3 weeks ago
1 min read

Kemenhaj Gandeng DIY Perluas Akses UMKM ke Pasar Haji

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) menggandeng Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). (Foto: Kemenhaj)

YOGYAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) menggandeng Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk memperluas keterlibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam memenuhi kebutuhan jemaah haji dan umrah di Arab Saudi.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Direktur Jenderal PE2HU Jaenal Effendi dengan Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwi Panti Indrayanti yang mewakili Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi di Yogyakarta, Rabu (15/7).

Jaenal mengatakan penyelenggaraan haji dan umrah harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya dari sisi pelayanan ibadah, tetapi juga melalui penguatan ekosistem ekonomi yang melibatkan pelaku usaha nasional.

“Kami ingin ekosistem ekonomi haji dan umrah benar-benar memberikan multiplier effect bagi perekonomian nasional. Potensi yang sangat besar ini harus menjadi peluang bagi UMKM Indonesia untuk naik kelas dan menembus pasar internasional,” kata Jaenal.

Menurutnya, peluang tersebut terbuka melalui pemenuhan berbagai kebutuhan jemaah di Arab Saudi, mulai dari bumbu masakan bercita rasa Nusantara, makanan siap saji (ready to eat), perlengkapan hotel seperti sandal, sabun, dan sampo, hingga kain untuk seragam batik jemaah.

“Potensi ini tidak dapat diwujudkan sendiri oleh pemerintah pusat. Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, asosiasi, dan masyarakat agar produk Indonesia mampu menjadi bagian dari rantai pasok haji dan umrah,” ujarnya.

Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwi Panti Indrayanti menyatakan Pemerintah Daerah DIY siap memperkuat sinergi lintas sektor agar produk-produk unggulan daerah dapat masuk ke dalam rantai pasok haji dan umrah.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Agus Mulyono mengatakan DIY memiliki sekitar 340 ribu UMKM yang sebagian besar bergerak di sektor mikro. Produk seperti gudeg kaleng, aneka sambal, wedang uwuh, batik, hingga produk kriya dinilai memiliki potensi untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji dan umrah di Arab Saudi.

“Kami juga telah memiliki platform SiBakul Jogja yang menghimpun produk-produk UMKM hasil kurasi. Kami berharap platform ini dapat terintegrasi dengan platform nasional Oleh-Oleh Haji, sehingga produk UMKM DIY semakin mudah menjangkau pasar haji dan umrah,” kata Agus.

Selain pengembangan UMKM, pertemuan tersebut juga membahas peluang pembukaan kembali rute penerbangan langsung Yogyakarta–Arab Saudi. Rute itu diharapkan dapat mempermudah perjalanan ibadah haji dan umrah, mendukung distribusi logistik, sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan asal Arab Saudi ke Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebagai tindak lanjut, Direktorat Jenderal PE2HU mengundang Pemerintah Daerah DIY bersama pelaku usaha dan UMKM mengikuti Business Matching dan Expo Internasional yang akan digelar pada 2–3 Agustus 2026 di Jakarta. Kegiatan itu akan mempertemukan UMKM Indonesia dengan importir, penyedia layanan katering, dan pelaku usaha Arab Saudi untuk membuka peluang kerja sama perdagangan yang lebih luas.*

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Perkuat Kemitraan Rantai Pasok Haji dengan Saudi

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong penguatan kemitraan strategis

Kemenhaj Teguhkan Nasionalisme Lewat Doa Kebangsaan

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengikuti Doa dan Zikir
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88