3 months ago
2 mins read

Jejak Kurma Ajwa Castle Farms yang Menjadikan Indonesia Pasar Utama

Direktur Strategis Castle Farms, Dr. Abdulmoizz Shakeel. (Foto: MCH 2026)

MADINAH — Hamparan pohon kurma yang masih hijau membentang sejauh mata memandang di area kebun kurma Castle Farms, di bawah langit Madinah yang terik. Buah-buah Ajwa yang menggantung di pelepah belum menunjukkan warna matang khasnya. Panen masih menunggu beberapa bulan lagi.

Namun di balik ketenangan kebun seluas enam hektare itu, sebuah rantai industri kurma modern telah bekerja jauh sebelum buah dipetik dari pohonnya.

Direktur Strategis Castle Farms, Dr. Abdulmoizz Shakeel, menuturkan bagaimana salah satu produsen kurma Ajwa terbesar di Madinah ini membangun bisnis yang tidak hanya bertumpu pada tradisi tiga generasi, tetapi juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menjaga kualitas produk yang dikirim ke berbagai belahan dunia.

“Selamat datang di Castle Farms,” ujar Abdulmoizz membuka penjelasannya kepada rombongan Media Center Haji (MCH) Daker Madinah, Jumat (12/6/2026).

“Castle Farms saat ini menjadi salah satu produsen terbesar kurma Ajwa di kawasan Madinah. Perusahaan tersebut telah mengekspor produknya ke sekitar 25 negara dengan dukungan pengalaman bertani yang diwariskan selama tiga generasi. Pengalaman itu kami gunakan untuk membudidayakan Ajwa dan berbagai jenis kurma berkualitas tinggi lainnya,” lanjut Abdulmoizz memaparkan.

Bagi masyarakat Indonesia, nama kurma Ajwa tentu tidak asing. Kurma yang kerap disebut sebagai kurma nabi itu menjadi salah satu buah tangan paling diburu jemaah haji dan umrah setiap tahun. Menariknya, Indonesia justru menjadi salah satu pasar terbesar bagi Castle Farms.

Menurut Abdulmoizz, perusahaan mengekspor lebih dari 500 ribu ton kurma Ajwa setiap tahun, belum termasuk varietas lain seperti Sukkari, Majdool, Anbara, dan Sugai. “Alhamdulillah, salah satu pasar terbesar kami adalah Indonesia,” ujarnya.

Tak hanya Asia Tenggara, jaringan ekspor Castle Farms telah menjangkau Amerika Serikat, Kanada, berbagai negara di Afrika, hingga kawasan Asia lainnya. Seluruh proses produksi dilakukan secara mandiri, mulai dari budidaya, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi.

Di tengah persaingan industri pangan global, Castle Farms berusaha menjaga reputasi melalui kontrol kualitas yang ketat. Abdulmoizz menyebut kualitas produk sebagai amanah yang harus dijaga.

“Kami percaya bahwa kami harus memberikan yang terbaik. Ini adalah amanah bagi kami untuk menghasilkan dan menyediakan produk terbaik bagi konsumen,” ucapnya.

Teknologi AI dan sentuhan manusia
Saat ini buah-buah Ajwa masih berada pada fase awal pertumbuhan. Warna hijau yang terlihat di hampir seluruh pohon menjadi penanda bahwa musim panen masih beberapa bulan lagi. “Insya Allah dalam beberapa bulan ke depan akan siap dipanen,” ujar Abdulmoizz.

Namun perjalanan kurma tidak berhenti ketika buah dipetik. Dari kebun, hasil panen langsung dibawa ke fasilitas pengolahan modern milik perusahaan. Di sana kurma dibersihkan, dipoles, lalu menjalani proses penyortiran menggunakan mesin berbasis kecerdasan buatan.

Teknologi tersebut memungkinkan kurma dipilah berdasarkan tingkat kelembapan, berat, ukuran, hingga warna. Setiap buah kemudian memperoleh klasifikasi kualitas sebelum disimpan dan diproses lebih lanjut. Meski mengandalkan mesin modern, Castle Farms tidak sepenuhnya menyerahkan proses kepada teknologi. 

Menurut Abdulmoizz, setelah mesin melakukan penyortiran dan pengemasan otomatis, perusahaan tetap melakukan pemeriksaan manual untuk memastikan tidak ada produk yang lolos dari pengawasan kualitas. “Pertama mesin, kemudian faktor manusia,” katanya.

Penyimpanan produk pun dilakukan sesuai standar dan regulasi Saudi Food and Drug Administration (SFDA). Seluruh sertifikasi yang dibutuhkan untuk pasar internasional, kata dia, telah dimiliki dan diperbarui secara berkala. Setelah melalui tahap penyimpanan, produk kemudian dikirim ke berbagai negara tujuan ekspor.

Pohon sekali setahun
Di balik tingginya permintaan pasar global, kurma ternyata bukan tanaman yang bisa dipanen berkali-kali dalam setahun. Setiap pohon kurma hanya menghasilkan panen satu kali dalam setahun. Sebuah pohon mulai produktif pada usia sekitar empat hingga lima tahun dan dapat terus menghasilkan buah hingga usia 35 sampai 40 tahun.

Karena itu, keberhasilan produksi sangat ditentukan oleh proses perawatan yang panjang dan konsisten. Ketersediaan air, pemangkasan, kesehatan pohon, hingga kondisi lingkungan menjadi faktor penting yang menentukan kualitas hasil panen.

“Kurma membutuhkan perhatian yang besar. Air harus optimal, pohon harus dirawat dengan baik, pemangkasan harus tepat. Ini proses yang panjang,” tutur Abdulmoizz.

Pengalaman tiga generasi menjadi modal utama perusahaan untuk menjaga produktivitas kebun-kebun mereka. Di balik teknologi AI dan mesin modern, masih ada tangan-tangan para petani berpengalaman yang memahami karakter pohon kurma dari musim ke musim.

Di Madinah, tempat sejarah Islam bertaut dengan kehidupan modern, kebun-kebun Ajwa seperti Castle Farms menunjukkan bagaimana tradisi dan teknologi dapat berjalan berdampingan. 

Dari pohon yang hanya berbuah sekali setahun itu, jutaan kilogram kurma menempuh perjalanan lintas benua, hingga akhirnya hadir di meja makan keluarga-keluarga muslim, termasuk di Indonesia.*

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Siapkan Satu Haji Berbasis AI

BOGOR – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mendorong integrasi data

Wamenhaj Sapu Bersih Penyimpangan di Kemenhaj

JAKARTA — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88