel pagi di Kantor Daerah Kerja (Daker) Madinah, Ichsan menegaskan bahwa berbagai ikhtiar pelayanan harus terus diperkuat, termasuk melalui pemanfaatan media sosial dan kanal komunikasi lainnya. 

Namun, ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan informasi agar tidak menimbulkan keresahan.

“Kita juga kembali mengingatkan kepada para petugas berkaitan dengan ikhtiar-ikhtiar kita dalam memberikan pelayanan yang optimal bagi para jamaah, termasuk dalam konteks kita, menghadirkan pelayanan-pelayanan, apakah itu melalui media sosial maupun kanal-kanal lainnya yang perlu,” ujar Ichsan, Selasa (28/4/2026).

Ia menambahkan, petugas tidak hanya dituntut memberikan layanan teknis di lapangan, tetapi juga memastikan perlindungan bagi jemaah berjalan maksimal. Dalam konteks ini, penyebaran informasi menjadi bagian penting dari pelayanan yang harus dilakukan secara bijak.

“Kami ingatkan bahwa bagaimana para petugas yang hadir memberikan pelayanan perlindungan juga bagi jamaah, betul-betul dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, termasuk dalam konteks penyebaran informasi yang tadi kita dorong,” lanjutnya.

Ichsan juga menekankan bahwa informasi yang disampaikan harus mampu memberikan rasa tenang dan aman, baik bagi jemaah di Tanah Suci maupun keluarga yang berada di Indonesia. Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya menjaga marwah sebagai representasi negara.

“Perhatikan hal-hal yang berkaitan dengan marwah. Kita sebagai petugas haji sebagai wajah negara yang hadir bersama jemaah Indonesia di tanah suci,” tegasnya.

Meski para petugas diberi ruang untuk turut mengabarkan berbagai bentuk pelayanan, Ichsan menekankan adanya batasan yang harus dijaga. Fokus utama tetap pada kualitas layanan kepada jemaah.

“Para petugas juga turut aktif mengabarkan cara-cara pelayanan. Namun tentu kita terus mengingatkan bahwa ada batasan-batasan yang perlu menjadi perhatian kita dan fokus kita dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi para haji,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini menjadi momentum penting, karena merupakan pelaksanaan pertama di bawah Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.*

Komentar

Your email address will not be published.

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Go toTop

Jangan Lewatkan

47 Ribu Jemaah Tiba di Madinah, 20 Persen Lansia

MADINAH — Arus kedatangan jemaah haji Indonesia di Bandara Madinah terus

Kecelakaan Bus Jemaah di Madinah, Kemenhaj Tegaskan Disiplin KBIHU

JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia bergerak cepat merespons
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88