2 years ago
1 min read

Sukarno Bicara Cikal-Bakal Demokrasi Terpimpin

Presiden Ir Sukarno. (Foto: Web)

JAKARTA – Kala Indonesia sedang menghadapi ketidakstabilan politik yang berkelanjutan pada masa Demokrasi Liberal, Presiden Sukarno membicarakan suatu konsepsi miliknya sendiri yang bertujuan untuk menyelamatkan negara dari kekacauan.

Dalam pidatonya tanggal 21 Februari 1957, Sukarno memperkenalkan konsepsinya itu kepada khalayak umum. Ia memaparkan dua bagian dari konsepsi itu.

Pertama, Sukarno ingin membentuk apa yang ia sebut sebagai kabinet gotong-royong. Dan kedua, ia ingin membentuk Dewan Nasional.

“Yang mengenai kabinet saudara-saudara, ialah hendaknya diadakan kabinet gotong-royong. Dan saya dengan sengaja memakai perkataan gotong-royong,” katanya.

Dalam kabinet gotong-royong yang ia namakan seperti itu untuk mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia, Sukarno berencana memasukkan semua partai politik-partai politik (parpol) atau fraksi-fraksi di dalam parlemen ke dalamnya.

Hal itu berbanding terbalik dengan keadaan di mana kabinet saat itu hanya berisikan beberapa parpol dan fraksi saja sesuai dengan bentukan koalisi yang muncul.

“Sekarang ini saudara-saudara, kita mempunyai kabinet yang terdiri daripada sebagian daripada partai-partai atau fraksi-fraksi. Marilah kita sekarang mencoba menyusun satu kabinet yang terdiri daripada semua fraksi-fraksi atau partai-partai di dalam Parlemen,” lanjutnya.

Sukarno menegaskan ia tidak akan pandang bulu dalam memasukkan parpol-parpol atau fraksi-fraksi ke dalam kabinet tersebut. Mulai dari Partai Komunis Indonesia (PKI), Partai Nasional Indonesia (PNI), hingga Partai Nahdlatul Ulama (NU), semua akan dimasukkan.

“Tadi saya katakan marilah kita tidak pandang bulu lagi tidak menanyakan lagi apakah engkau Masyumi-kah, apa engkai PKI-kah, engkau PNI-kah, engkau NU-kah, engkau Protestan-kah, engkau Katolik-kah,” jelasnya.

Kabinet tersebut akan berjalan berlandaskan prinsip gotong-royong. Sukarno percaya musyawarah yang terjadi di dalamnya akan berjalan dalam suasana kekeluargaan apabila prinsip tersebut ditaati.

Dewan Nasional

Kemudian, Sukarno mengonsepsikan suatu badan yang dinamakan Dewan Nasional, yaitu badan yang terdiri dari perwakilan elemen-elemen masyarakat di Indonesia.

“Nasional berarti meliputi sekujur badannya natie. Maka Dewan saya namakan Dewan Nasional, oleh karena di dalam Dewan Nasional pun saya ingin mengadakan susunan yang meliputi segenap bangsa Indonesia, dengan tiada memandang bulu darimana golongan itu,” terangnya.

Dewan tersebut akan berisikan perwakilan dari golongan-golongan fungsional yang ada di Indonesia, mulai dari buruh hingga cendekiawan, mulai dari golongan-golongan agama, hingga militer.

Sukarno sendiri akan memimpin sidang-sidang yang nantinya akan diadakan oleh Dewan Nasional. “Dan saudara-saudara Dewan Nasional ini, insya Allah akan saya pimpin sendiri,” tegasnya.

Adapun fungsi dari badan itu adalah untuk memberikan nasehat baik yang diminta maupun tidak diminta. Sukarno menganggap dewan tersebut sebagai cerminan dari masyarakat.

“Sebagaimana kabinet adalah pencerminan dari parlemen. di satu pihak parlemen laksana diperas menjadi kabinet, di lain pihak masyarakat yang hidup, masyarakat yang bergelora, masyarakat yang dinamis aktif diperas menjadi Dewan Nasional,” ujarnya.* (Bayu Muhammad)

Baca juga: Hatta: Tak Mungkin Revolusi Berjalan Terlalu Lama

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Rocky Gerung: Demokrasi Tidak Boleh Berhenti pada Elektabilitas, itu Mobokrasi!

JAKARTA – Perdebatan mengenai arah pemerintahan, konstelasi politik menjelang 2029,

Wajah Modern Panem et Circenses (“Roti dan Sirkus”) dalam Politik Penenangan Publik

JAKARTA – Ada ungkapan tua dari Roma yang tampaknya terus
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88