DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster membantah tudingan yang menyebut dirinya tidak mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menghambat pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bali.
Koster menegaskan Pemerintah Provinsi Bali justru telah mengambil sejumlah langkah untuk mendukung program strategis nasional tersebut, salah satunya dengan menyiapkan lahan seluas 7,1 hektare untuk pembangunan fasilitas SPPG.
“Pemprov Bali telah mengambil langkah nyata dalam mendukung berbagai program strategis nasional, pertama, penyediaan lahan seluas 7,1 hektare untuk pembangunan fasilitas SPPG untuk Program MBG,” kata Koster seperti diberitakan Antara, Sabtu (5/7/2026).
Pernyataan itu disampaikan menyusul aksi ratusan massa yang mendatangi Kantor Gubernur Bali pada Selasa (30/6). Dalam aksi tersebut, koordinator lapangan Bima Mocha meminta Koster mendukung berbagai program pemerintah pusat yang dinilai berpihak kepada masyarakat dan tidak menghambat pelaksanaannya.
Menanggapi hal itu, Koster menjelaskan pembangunan SPPG direncanakan tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Bali. Usulan tersebut, kata dia, telah disampaikan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) sejak 20 Mei 2025.
“Saya sangat memahami tatanan bernegara dan penyelenggaraan pemerintahan, bahwa pemerintahan kita hanya satu, meliputi pemerintah pusat dan pemerintah daerah, di mana pemerintah daerah dan kepala daerah memiliki kewajiban melaksanakan kebijakan dan program strategis pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto,” ujarnya
Koster mengatakan klarifikasi ini disampaikan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam mendukung program prioritas nasional.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pengguna media sosial, untuk mengedepankan informasi yang akurat, objektif, dan bertanggung jawab.
“Khususnya kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh pemberitaan yang menyesatkan, mari kita dukung dan sukseskan bersama program strategis nasional yang dilaksanakan oleh Presiden RI,” katanya.
Selain program MBG, Koster menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap program nasional lainnya, yakni Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Sekolah Rakyat.
Untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pemerintah daerah menyiapkan lahan lebih dari 2 hektare guna pembangunan fasilitas koperasi di kabupaten dan kota se-Bali.
Sementara itu, untuk Sekolah Rakyat, Pemprov Bali menyediakan lahan seluas 5,67 hektare di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.
“Pembangunan sudah hampir selesai dan telah dilakukan persiapan untuk penerimaan siswa baru,” ujar Koster.*
