2 years ago
1 min read

Menkominfo Buka Suara Soal DMS dan Pornografi

Mantan Menkominfo Budi Arie Setiadi. (Foto: Humas Kominfo)

JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, buka suara mengenai Dewan Media Sosial (DMS) yang masuk ke dalam pusaran kontroversi beberapa waktu ke belakang.

Budi Arie mengaku kalau pembentukan DMS merupakan masukan dari Civil Society Organization (CSO), suatu lembaga Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan (UNESCO) di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Ini soal Dewan Media Sosial juga penting nih. Jadi, Dewan Media Sosial ini sebenarnya adalah input dari CSO, khususnya terhadap berbagai perkembangan yang ada. Ini UNESCO, lembaga PBB yang mengurusi tentang pendidikan dan kebudayaan. Ini yang mengusulkan. Ini udah terjadi diskusi,” katanya.

Ia menjelaskan kalau DMS juga sudah dikaji secara akademis.

“Nah, bentuknya mereka usulkan Social Media Council. Jadi, Dewan Media Sosial ini bukan ide pinggir jalan nih. Bukan ngopi-ngopi nih. Mereka bikin kajian akademis,” lanjut Budi Arie.

Budi Arie mengungkapkan kalau DMS belum ada di negara-negara lainnya. Sebab, pemerintahan-pemerintahan di luar negeri juga masih kesulitan menghadapi perkembangan media sosial yang pesat.

“Sekarang soalnya Social Media Council atau Dewan Media Sosial ini sudah dilakukan belum di negara lain? Belum, karena semua lagi terus menghadapi fenomena perkembangan dan kecepatan social media di seluruh dunia,” ujarnya.

Bahkan di Amerika dan Eropa, DMS juga masih didiskusikan, khususnya mengenai implikasinya terhadap isu-isu yang sensitif, seperti perlindungan anak.

“Ini Eropa, Amerika nih juga lagi berdiskusi terus soal Dewan Media Sosial, terutama soal perlindungan anak dan sebagainya,” sambungnya.

Pornografi

Budi Arie juga mengaku sudah menghubungi X (Twitter) perihal kebijakan mereka untuk memperbolehkan konten-konten pornografi di platform-nya.

“Pornografi (di) X, saya sudah menyurati pornografi X,” ucap Budi Arie.

Ia berencana memblokir X jika platform tersebut masih mengizinkan konten-konten pornografi untuk dimunculkan di Indonesia.

“Bahwa, X kalau tetap memperbolehkan pornografi di Indonesia akan kita tutup, akan kita blok,” lanjutnya.

Budi Arie tidak segan-segan untuk melakukan itu. Ia menyatakan akan ‘menyikat’ berbagai platform dan konten yang dinilai tidak jelas.

“Pokoknya, kita yang gak jelas-gak jelas, sikat ajalah. Masa kita diatur-atur sama negara lain,” tegasnya.*

Baca juga:

Menkominfo Budi Arie Terima Penghargaan CNN Indonesia

Budi Arie Setiadi: ‘Sang Pembisik’

Menkominfo Akan Berantas Judol dengan AI

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Go toTop

Jangan Lewatkan

PROJO Hormati Langkah Hukum Polri terhadap Roy Suryo – dr Tifa

JAKARTA – Penangkapan tersangka Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma (dr

PROJO Serukan Persatuan Nasional

JAKARTA – Organisasi masyarakat pendukung Prabowo-Gibran, PROJO, menyerukan pentingnya menjaga kekompakan
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88