11 hours ago
3 mins read

Sejarah Pertanda

Presiden RI ke-7 Joko Widodo menunjukkan ijazah S1-nya dalam sidang perkara dugaan ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis, 5 November 2026 (Foto: Kompas.com)

JAKARTA – Banyak sejarah dibuat Jokowi –termasuk kemarin: kali pertama ada mantan presiden hadir di persidangan pidana di Indonesia. Yakni di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Jokowi duduk di sidang sebagai saksi-pelapor dengan terdakwa Roy Suryo. Tuduhan untuk ahli telematika dan mantan menteri pemuda dan olahraga itu perbuatan fitnah dan pencemaran nama baik – menuduh ijazah S-1 Jokowi palsu.

Jam 07.00 kemarin sudah banyak pendukung Jokowi yang datang ke pengadilan. Sudah mulai pula ada live streaming dari lokasi sekitar pengadilan: menggambarkan ramainya jalan menuju pengadilan.

Para pendukung Jokowi terus berdatangan. Terkoordinasi. Ada mobil komando berpengeras suara besar. Banyak poster dukungan untuk Jokowi. Banyak tenda baru dipasang di pinggir jalan. Itulah posko per daerah asal pendukung Jokowi.

Kader-kader PSI datang dari berbagai kabupaten. Terlihat PSI jadi penggeraknya. Atau Projo –Pro Jokowi. Kian siang kian banyak pendukung yang datang –kian banyak juga kanal yang melakukan live streaming.

Mobil-mobil polisi juga berdatangan. Sangat banyak. Polisi melakukan pengamanan tiga lapis agar tidak semua pendukung merangsek ke depan. Polisi terlihat berhasil mengendalikan masa. Sejak beberapa hari sebelumnya memang sudah ada kabar: 6.000 kader partai akan datang dari berbagai daerah untuk mendukung Jokowi. Polisi punya waktu untuk menyiapkan pengamanan.

Sambil menunggu kedatangan Jokowi, mobil komando dipakai orasi dan memutar musik. Lagu yang diunggulkan di masa penantian itu adalah Ojo Dibanding-bandingke –suara dari penyanyi aslinya. Itu sekaligus mengingatkan masa kejayaan Jokowi: menjadikan upacara 17 Agustus di Istana sebagai pesta rakyat –termasuk joget-joget dengan lagu semi dangdut itu.

Momentum Jokowi hadir di pengadilan ini kelihatannya dipakai sekalian untuk show of force: Jokowi masih begitu dicintai pendukungnya. Juga untuk konsolidasi PSI –seberapa besar bisa mengerahkan masa.

Pukul 08.30, Jokowi tiba di pengadilan. Dielu-elukan. Disanjung-sanjung. Jokowi datang didampingi dua anaknya: Kaesang Pangarep dan anak perempuannya: Kahiyang Ayu.

Jokowi pakai baju batik cokelat muda dan berkopiah. Gaya jalannya, raut wajahnya, senyumnya yang dingin mengesankan seperti gaya saat masih jadi penguasa.

Di sidang itulah untuk kali pertama Jokowi memperlihatkan ijazah aslinya dari fakultas kehutanan Universitas Gadjah Mada. Pendukungnya spontan berhore sampai hakim memberikan peringatan.

Jokowi rupanya lupa kalau ia sedang di persidangan –tidak boleh mengelukan pengunjung sidang. Setelah menunjukkan ijazah ke hakim, Jokowi memang balik badan, mengangkat kedua tangannya yang membentangkan ijazah, menunjukkan ijazah itu ke pengunjung –disambut meriah oleh pengunjung.

Saat Jokowi menunjukkan ijazah, terdakwa Roy Suryo berada di dekat Jokowi. Roy ikut menghadap ke pengunjung. Ia tertawa lebar bernada sinis. Seolah Roy mendapat durian runtuh: ijazah asli yang ditunggu akhirnya dibawa dan ditunjukkan ke persidangan. “Palsu,” celetuk Suryo lantas tertawa lagi.

Roy –juga masyarakat luas– sudah lama minta agar Jokowi mau memperlihatkan ijazah aslinya. Biar heboh ijazah segera selesai. Jokowi tidak pernah mau menunjukkannya. Baru di pengadilan ini ijazah itu ditunjukkan.

Tapi Roy Suryo seperti tidak melihat kebenaran. Ia justru kelihatan seperti menyimpan ”granat” –untuk diledakkan pada saatnya. Yakni saat diberi kesempatan bertanya.

Ijazah yang ditunjukkan di pengadilan itu, kata Roy, berbeda dengan yang pernah ditunjukkan polisi. Juga berbeda dengan yang ditunjukkan Jokowi ke beberapa wartawan di kediamannya. Maka pengacara Roy minta agar ijazah itu diperiksa di lab forensik independen. Jokowi keberatan.

Sepanjang pagi kemarin kesempatan bertanya memang hanya diberikan ke tim jaksa. Jokowi menjawab sangat lancar dan dingin –meski nadanya Anda sudah tahu: lirih dan pelan.

Jokowi rinci menceritakan mulai dari proses mendaftar, kuliah, wisuda, dan seterusnya. Termasuk kuliah kerja nyata selama tiga bulan di desa.

“Apakah ketika muda, saksi punya kumis dan pakai kacamata?” tanya jaksa sambil memperlihatkan foto berkumis di ijazahnya.

“Iya. Saya berkumis. Tipis. Dan berkacamata,” jawab Jokowi.

Jaksa lantas menunjukkan foto-foto masa muda Jokowi: semua berkumis dan berkacamata. Jokowi membenarkan bahwa itu foto dirinya.

“Yang ini siapa?” tanya jaksa sambil menunjukkan foto bersama wanita.

“Itu istri saya. Statusnya masih calon istri saat itu,” jawab Jokowi.

Rupanya setelah istirahat makan siang siaran langsung dari dalam ruang sidang dilarang. Walhasil ketika sidang dilanjutkan dan giliran pengacara/terdakwa mengajukan pertanyaan tidak ada lagi siaran langsung.

Udara bulan November di luar persidangan sangat panas. Cuaca sangat menyiksa untuk seluruh Jawa. Sidang kemarin berlangsung sampai sore. Sepanjang itu pula para pendukung Jokowi kepanasan.

Di bidang politik cuaca November juga sangat panas di Jakarta. Ribuan Marinir didatangkan ke Jakarta. Pertama, ada Jokowi dan ribuan pendukungnya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Kedua penyadapan telepon Presiden Prabowo berkembang ke tuduhan makar. Artinya: ada upaya untuk melumpuhkan Presiden Prabowo.

Bisa jadi pencarian dalang penyadapan itu akan membawa implikasi sangat luas.

Maka di tengah heboh berita penyadapan, datangnya ribuan massa pendukung itu seperti dukungan moral yang nyata untuk Jokowi –pun dalam menghadapi kemungkinan perkara penyadapan itu menyenggol namanya.

Sejarah baru –mantan presiden hadir di pengadilan– sudah tertoreh lancar. Pengerahan massa PSI juga sudah selesai. Satu ketegangan sudah lewat. Dengan selamat. Masih satu ketegangan lagi di depan: penyadapan dengan motif makar itu.

Kita masih menunggu: rencana makarnya seperti apa. Dilacakkah lokasi presiden dan begitu memungkinkan dibunuh? Atau presiden dibuat tidak bisa menjalankan tugas hingga terpaksa menyerahkan kekuasaan ke wakil? Atau memaksa presiden turun karena dibongkar hasil sadapan yang menggambarkan telah terjadi pelanggaran sumpah atau pelanggaran konstitusi?

Kata “makar” memang terlalu luas. Bisa saja bukan salah satu dari tiga kemungkinan itu.

Banyaknya penambahan tentara di Jakarta memang pertanda-pertanda ada yang perlu dihadapi.

Dahlan Iskan. Pendiri Disway.id, Mantan Menteri BUMN RI, Mantan Dirut Jawa Pos, dan Pemerhati Kebijakan Publik

Sumber: Disway.id. https://disway.id/catatan-harian-dahlan/977658/sejarah-pertanda

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Mantan Presiden ke Pengadilan: Bukan Tabu Demokrasi, Melainkan Ujian Supremasi Hukum

JAKARTA – Hari ini, 5 November 2026, Presiden RI ketujuh

Prabowo dan Jokowi: Satu Bantal Tapi Beda Mimpi

JAKARTA – Prabowo dan Jokowi mungkin menang bersama, tetapi sejak
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88