2 years ago
1 min read

Ketemu Google, Menkominfo Bahas Pemberantasan Judol Pakai AI

Menkominfo Budi Arie Setiadi (tengah). (Foto: FB Budi Arie Setiadi)

JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, akan membahas rincian kerja sama terkait dengan pemberantasan judi online (judol) dengan Google pada Selasa (4/6/2204).

Menurut Budi Arie, keterlibatan Google dalam upaya memberantas judol merupakan bentuk partisipasi mereka di program-program pemerintah.

“Besok (Selasa, 4 Juni) saya ketemu dia (Google). Habis itu kita sampaikan. Jadi Google, sebagai bentuk partisipasinya dalam program-program pemerintah, termasuk utamanya membasmi judi online,” kata Budi Arie setelah acara Google AI untuk Indonesia Emas 2045 di Jakarta, Senin (3/6/2024).

Budi Arie menyampaikan Google akan memberikan kontribusi dalam memberantas penyakit masyarakat pada era digital ini, yaitu judol, dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) mereka.

“Google membantu dengan teknologi Google AI-nya. Besok kita ketemu, nanti disampaikan,” ujarnya.

Menurut Budi Arie, teknologi yang dimiliki oleh Google sangat canggih ketika digunakan nantinya. “Canggih dehpokoknya. Kalo nggak canggih bukan Google namanya,” tegasnya.

Ultimatum

Ini merupakan serangkaian upaya Menkominfo untuk memberantas praktik judol yang marak terjadi di masyarakat.

Sebelumnya, Budi Arie juga mengultimatum platform Telegram. Jika mereka tidak ikut serta dalam membantu pemerintah dalam memberantas judol, maka pemerintah tidak segan untuk memblokir aplikasi tersebut di Indonesia.

“Jadi ada tren para judi online main di Telegram. Karena itu saya peringatkan kepada platform Telegram. Jika tidak mau kooperatif untuk memberantas judi online, ini pasti akan kami tutup, kata Budi Arie beberapa waktu sebelumnya.

Pada saat itu, Budi Arie memperingatkan seluruh platform digital, termasuk Meta dan TikTok soal judi online. Ia mengancam sanksi sebesar Rp 500 juta per konten judi online yang tayang di platform-platform tersebut.

“Hari ini saya menyampaikan hal penting yakni peringatan keras pertama kepada seluruh pengelola platform digital seperti X, Telegram, Google, Meta, dan TikTok, jika tidak kooperatif memberantas judi online di platform Anda maka akan saya kenakan denda sampai dengan Rp 500 juta rupiah per konten,” lanjutnya.* (Bayu Muhammad)

Baca juga:

Menkominfo Ajak DCO Majukan Ekonomi Digital di Negara Berkembang

RUU Penyiaran Jangan jadi Wajah Baru Pembungkaman Pers

Budi Arie Setiadi: ‘Sang Pembisik’

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Go toTop

Jangan Lewatkan

PROJO Hormati Langkah Hukum Polri terhadap Roy Suryo – dr Tifa

JAKARTA – Penangkapan tersangka Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma (dr

PROJO Serukan Persatuan Nasional

JAKARTA – Organisasi masyarakat pendukung Prabowo-Gibran, PROJO, menyerukan pentingnya menjaga kekompakan
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88