BEKASI – Gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi tahun 2026 resmi ditutup dengan catatan impresif.
Di balik suksesnya capaian administratif organisasi, perhatian publik kini tertuju pada dinamika suksesi kepemimpinan partai.
Nama Beny Surya, yang dikenal luas sebagai Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kota Bekasi, mencuat sebagai salah satu kandidat untuk menakhodai DPC PKB Kota Bekasi lima tahun ke depan.
Masuknya tokoh muda potensial ini menandai babak baru bagi partai pimpinan Muhaimin Iskandar di “Kota Patriot”, yang kini tengah memfokuskan diri pada transformasi kepemimpinan dan penguatan basis massa.
Uji Kompetensi: Mekanisme Baru Menuju Kursi Ketua
Berbeda dengan format konvensional, penentuan figur ketua kini melewati proses penyaringan yang lebih ketat dan objektif. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB telah menetapkan tiga nama kader terbaik yang akan mengikuti tahapan Fit and Proper Test (uji kelayakan dan kompetensi).
Beni Surya akan bersanding dengan dua figur internal lainnya, yakni petahana Ketua DPC Rizky Topananda serta legislator dari DPRD Kota Bekasi, Alit Jamaludin.
Kehadiran Beni Surya dalam daftar tersebut dinilai banyak pihak sebagai simbol harmonisasi antara kekuatan struktural partai dengan elemen intelektual muda nahdliyin.
”Seluruh kandidat akan mengikuti uji kelayakan di tingkat wilayah dan pusat. Hasil finalnya diprediksi akan diumumkan pada rentang Juni hingga Juli mendatang,” ungkap Ketua Panitia Muscab, Alit Jamaludin, selepas penutupan sidang pleno pada Sabtu (4/4).
Estafet di Tengah Prestasi Gemilang
Siapa pun yang nantinya terpilih memimpin PKB Kota Bekasi akan memikul tanggung jawab besar untuk menjaga tren positif. Pasalnya, kepengurusan periode ini berhasil mencatatkan rapor hijau dengan nilai 90 persen dari DPP PKB atas Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kinerja mereka.
Capaian kategori “Sangat Baik” ini menjadi landasan pacu bagi Beni Surya dan kandidat lainnya untuk membawa PKB melampaui sekadar pencapaian administratif. Fokus utama ke depan adalah mengonversi soliditas internal menjadi perolehan kursi legislatif yang lebih signifikan, baik di tingkat kota maupun provinsi.
Visi Pelayanan Umat
Ketua DPC PKB Kota Bekasi saat ini, Rizki Topananda, menegaskan bahwa kemunculan tiga nama kandidat tersebut merupakan hasil pemetaan matang selama lima tahun terakhir.
Ia optimistis bahwa transisi kepemimpinan kali ini tidak akan memicu polemik, melainkan memperkuat fondasi partai.
”Kita sudah selesai dengan urusan gesekan internal. Fokus PKB ke depan adalah penguatan struktur yang berorientasi pada pelayanan umat dan kontribusi nyata bagi masyarakat luas,” tegas Rizki.
Dengan latar belakang Beni Surya yang kuat di organisasi alumni mahasiswa (PMII), ia dipandang mampu membawa perspektif segar dalam merangkul pemilih milenial dan kelas menengah perkotaan di Bekasi.
Kini, publik dan simpatisan partai menunggu keputusan final dari DPP untuk menentukan siapa yang paling layak memegang tongkat komando PKB di Kota Bekasi.*
