5 days ago
2 mins read

Kadaker Madinah: Tanggalkan Jabatan, Fokus Layani Jemaah

— Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, Khalilurrahman, memberikan amanat kepada seluruh anggota PPIH 2026 Daker Madinah. (Foto: Chairul Akhmad)

MADINAH — Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, Khalilurrahman, mengingatkan seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi agar meninggalkan atribut jabatan dan mengedepankan pelayanan total kepada jemaah selama bertugas di Tanah Suci. Pesan itu disampaikan dalam amanat apel pagi PPIH Daker Madinah, Senin (21/4/2026). 

Khalil menegaskan, seluruh petugas hadir bukan sebagai pejabat, melainkan sebagai pelayan tamu Allah.

“Kalau ada di antara kita waktu di tanah air memiliki jabatan, baik di kantor, di masyarakat, ataupun di mana pun, maka label-label jabatan itu mulai sejak kita masuk di Kota Madinah harus kita tinggalkan. Semuanya sama, petugas penyelenggara ibadah haji Indonesia,” tegasnya.

Ia bahkan menekankan, dalam kondisi tertentu jabatan struktural harus “hilang” ketika jemaah membutuhkan bantuan.

“Jemaah tidak tahu apakah kita ini kepala seksi, kepala sektor, kepala daker, tidak. Mereka tahunya kita adalah petugas,” lanjutnya.

Tiga tugas utama PPIH
Khalil mengingatkan kembali seluruh anggota PPIH bahwa tugas utama mereka merujuk pada amanat undang-undang, yakni pembinaan, perlindungan, dan pelayanan kepada jemaah.

Dalam aspek pembinaan, petugas diminta aktif memberikan edukasi dan pendampingan ibadah, mengingat tidak semua jemaah mampu mengingat detail manasik saat tiba di Tanah Suci.

“Tidak semua jemaah haji kita ingat tentang tata cara ibadah. Oleh karena itu, kita semua menjadi bagian untuk memberikan pembinaan kepada mereka,” ujarnya.

Sementara dalam aspek perlindungan, ia mengingatkan seluruh petugas tidak boleh saling melempar tanggung jawab.

“Jangan dengan alasan itu bukan tugas saya, itu tugas linjam, itu nggak benar. Kalau pikiran seperti itu maka yang akan menjadi korban itu adalah jemaah,” tegasnya.

Ia bahkan menyinggung sejumlah kasus jemaah yang meninggal dunia akibat terpisah dari rombongan, yang menurutnya bisa berawal dari kelalaian petugas.

“Jemaah tersebut di pinggir jalan kita diam saja, hilang arah, hilang tujuan, meninggal ditemukan di pinggir jalan. Itu berawal dari boleh jadi kurang abainya kita,” kata Khalil.

Pelayanan adalah kemuliaan
Dalam aspek pelayanan, Kadaker menekankan bahwa seluruh lini layanan—akomodasi, transportasi, konsumsi, kesehatan, hingga bimbingan ibadah—merupakan bentuk kemuliaan.

Mengutip tagline pemerintah Arab Saudi “Khidmatul Hujjaj Sharafuna”, ia meminta semangat yang sama diinternalisasi oleh seluruh petugas Indonesia.

“Melayani jemaah haji itu tugas yang mulia. Semua itu pondasi dasarnya adalah keikhlasan mengabdi kepada Allah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, keikhlasan menjadi kunci utama keberhasilan tugas pelayanan. Tidak ada gunanya bersusah payah jika niatnya bukan karena Allah.

Kadaker juga mengingatkan pentingnya apel pagi sebagai instrumen koordinasi dan komitmen pelayanan, bukan sekadar rutinitas formal.

“Apel pagi ini adalah sarana untuk saling tukar informasi. Dan jadikan apel pagi menjadi kebutuhan bagi kita,” pesan Khalil.

Misi bersejarah PPIH 2026
Di akhir amanatnya, Kadaker menegaskan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini memiliki nilai historis, karena merupakan penyelenggaraan pertama di bawah Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenag).

Ia juga menyampaikan pesan pimpinan bahwa keberhasilan penyelenggaraan haji 2026 akan menjadi tolok ukur penugasan di tahun berikutnya.

“Kalau tahun ini haji sukses, boleh jadi yang tahun ini akan ditugaskan kembali untuk menjadi PPIH 2027,” ucapnya.

Menutup arahannya, Khalil mengajak seluruh petugas memperkuat komitmen dan spiritualitas dalam menjalankan tugas.

“Mari sama-sama kita buktikan bahwa kita berkomitmen untuk melayani jemaah haji Indonesia dan kita mampu memberikan pelayanan terbaik,” pungkasnya.*

Komentar

Your email address will not be published.

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Go toTop

Jangan Lewatkan

Sektor Terluar, Tapi Cuma 500 Meter dari Nabawi

MADINAH — Sektor 5 kerap disebut sebagai wilayah terluar dalam

Menjaga Rasa Indonesia di Dapur Madinah

MADINAH — Di tengah padatnya operasional haji 2026, ada satu
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88