2 years ago
1 min read

Geger Perdagangan Orang di Jerman

Ilustrasi perdangan orang. (Foto: Behance.net)

JAKARTA – Empat mahasiswa asal Indonesia melaporkan dugaan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jerman.

Kejahatan itu terjadi kepada peserta-peserta yang mengikuti program-program magang dari 33 kampus ternama di Indonesia. Program magang yang dimaksud itu sendiri diikuti oleh 1.047 mahasiswa.

Pihak yang menyelenggarakan program magang adalah PT Sinar Harapan Bangsa (SHB) bekerja sama dengan pihak universitas-universitas.

Kerja sama antara kedua belah pihak dilaksanakan dalam kerangka Memorandum of Understanding (MoU). Dan dilakukan melalui program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengadakan investigasi setelah aduan masuk. Mereka langsung menemukan adanya kejanggalan. Ditemukan perbedaan pendapat antara MoU yang ditandatangani oleh pihak universitas-universitas dengan PT SHB dan pendapat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Di MoU yang ditandatangani oleh pihak universitas-universitas dan PT SHB, program ferienjob—atau pekerjaan kasar—dinyatakan masuk dalam program MBKM. Dan para mahasiswa dijanjikan mendapatkan 20 satuan kredit semester (SKS). Sebaliknya, Kemendikbudristek menyatakan ferienjob bukan merupakan bagian dari MBKM.

Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), Hariyanto, menanggapi pemasalahan ini. Menurutnya, indikasi TPPO kali ini muncul dalam bentuk kontrak berbahasa Jerman yang tidak dimengerti oleh para mahasiswa.

Kontraknya itu sendiri berisi ketentuan biaya hidup para mahasiswa akan dibebankan kepada mereka.

“Ada isi kontrak yang menyatakan bahwa segala biaya penginapan dan transportasi akan ditanggung pihak mahasiswa akan langsung dipotong dari upah yang mereka dapatkan,” ungkap Hariyanto dalam Rilis Pers SBMI, Minggu (31/3/2024).

Hariyanto juga mengungkapkan, kontrak baru ditandatangani ketika para mahasiswa sudah tiba di Jerman. Dan muatannya tidak pernah diberitahukan ketika mereka masih berada di Indonesia.

Lebih lanjut, Hariyanto juga menganggap ferienjob yang kini dilakukan oleh para mahasiswa tidak mendukung pelatihan kerja sesuai dengan Pasal 20 dan 21 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang membahas sistem pemagangan.

Adapun pihak yang menyelenggarakan, PT SHB juga belum terdaftar sebagai Perusahaan Penempatan Pekerja Migran di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

SBMI juga menyayangkan pernyataan dari pihak Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang mengatakan para mahasiswa di Jerman belum dieksploitasi.

Sebelumnya, Sekretaris Edura UNJ, Syaifudin, menepis isu mahasiswa-mahasiswanya dieksploitasi selama bekerja ferienjob di Jerman.

“Secara umum dari mahasiswa kami tidak ada yang mengatakan dirinya mengalami eksploitasi yang berlebihan, kekerasan fisik maupun yang berkaitan dengan penyekapan yang tidak manusiawi,” terang Syaifudin.

Pernyataan tersebut direspons oleh Hariyanto yang mengatakan eksploitasi di tempat pekerjaan tidak hanya terbatas kepada kekerasan fisik.

“Ketika dalam proses perekrutan dan proses penempatan telah terjadi banyak pelanggaran terutama terhadap kontrak kerja yang mengakibatkan korban dalam posisi rentan dan tidak memiliki pilihan, sehingga harus bekerja yang berakibat pada keuntungan pelaku, hal tersebut merupakan bentuk tujuan eksploitasi yang dikenal dalam UU TTPPO kita,” jelas Hariyanto.

SBMI menilai penting bagi perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk memahami perdagangan manusia secara lebih luas. Dan tidak terbatas kepada adanya kekerasan fisik.

“Kita mengenal berbagai bentuk eksploitasi, yaitu eksploitasi pekerja, eksploitasi seksual, dan pelayanan paksa. Maka jika salah satunya terpenuhi, itu menjadi bagian dari eksploitasi,” kata Koordinator Advokasi SBMI, Yunita Rohani.

Jika terbukti, maka ini akan menjadi TPPO dengan modus pemagangan yang terjadi kesekian kalinya. Tindakan seperti ini pernah muncul sebelumnya pada 2012.*

Komentar

Your email address will not be published.

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global
Go toTop

Jangan Lewatkan

JarNas Anti TPPO Kecam Keputusan Kapolda NTT

JAkARTA – Jaringan Nasional Anti Tindak Pidana Perdagangan Orang (JarNas

SBMI Dampingi Korban TPPO ‘Online Scam’

JAKARTA – Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) mendampingi pengaduan keluarga
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88