2 years ago
1 min read

Redistribusi Ekonomi untuk Generasi Muda

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Anggawira. (Foto: TVone)

JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Anggawira, menyoroti tantangan utama dalam kabinet Prabowo Subianto mendatang, yaitu redistribusi ekonomi.

Ia menekankan bahwa tantangan tersebut bukan lagi soal redistribusi politik, melainkan bagaimana menghadirkan regenerasi dalam sektor ekonomi yang belum berubah secara signifikan sejak era reformasi.

“Tantangannya kan sebenarnya bukan lagi soal redistribusi politik atau kekuasaan, tapi sebenernya tantangan di kabinet Pak Prabowo. Dan saya juga dengan paman sudah banyak sekali berdiskusi bagaimana redistribusi ekonomi,” katanya di Total Politik.

Menurut Anggawira, pelaku ekonomi saat ini masih didominasi oleh generasi lama, dan para pengusaha yang muncul pasca reformasi belum banyak berganti. Ini menandakan perlunya pemain-pemain baru yang dapat membawa perubahan signifikan dalam lanskap ekonomi nasional.

“Karena kalau kita lihat, pengusaha atau pelaku ekonomi pasca-reformasi kan belum berganti. Nah, perlu adanya pemain-pemain ekonomi baru,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya generasi muda membangun bisnis yang tidak hanya bergantung pada sumber daya alam atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tetapi juga mengembangkan usaha yang berfokus pada industri dan inovasi profesional.

“Ini sebenarnya adalah tantangan generasi kita, yang bagaimana bukan hanya melenting menjadi aktor politik, tetapi melenting menjadi pengusaha-pengusaha nasional. Bukan hanya berbasis sumber daya alam atau berbasis APBN, tetapi bagaimana pengusaha-pengusaha juga harus berbasis profesionalisme dan industri,” sambungnya.

Anggawira berharap kabinet Prabowo Subianto akan mendorong munculnya generasi baru pengusaha yang mampu mengembangkan ekonomi nasional dengan pendekatan yang lebih modern dan berkelanjutan.*

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Go toTop

Jangan Lewatkan

Prabowo: Kopdes Merah Putih Sudah Saya Pikirkan Sejak Lama

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan gagasan pembentukan Koperasi Desa (Kopdes)

Prabowo Apresiasi Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan dan MBG

JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi peran aktif Kepolisian Negara Republik
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88