2 months ago
2 mins read

Menhaj: Makassar Harus Jadi Model Layanan Haji

Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf, saat menghadiri Evaluasi Layanan Embarkasi dan Debarkasi Ujung Pandang (UPG). (Foto: Kemenhaj)

MAKASSAR — Bagi jemaah haji dari kawasan Indonesia Timur, Asrama Haji Makassar bukan sekadar tempat singgah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Di titik inilah perjalanan panjang ibadah haji dimulai, sekaligus berakhir ketika para jemaah kembali ke tanah air.

Karena itulah Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf, menaruh perhatian khusus terhadap kualitas layanan di Embarkasi dan Debarkasi Ujung Pandang (UPG). 

Dalam kegiatan Evaluasi Layanan Embarkasi dan Debarkasi Ujung Pandang serta Pembinaan ASN Kementerian Haji dan Umrah di Makassar, Sulawesi Selatan, Menhaj menegaskan bahwa Asrama Haji Makassar harus menjadi contoh pelayanan haji bagi seluruh wilayah Indonesia Timur.

Menurutnya, posisi Makassar sangat strategis karena menjadi pintu utama keberangkatan dan kepulangan jemaah dari berbagai provinsi di kawasan timur Indonesia. Karena itu, setiap tahapan layanan harus dirancang secara profesional, terintegrasi, dan berorientasi pada kenyamanan jemaah.

“Asrama Haji Makassar harus menjadi model layanan haji Indonesia Timur. Semua proses harus tertata sejak jemaah masuk asrama, berangkat ke bandara, terbang ke Tanah Suci, hingga kembali ke daerah asal dengan aman, nyaman, dan bermartabat,” kata Menhaj, Ahad (14/6/2026).

Irfan menilai evaluasi penyelenggaraan haji tidak boleh berhenti pada penyusunan laporan administratif semata. Yang lebih penting adalah memastikan kualitas pelayanan benar-benar dirasakan oleh jemaah di setiap tahapan perjalanan.

Mulai dari layanan di Asrama Haji Sudiang, pemeriksaan dokumen, pemeriksaan kesehatan, konsumsi, pengelolaan bagasi, transportasi, layanan bagi lansia dan penyandang disabilitas, hingga proses pemulangan ke daerah asal harus menjadi bagian dari evaluasi yang menyeluruh.

“Ukuran keberhasilan layanan itu sederhana. Jemaah merasa aman, terlayani dengan baik, dan tidak mengalami kebingungan pada setiap tahapan perjalanan hajinya,” ujar Menhaj.

Selain pelayanan kepada jemaah, Menhaj juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji. Ia meminta agar sistem pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi dibangun secara lebih terintegrasi.

Menurutnya, materi pelatihan harus mencakup seluruh aspek pelayanan, mulai dari pemahaman alur layanan, penanganan krisis kesehatan, perlindungan jemaah, komunikasi publik, pelayanan lansia, koordinasi dengan bandara dan CIQ, pelaksanaan Makkah Route, penggunaan aplikasi Nusuk, hingga sistem pelaporan digital.

Reformasi rekrutmen petugas
Pada saat yang sama, Kementerian Haji dan Umrah juga tengah mendorong reformasi tata kelola rekrutmen petugas haji. Ke depan, proses seleksi petugas kloter maupun Petugas Haji Daerah (PHD) diharapkan lebih mengedepankan kompetensi dan profesionalisme.

“Petugas haji bukan ruang titipan. Petugas haji adalah amanah pelayanan yang harus dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Menurut Menhaj, peran Petugas Haji Daerah perlu terus diperkuat karena mereka menjadi pendamping utama jemaah yang berasal dari daerah masing-masing. Keberadaan PHD dinilai penting terutama dalam membantu jemaah lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih selama menjalankan ibadah.

Selain itu, fungsi PPIH Kloter juga harus semakin diperkuat sebagai garda terdepan pelayanan. Ketua kloter, pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, dan PHD harus bekerja dalam satu sistem pelayanan yang terkoordinasi sehingga seluruh kebutuhan jemaah dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Di bidang kesehatan, Kementerian Haji dan Umrah menegaskan kembali pentingnya penerapan prinsip istithaah kesehatan sebagai bagian dari perlindungan jemaah. Kesiapan fisik dan kesehatan calon jemaah harus dipastikan sejak sebelum memasuki asrama haji, terutama bagi jemaah berisiko tinggi, lansia, penyandang disabilitas, dan mereka yang memiliki penyakit kronis.

Bagi Kemenhaj, istithaah kesehatan bukan sekadar syarat administratif, melainkan instrumen penting untuk memastikan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, sehat, dan selamat.

Dalam kesempatan tersebut, Menhaj juga menegaskan komitmen kementeriannya untuk memperkuat integritas layanan sekaligus menutup ruang bagi berbagai bentuk penyimpangan dalam penyelenggaraan haji. 

Mulai dari praktik badal haji dan dam yang tidak sesuai ketentuan, pungutan tidak resmi, manipulasi data, hingga praktik perantara yang merugikan jemaah menjadi perhatian serius yang harus ditangani.

Melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas SDM, dan pengawasan yang lebih efektif, Kemenhaj berharap penyelenggaraan ibadah haji Indonesia semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada perlindungan jemaah.

Evaluasi layanan dan pembinaan ASN di Sulawesi Selatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Haji dan Umrah dalam membangun ekosistem layanan haji yang modern, terintegrasi, dan terpercaya. 

Sebuah ikhtiar untuk memastikan bahwa setiap jemaah Indonesia mendapatkan pelayanan terbaik sejak langkah pertama meninggalkan rumah hingga kembali pulang dengan selamat dan membawa kemabruran.*

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Perkuat Kemitraan Rantai Pasok Haji dengan Saudi

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong penguatan kemitraan strategis

Kemenhaj Teguhkan Nasionalisme Lewat Doa Kebangsaan

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengikuti Doa dan Zikir
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88