Baznas Kota Bekasi Optimalkan Penghimpunan ZIS Lewat Sinergi dengan PDAM Tirta Patriot
Baznas Kota Bekasi bersama PDAM Tirta Patriot berkomitmen memperkuat sinergi melalui pengaktifan kembali UPZ sebagai upaya meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah untuk kemaslahatan umat. (dok.Baznas)
KOTA BEKASI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi terus memperkuat sinergi dengan berbagai institusi dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui silaturahmi ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patriot Kota Bekasi guna mengaktifkan kembali Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan perusahaan daerah tersebut.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu dihadiri langsung oleh Direktur Utama PDAM Tirta Patriot Ali Imam Faryadi, didampingi Sekretaris Perusahaan (Sekper) beserta sejumlah pejabat di lingkungan PDAM Tirta Patriot. Dari pihak Baznas Kota Bekasi hadir jajaran pimpinan dan pengurus yang membahas penguatan kerja sama dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan perusahaan.
Direktur Utama PDAM Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Baznas Kota Bekasi dalam meningkatkan penghimpunan dana sosial keagamaan melalui kolaborasi bersama BUMD.
Menurut Imam, sinergi antara PDAM Tirta Patriot dan Baznas Kota Bekasi merupakan langkah positif yang tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas.
“Kami menyambut baik kolaborasi dan sinergi ini. Menurut kami, kerja sama seperti ini sangat penting untuk kemaslahatan umat. Mudah-mudahan menjadi keberkahan bagi PDAM Tirta Patriot dan masyarakat Kota Bekasi pada umumnya,” ujar Ali Imam Faryadi.
Sebagai bentuk komitmen nyata, PDAM Tirta Patriot juga membuka peluang bagi Baznas Kota Bekasi untuk melakukan penghimpunan infak secara langsung melalui program Rabu Bersedekah dengan menempatkan kotak infak di lingkungan perusahaan.
Untuk menjamin tata kelola yang transparan dan akuntabel, Imam menjelaskan bahwa setiap kotak infak akan menggunakan sistem dua kunci.
“Nanti kotak infak yang kita sediakan memiliki dua kunci. Satu dipegang Baznas dan satu lagi oleh pihak PDAM, sehingga tercipta transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan maupun pengumpulan dana infak,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I Baznas Kota Bekasi Bidang Pengumpulan dan Sosialisasi, Muhammad Nurcholiq menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PDAM Tirta Patriot terhadap penguatan pengelolaan zakat di Kota Bekasi.
Menurutnya, diaktifkannya kembali UPZ menjadi langkah penting untuk memudahkan para direksi maupun sekitar 700 karyawan PDAM Tirta Patriot dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi yang dibentuk pemerintah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Direksi PDAM Tirta Patriot yang telah memberikan lampu hijau kepada Baznas Kota Bekasi untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah dari direksi maupun seluruh karyawan. Dana yang dihimpun dari umat nantinya akan kembali disalurkan kepada umat melalui berbagai program pemberdayaan, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan sosial yang dijalankan Baznas,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Baznas merupakan lembaga resmi yang diberikan kewenangan oleh pemerintah untuk mengoptimalkan potensi zakat di Kota Bekasi secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Baznas juga optimistis kolaborasi ini akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan penghimpunan ZIS. Dengan jumlah pegawai PDAM Tirta Patriot yang mencapai sekitar 700 orang, potensi zakat, infak, dan sedekah yang dapat dihimpun dinilai cukup besar untuk memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Semakin besar penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, maka semakin luas pula jangkauan bantuan yang dapat diberikan kepada para mustahik. Inilah semangat kami, bergerak bersama dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyebut silaturahmi dengan PDAM Tirta Patriot merupakan langkah awal Baznas Kota Bekasi pada periode kepengurusan saat ini dalam membangun kemitraan strategis dengan badan usaha milik Pemerintah Kota Bekasi.
“Ini menjadi langkah awal kami pada periode kepengurusan saat ini. Mudah-mudahan setelah PDAM, perusahaan daerah lainnya milik Pemerintah Kota Bekasi seperti BPRS Patriot juga dapat bersinergi bersama Baznas untuk meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah. Semakin besar dana yang terhimpun, semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat Kota Bekasi,” pungkasnya.
Melalui penguatan UPZ di lingkungan BUMD, Baznas Kota Bekasi berharap potensi zakat di Kota Bekasi dapat tergali secara optimal sehingga mampu memperkuat program-program pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, pendidikan, kesehatan, serta bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dengan semangat “Bergerak dan Berdampak”, Baznas Kota Bekasi terus membangun kolaborasi bersama pemerintah daerah, BUMD, dunia usaha, dan masyarakat untuk mewujudkan pengelolaan zakat yang semakin kuat, profesional, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat. (***)