8 months ago
2 mins read

CORE Insight: Konsekuensi Ekonomi di Balik Duka Sumatera

Banjir di Aceh. (Foto: Mongabay Indonesia)

JAKARTA – Hampir satu bulan pasca-bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pemulihan tampak berjalan lambat. Beberapa desa bahkan masih terkendala untuk mendapatkan bantuan yang memadai. Hingga 22 Desember 2025, skala dampak bencana semakin luas seiring pendataan yang semakin lengkap. 

Per tanggal ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal dunia mencapai 1.090 orang, 186 orang hilang, dan sekitar 7.000 orang mengalami luka-luka. Adapun kerusakan infrastruktur fisik meliputi 147.236 unit rumah, 967 fasilitas pendidikan, 434 rumah ibadah, 145 jembatan, dan 290 gedung/kantor. Tercatat luasan bencana menyentuh 52 kabupaten/kota dengan total 3,3 juta jiwa terdampak, atau sekitar 5,5% penduduk pulau Sumatera.

Meskipun curah hujan ekstrem karena Siklon Senyar menjadi pemicu langsung, skala kerusakan yang masif mencerminkan kerentanan struktural yang terakumulasi selama dua dekade terakhir. 

Degradasi ekosistem hutan akibat ekspansi perkebunan dan industriekstraktif telah menurunkan kapasitas infiltrasi air secara signifikan dan menghilangkan fungsi hutan sebagai penyangga alami. Temuan kayu gelondongan dengan bekas gergaji mesin yang terbawa arus banjir menjadi bukti konkret adanya praktik penjarahan hutan yang tidak terkendali di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai.

Bencana Sumatera menyisakan beban pemulihan yang sangat berat. Ruang fiskal yang terbatas dan pemangkasan anggaran penanggulangan bencana menjadi sebuah kontradiksi yang sulit dipahami. Apalagi secara geografis Indonesia berada dalam bagian Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) dengan risiko bencana sangat tinggi. 

Ketika pemerintah pusat tidak penuh menyokong pemulihan, beban tersebut jatuh kepada masyarakat terdampak. Bencana Sumatera 2025 juga menjadi pengingat pahit bahwa biaya yang tidak dibayar untuk pencegahan dan mitigasi pada akhirnya akan ditagih berkali lipat dan yang paling menanggung bebannya adalah mereka yang paling tidak mampu.

CORE mengestimasikan pertumbuhan ekonomi nasional dan ketiga provinsi terdampak akan mengalami koreksi. Aceh diprediksi menanggung beban terberat dengan pemangkasan -0,44%, sementara Sumatera Utara (-0,15%) dan Sumatera Barat (-0,36%) juga tertekan signifikan. 

“Investasi dan serapan tenaga kerja ikut terpangkas, dengan sektor konstruksi dan transportasi mengalami tekanan paling dalam,” tulis CORE dalam kajiannya.

Menurut CORE, biaya pemulihan infrastruktur fisik diperkirakan mencapai Rp77,4 triliun, 30 kali lipat dari biaya pencegahan yang hanya Rp2,6 triliun per tahun untuk  reforestasi dan peremajaan perkebunan. Angka ini belum termasuk kerugian non-fisik dari lumpuhnya aktivitas ekonomi rumah tangga, trauma psikis, dan ketertinggalan pendidikan anak-anak di daerah terdampak.

Rata-rata PAD di 52 kabupaten/kota terdampak hanya Rp159,9 miliar, berbanding dengan kebutuhan pemulihan rata-rata Rp 700 miliar per daerah. Ini tidak mungkin ditutup melalui pembiayaan mandiri, bahkan dengan refocusing maksimal sekalipun.

Dengan 63% dari 52 kabupaten/kota terdampak memiliki Kapasitas Fiskal Daerah rendah atau sangat rendah, pembiayaan mandiri tidak mungkin dilakukan. CORE mendesak pemerintah pusat untuk segera menetapkan status bencana nasional.

“Keterbatasan APBD dan APBN membuat pembiayaan rehabilitasi dan rekonstruksi tidak memadai, sehingga kenaikan status menjadi bencana nasional diperlukan untuk membuka akses pembiayaan dan bantuan internasional,” papar CORE.

Bencana Sumatera 2025 adalah pengingat pahit bahwa biaya yang tidak dibayar untuk pencegahan pada akhirnya akan ditagih berkali lipat dan yang paling menanggung beban adalah masyarakat yang paling tidak mampu. 

“Tanpa reformasi struktural dalam tata kelola kehutanan, ekonomi ekstraktif, dan isu lingkungan lainnya, pertumbuhan ekonomi (PDB) yang dicapai hanya PDB semu. Pertumbuhan ekonomi tinggi hanya terjadi dalam jangka pendek, dan ketika terjadi bencana biaya pemulihan akan sangat tinggi,” tegas CORE.*

Komentar

Your email address will not be published.

dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kelas Menengah dan Ilusi Pemulihan Ramadan 2026

JAKARTA — Sinyal perbaikan konsumsi menjelang Ramadan 2026 mulai terlihat

Jelang Ramadan, Pemulihan Pascabencana di Sumatera Dipercepat

JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88