3 hours ago
3 mins read

‘Kudeta’ Netanyahu Ancam Perang Gaza Tanpa Akhir

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (Foto: Aljazeera)

‘Dalih untuk kekacauan’
Para analis politik menilai tuntutan Netanyahu agar Hamas dilucuti sepenuhnya sebelum penarikan pasukan bukanlah kebutuhan keamanan yang sebenarnya, melainkan mekanisme yang sengaja dibuat untuk menghambat pelaksanaan kesepakatan.

Mahjoob Zweiri, akademisi dan pakar politik Timur Tengah, mengatakan Netanyahu pada dasarnya didorong keinginan untuk mencegah kembalinya masyarakat Palestina yang berfungsi secara normal.

“Dia tidak ingin Gaza kembali seperti sebelum 6 Oktober 2023. Artinya, tidak ada pemerintahan Hamas, tidak ada pemerintahan Palestina, tidak ada senjata, tidak ada kehidupan normal. Dengan kata lain, mengubah Gaza menjadi wilayah yang tidak layak dihuni,” kata Zweiri.

Ia juga menilai penetapan pelucutan senjata secara total sebagai prasyarat mutlak merupakan kondisi yang sejak awal dirancang untuk sulit diwujudkan.

“Israel sangat memahami bahwa mengakhiri keberadaan senjata di lingkungan seperti Gaza atau bahkan Lebanon hampir merupakan hal yang mustahil,” katanya. Ia merujuk pada tidak adanya basis data senjata dan absennya pihak netral yang dipercaya.

Zweiri juga memperingatkan kemungkinan reaksi AS. Ia memprediksi akan terjadi “badai diplomatik yang diperkirakan muncul” serta “semacam benturan diplomatik” antara Netanyahu dan Trump.

Bagi pakar urusan Israel Nihad Abu Ghosh, perubahan sikap Israel secara tiba-tiba menunjukkan prioritas strategis yang mendasari sikap Israel mengenai masa depan Gaza.

Abu Ghosh mengatakan para pejabat Israel sebenarnya mengetahui secara penuh rincian rencana tersebut, tetapi bertaruh bahwa Hamas akan menolaknya.

“Persoalan mendasarnya adalah Israel tidak ingin melepaskan opsi pengusiran,” katanya. “Dan segala sesuatu yang terjadi, mulai dari keberatan parsial terhadap isu ini atau itu, pada kenyataannya merupakan bentuk keteguhan Israel terhadap pengusiran dari Jalur Gaza dan pengusiran penduduknya.”

Ia menambahkan bahwa Netanyahu ingin menjadikan penolakannya sebagai “pembatas bagi pemerintahan Israel mana pun di masa depan”.

‘Kelangsungan politik’
Para analis juga mengatakan waktu penolakan Netanyahu sangat berkaitan dengan kelangsungan politik domestiknya menjelang pemilu Oktober.

Pemimpin Partai Likud tersebut menghadapi sejumlah dakwaan korupsi yang bermula sejak 2019 dan berpotensi dipenjara jika dinyatakan bersalah.

“Netanyahu menunggu kesempatan ini untuk mengatakan ‘tidak’ kepada Presiden Trump agar dapat mengendalikan perdebatan, propaganda, dan kampanye pemilu melalui isu tersebut,” kata pakar urusan Israel Adel Sheded.

Ia menilai Netanyahu ingin membuktikan kepada publik Israel bahwa hanya dirinya yang mampu mengatakan tidak kepada pemerintahan AS.

Pakar lainnya, Suleiman Bisharat, juga mengatakan perdana menteri Israel tersebut memanfaatkan isu Gaza untuk memberikan tekanan kepada AS terkait isu-isu regional yang lebih luas.

“Sudah sangat jelas bahwa Benjamin Netanyahu ingin membalikkan keadaan dalam seluruh isu, dimulai dari persoalan Jalur Gaza, dengan dasar bahwa persoalan inilah yang menentukan isu-isu lainnya,” katanya.

Menurut Bisharat, tantangan tersebut muncul dari keinginan Netanyahu untuk tampil sebagai pahlawan di hadapan publik Israel sayap kanan demi mengamankan masa depan politiknya.*

Mohammad MansourJurnalis Senior Aljazeera.

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Go toTop

Jangan Lewatkan

Lebanon-Israel Berunding di Roma

LEBANON – Lebanon dan Israel kembali duduk di meja perundingan. Kali

Peringatan Vance ke Israel Menandai Babak Baru Relasi AS-Israel

Tak sekadar soal IranDi titik inilah perselisihan itu menjadi lebih
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88