MOSKOW – Amerika Serikat meningkatkan kehadiran militernya secara signifikan di kawasan Timur Tengah di tengah eskalasi ketegangan dengan Iran. Washington dilaporkan telah menghimpun kekuatan gabungan yang mencakup 16 kapal perang, sekitar 40.000 personel militer, serta tujuh skuadron udara dengan total ratusan pesawat tempur.
Mengutip laporan Financial Times, AS telah menempatkan lima skuadron udara—masing-masing berisi sekitar 70 pesawat tempur—di sejumlah pangkalan militer strategisnya di Yordania, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Dua skuadron tambahan lainnya ditempatkan di kapal induk Angkatan Laut AS yang beroperasi di kawasan tersebut.
Berdasarkan data Universitas Tel Aviv yang dikutip Financial Times, Pangkalan Militer Muwaffaq Salti di Yordania kini menampung sedikitnya 66 jet tempur AS. Armada tersebut terdiri dari berbagai jenis pesawat, termasuk jet tempur generasi kelima F-35, pesawat tempur F-15, pesawat serang A-10, pesawat peperangan elektronik EA-18, serta pesawat angkut militer.
Data citra satelit juga menunjukkan peningkatan jumlah jet tempur AS di sejumlah pangkalan militer di Arab Saudi, menandakan penguatan postur pertahanan dan kesiapan tempur Washington di kawasan Teluk.
Sebelumnya, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa sebuah “armada besar” AS tengah bergerak menuju kawasan sekitar Iran. Trump menegaskan langkah tersebut diambil sembari tetap membuka peluang diplomasi, dengan harapan Teheran bersedia merundingkan kesepakatan baru yang “adil” dan mencakup penghapusan total senjata nuklir.
Namun dari pihak Teheran, sikap keras tetap disuarakan. Pada 8 Februari lalu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchimenegaskan bahwa Iran tidak akan melepaskan haknya untuk memperkaya uranium. Ia bahkan menyatakan bahwa hak tersebut akan dipertahankan, sekalipun harus berujung pada konflik bersenjata.
Penguatan militer AS ini semakin menegaskan rapuhnya stabilitas kawasan Timur Tengah, di tengah tarik-menarik antara diplomasi nuklir dan ancaman konfrontasi terbuka antara Washington dan Teheran.*
