3 months ago
2 mins read

Bimbad Jadi Ujung Tombak Layanan Ibadah Jemaah Haji

Jemaah haji berkunjung ke Raudah di Masjid Nabawi. (Foto: Chairul Akhmad/MCH 2026)

MADINAH – Di balik lancarnya pelaksanaan ibadah jemaah haji Indonesia di Madinah, ada peran para Pembimbing Ibadah (Bimbad) yang setiap hari berkeliling menemui jemaah, mendengar keluhan mereka, sekaligus memastikan kebutuhan ibadah dapat terlayani dengan baik.

Bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, tugas Bimbad bukan sekadar memberikan ceramah keagamaan. Mereka juga menjadi jembatan komunikasi antara jemaah, petugas kloter, dan sektor pelayanan di lapangan.

Pembimbing Ibadah Sektor 5 Daerah Kerja Madinah, Nunung Khoiriyah, mengatakan salah satu tugas utama Bimbad adalah melakukan visitasi ke setiap kelompok terbang (kloter). Menurutnya, visitasi menjadi instrumen penting dalam manajemen pelayanan haji karena dari kegiatan tersebut petugas dapat memetakan berbagai persoalan yang dihadapi jemaah.

“Ketika kita melakukan visitasi, maka kita bisa melihat dan memetakan persoalan-persoalan yang ada di kloter,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).

Melalui visitasi, Bimbad juga membangun koordinasi dengan ketua regu (Karu) dan ketua rombongan (Karom). Forum tersebut menjadi ruang komunikasi untuk menyampaikan berbagai kebutuhan jemaah, mulai dari layanan ibadah hingga pendampingan khusus.

“Mereka bisa menyampaikan beberapa hal terkait kondisi jemaah, kebutuhan jemaah, dan pendampingan jemaah tentunya,” lanjut Nunung.

Fokus pada lansia dan perempuan
Nunung menjelaskan, salah satu perhatian utama dalam pelayanan haji saat ini adalah kelompok lansia dan perempuan yang jumlahnya cukup besar dalam komposisi jemaah Indonesia.

“Jemaah haji kita sekitar 55 persen perempuan. Dari jumlah itu, sekitar 25 persen merupakan lansia. Mereka menjadi kelompok yang membutuhkan perhatian lebih, baik dalam pendampingan maupun fasilitas pendukung seperti kursi roda,” ujar Nunung.

Karena itu, koordinasi antara Bimbad, petugas kloter, dan PPIH menjadi penting untuk memastikan seluruh kebutuhan jemaah dapat terakomodasi, termasuk saat akan masuk ke Raudhah maupun mengikuti kegiatan ziarah di Madinah.

Menurutnya, melalui komunikasi yang baik, berbagai kebutuhan jemaah dapat segera direspons oleh petugas.

Meluruskan pemahaman Arbain
Selain memastikan layanan ibadah berjalan lancar, para Bimbad juga bertugas memberikan pemahaman keagamaan kepada jemaah. Salah satu yang sering menjadi pertanyaan adalah mengenai ibadah Arbain di Masjid Nabawi.

Pembimbing Ibadah Kloter SUB 104 Surabaya, Toha Saifuddin, mengatakan masih banyak jemaah yang memahami Arbain sebagai kewajiban melaksanakan shalat wajib berjamaah selama delapan hari berturut-turut di Masjid Nabawi.

Menurutnya, pemahaman tersebut perlu diluruskan agar tidak membuat jemaah memaksakan diri, terutama bagi lansia dan mereka yang memiliki keterbatasan fisik.

“Memang secara pengertian umum, hadis man shalla fi masjidi arba’ina shalatan oleh sebagian besar ulama dimaknai sebagai 40 waktu shalat wajib. Jadi yang dipahami selama ini adalah shalat wajib 40 waktu,” kata Toha.

Namun, ia menjelaskan bahwa secara tekstual hadis tersebut menyebut 40 kali shalat, bukan semata-mata 40 shalat wajib berjamaah.

Karena itu, shalat sunnah seperti shalat dhuha, tahajud, taubat, maupun hajat juga dapat menjadi bagian dari ikhtiar meraih keutamaan Arbain.

Jangan memaksakan diri
Toha juga mengingatkan jemaah agar tidak memaksakan diri beribadah di tengah cuaca ekstrem Madinah yang saat ini bisa mencapai lebih dari 40 derajat Celsius.

Menurutnya, menjaga kesehatan juga merupakan bagian dari ibadah karena kondisi fisik yang baik akan membantu jemaah beribadah secara optimal. Ia mengimbau jemaah untuk memperhatikan asupan makanan dan cairan selama berada di Madinah.

“Karenanya untuk ibadah juga tetap jaga kesehatan, makan yang cukup, minum yang banyak, karena cuaca yang sangat ekstrem. Jadi kalau di Indonesia umpamanya harus dua liter, mungkin di sini lebih dari itu. Mungkin tiga sampai empat liter air supaya tubuh kita tetap segar dan siap untuk ibadah kepada Allah,” tegas Toha.

Di tengah fase akhir operasional haji di Madinah, para Bimbad terus bergerak dari hotel ke hotel, memastikan jemaah tidak hanya mendapatkan layanan ibadah yang baik, tetapi juga mampu menjalankan rangkaian ibadah dengan aman, sehat, dan penuh makna.*

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Siapkan Satu Haji Berbasis AI

BOGOR – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mendorong integrasi data

Wamenhaj Sapu Bersih Penyimpangan di Kemenhaj

JAKARTA — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88