2 years ago
1 min read

LBH Papua Temukan Pelanggaran dalam Kasus PHK PT Pos

LBH Papua meminta Majelis Hakim agar segera membatalkan surat PHK dan memerintahkan PT. Pos Indonesia (Persero) Cabang Jayapura untuk mempekerjakan kembali karyawannya. (Foto: Dok. LBH Papua)

JAKARTA – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua menemukan pelanggaran aturan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) oleh Perseroan Terbatas (PT) Pos Indonesia dalam pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan-karyawannya.

LBH Papua menemukan bahwa Manajemen PT Pos Indonesia (Persero) melakukan pelanggaran-pelanggaran aturan internal dan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan dalam melakukan PHK terhadap karyawannya.

Salah satu pelanggarannya menyangkut Pasal 81 angka 42 Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang memuat Pasal 154A ayat (1) huruf k Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

UU tersebut berbunyi “Pemutusan hubungan kerja dapat terjadi karena alasan pekerja/buruh melakukan pelanggaran ketentuan yang diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama dan sebelumnya telah diberikan surat peringatan pertama, kedua, dan ketiga secara berturut-turut masing-masing berlaku untuk paling lama 6 (enam) bulan kecuali ditetapkan lain dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama.”

Dalam kenyataannya, Manajemen PT Pos Indonesia (Persero) Cabang Jayapura tidak pernah memberikan surat peringatan (SP) yang pertama, kedua, dan ketiga kepada karyawannya. Hal itu membuktikan Manajemen PT Pos Indonesia (Persero) Cabang Jayapura melakukan pelanggaran.

Pos Indonesia Jayapura diskriminatif

Kemudian, LBH Papua juga menemukan bahwa PHK terhadap karyawan-karyawan di PT Pos Indonesia (Persero) Cabang Jayapura oleh pihak manajemen dilakukan secara diskriminatif.

Berdasarkan Pasal 5 dan Pasal 6 UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan diatur kalau “Setiap pekerja memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan dan juga pekerja berhak memperoleh perlakuan yang sama tanpa diskriminasi.”

Beberapa karyawan yang dipecat diduga sebagai Pelaku Penggelapan Anggaran Kantor PT Pos Indonesia. Ratusan ribu dari mereka diberikan sanksi PHK. Padahal, masih ada ratusan juta lainnya yang tidak dikenai PHK.

Selanjutnya, Pasal 153 ayat (2) UU Nomor 13 Tahun 2003 mengatur bahwa “Selama putusan lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial belum ditetapkan, baik pengusaha maupun pekerja/buruh harus tetap melaksanakan segala kewajibannya.”

Kenyataannya, PT Pos Indonesia (Persero) Cabang Jayapura tidak memberikan upah hingga persidangan PHK di Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Kelas Ia Jayapura.

Demikian, LBH Papua dalam siaran persnya, Hari Selasa (30/7/2024), meminta agar pimpinan PT Pos Indonesia (Persero) Pusat memeriksa PT Pos Indonesia (Persero) Cabang Jayapura atas kasus PHK yang terjadi.*

Baca juga: Penangkapan Pelajar di Papua Tidak Beralasan

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Penangkapan Pelajar di Papua Tidak Beralasan

JAKARTA – Perayaan kelulusan pelajar di Papua berubah menjadi kekerasan

Pemerintah dan Komnas HAM Diduga Langgar Hak Ribuan Buruh Freeport

JAKARTA – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua menilai pemerintah dan
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88