1 hour ago
2 mins read

BEI Siapkan Reformasi Besar, Saham HSC Tak Lagi Dihitung dalam IHSG

Kantor Bursa Efek Indonesia (Foto: benang.id/Gora Kunjana

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyiapkan dua langkah reformasi untuk memperkuat transparansi dan integritas pasar modal setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) membuka konsultasi mengenai kemungkinan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Kebijakan tersebut diumumkan pada Senin 19 Oktober 2026, menyusul tekanan tajam terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), sebagaimana dilaporkan Antara (19/10/2026).

Dua inisiatif yang disiapkan BEI meliputi pengeluaran seluruh saham dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari penghitungan IHSG, serta pengungkapan status afiliasi pemegang saham yang memiliki kepemilikan 1% atau lebih. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan kredibilitas indeks acuan dan memberikan informasi kepemilikan yang lebih transparan kepada investor.

Direktur Utama PT. BEI Jeffrey Hendrik menyatakan, saham-saham yang masuk dalam daftar HSC akan dikeluarkan dari penghitungan IHSG.

“Ke depannya seluruh saham dalam High Shareholding Concentration (HSC) itu juga akan dikeluarkan dari perhitungan IHSG,” kata Jeffrey di Gedung BEI, Jakarta, Senin (19/10/2026).

Saat ini, terdapat sekitar 80 saham dalam kategori tersebut dengan bobot gabungan sekitar 18% terhadap indeks. Meski demikian, Jeffrey menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan merupakan delisting. Saham-saham terkait tetap tercatat dan dapat diperdagangkan di bursa, tetapi pergerakan harganya tidak lagi memengaruhi IHSG setelah aturan tersebut diberlakukan. BEI menyatakan waktu efektif penerapannya akan diumumkan kemudian.

Dirut PT. BEI Jeffrey Hendrik di Gedung BEI, Jakarta, Senin 19 Oktober 2026 (Foto:ANTARA/ Muhammad Heriyanto)

HSC merujuk pada saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi. Kondisi tersebut dapat mengindikasikan bahwa porsi saham yang benar-benar tersedia untuk diperdagangkan publik atau free float relatif terbatas. Dalam situasi demikian, pergerakan harga saham berpotensi tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi pasar yang lebih luas. Pengeluaran saham HSC dari penghitungan indeks diharapkan mengurangi potensi distorsi tersebut.

Inisiatif kedua menyasar transparansi struktur kepemilikan. BEI akan menambahkan keterangan apakah pemegang saham dengan kepemilikan 1% atau lebih terafiliasi dengan pihak lain. Informasi ini penting untuk membantu investor menilai konsentrasi kepemilikan secara lebih akurat, termasuk kemungkinan adanya hubungan afiliasi di antara sejumlah pemegang saham.

Respons terhadap sorotan MSCI

Langkah reformasi BEI tersebut muncul setelah MSCI mengumumkan konsultasi atas usulan perubahan klasifikasi indeks Indonesia pada 15 Oktober 2026. Penyedia indeks global itu menyoroti persoalan transparansi struktur kepemilikan, aksesibilitas investasi, dugaan perdagangan terkoordinasi, serta efektivitas penegakan aturan di pasar modal Indonesia (MSCI, 15/10/2026).

MSCI menegaskan bahwa keputusan final belum ditetapkan. Hasil konsultasi akan menjadi pertimbangan sebelum pengumuman keputusan paling lambat pada 30 Juni 2027. Selama proses tersebut, MSCI juga mempertahankan pembekuan sejumlah perubahan terkait sekuritas Indonesia dalam indeksnya.

Bagi Indonesia, persoalannya bukan sekadar mempertahankan status Emerging Market. Perubahan klasifikasi berpotensi memengaruhi posisi saham domestik dalam indeks global yang menjadi acuan sebagian investor institusional, sehingga dapat berdampak pada keputusan alokasi portofolio. BEI kini menghadapi pekerjaan untuk memastikan bahwa perubahan metodologi indeks dan transparansi kepemilikan menghasilkan perbaikan yang terukur, bukan sekadar respons sementara terhadap tekanan pasar.

Referensi:

Muhammad Heriyanto & Ahmad Buchori, BEI umumkan dua inisiatif baru usai bertemu MSCI, Antara, 19 Oktober 2026, https://www.antaranews.com/berita/5796997/bei-umumkan-dua-inisiatif-baru-usai-bertemu-msci.

Muhammad Heriyanto & Ahmad Buchori, BEI siap keluarkan 80 saham HSC dari IHSG, bobot 18 persen, Antara, 19 Oktober 2026, https://www.antaranews.com/berita/5797173/bei-siap-keluarkan-80-saham-hsc-dari-ihsg-bobot-18-persen.

MSCI Inc. MSCI launches a consultation on a proposal to reclassify Indonesia from Emerging Market to Standalone Market status, 15 Oktober 2026, https://ir.msci.com/news-releases/news-release-details/msci-launches-consultation-proposal-reclassify-indonesia.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Konspirasi Singapura Terhadap Indonesia? Tidak Realistis…

JAKARTA – Pandangan yang belakangan beredar bahwa Singapura sedang berkonspirasi

Presiden Prabowo Tegaskan Tidak Takut “Ancaman” MSCI Turunkan Indonesia ke Standalone Market

JAKARTA -Presiden Prabowo Subianto mengirimkan pesan kepada penyedia indeks global
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88