2 years ago
1 min read

Harus Berani Akui Kesalahan dalam Berdemokrasi

JAKARTA – Jurnalis Senior Tempo, Bambang Harymurti, mengatakan kemampuan seseorang mengatakan kalau dirinya salah merupakan elemen yang penting dalam menjalankan sistem politik yang demokratis.

Pasalnya, langkah-langkah politik dalam sistem yang demokratis penuh dengan trial and error. Dan tidak semua trial and error yang dilakukan berakhir dengan benar atau berhasil.

“Karena (pengakuan) saya salah itu dalam politik tuh penting. Karena dalam sistem demokrasi, berbeda dengan sistem yang non-demokrasi. Sistem demokrasi itu penuh dengan yang namanya trial and error,” kata pria yang kerap disapa BHM itu di Total Politik.

“Karena untuk inovasi kita harus mencoba hal-hal baru. Hal baru itu tidak selalu benar. Tapi kalau salah kita harus akui, mea culpa,” sambungnya.

Kalau ternyata langkah dari trial and error yang dilakukan berakhir dengan kesalahan, maka seseorang harus mengakuinya. Jika tidak, maka ia akan terjerumus kepada kesalahan-kesalahan yang lebih besar lagi nantinya.

“Kalau benar kita teruskan. Tapi kalau kita salah kita benar-benarkan, nah itu yang membuat kita terjerumus,” lanjutnya.*

Komentar

Your email address will not be published.

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Go toTop

Jangan Lewatkan

Golkar Dorong Pembahasan RUU Pemilu Segera Dimulai

JAKARTA — Partai Golkar mendorong agar pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang perubahan

Teror Terhadap Mahasiswa Pengkritik MBG Dinilai Ancaman Serius Demokrasi

JAKARTA — Kaukus Indonesia untuk Kebebasan Akademik (KIKA) mengecam keras rangkaian
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88