2 months ago
2 mins read

Tanazul Jadi Bentuk Perlindungan Jemaah Sakit Jelang Pulang

Kepala Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja Madinah, dr Enny Nuryanti (tengah). (Foto: Chairul Akhmad/MCH 2026)

MADINAH – Tidak semua jemaah haji Indonesia bisa langsung pulang ke Tanah Air sesuai jadwal kloternya. Bagi jemaah yang mengalami gangguan kesehatan, pemerintah menerapkan mekanisme tanazul sebagai upaya perlindungan agar mereka tetap aman selama perjalanan pulang.

Kepala Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja Madinah, dr Enny Nuryanti, menjelaskan bahwa mayoritas tanazul yang dilakukan di Madinah merupakan tanazul akhir, yakni penundaan kepulangan jemaah karena kondisi kesehatan yang belum memungkinkan untuk terbang.

“Tanazul akhir di sini memang ini suatu upaya pemerintah melindungi jemaah di mana kita pastikan jemaah itu pulang itu fit to fly, artinya fit untuk penerbangan,” ujar dr Enny, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, keputusan menunda kepulangan bukan tanpa alasan. Petugas kesehatan harus memastikan jemaah benar-benar dalam kondisi aman sebelum menempuh perjalanan udara yang panjang menuju Indonesia.

“Jemaah itu akan melakukan perjalanan yang panjang selama sembilan jam di atas 30.000 kaki, dan di sana itu pesawat itu bukan IGD. Makanya kita pastikan jemaah sebelum berangkat itu harus fit to fly dulu,” katanya.

Meski banyak jemaah yang sudah rindu keluarga dan ingin segera pulang, keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

“Kalau keadaannya tidak memungkinkan atau ada penurunan kondisi, maka jemaah seperti ini kita rujuk ke rumah sakit Arab Saudi atau kita stabilisasi di KKHI,” lanjutnya.

Ada standar ketat
Sebelum dinyatakan layak terbang, jemaah harus menjalani assessment medis. Salah satu indikator yang diperhatikan adalah kadar saturasi oksigen dalam darah.

“Kita pastikan SPO2, saturasinya di atas 92. Terus tidak ada nyeri. Terus juga kita pastikan jemaah bisa duduk,” kata dr Enny.

Dalam kondisi tertentu, jemaah diperbolehkan terbang dengan posisi berbaring atau menggunakan oksigen tambahan. Namun seluruh kebutuhan tersebut harus dipersiapkan jauh hari sebelum keberangkatan.

“Jadi kalau memang perlu oksigen kita siapkan. Biasanya untuk oksigen atau jemaah yang berbaring ini memang biasanya H-7 pengajuannya. Makanya kadang cukup lama juga untuk jemaah ini menunggu,” lanjutnya.

Karena itu, KKHI harus lebih dulu mengajukan kebutuhan khusus tersebut kepada pihak maskapai.

Puluhan jemaah jalani tanazul
Hingga fase pemulangan gelombang kedua di Madinah, KKHI telah menangani puluhan jemaah melalui mekanisme tanazul dan evakuasi medis.

“Untuk periode di gelombang dua di Madinah ini untuk evakuasi tanazul itu sekitar 51 orang. Ada 41 Jemaah yang tanazul,” ungkap dr Enny.

Selain itu terdapat 10 jemaah yang menjalani evakuasi medis menuju bandara menggunakan ambulans, meski tetap terbang bersama kloternya.

Pengajuan tanazul umumnya diawali oleh Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) yang menemukan adanya kondisi kesehatan tertentu pada jemaah. TKHK mengajukan ke KKHI. Dari KKHI kemudian diproses dan dievaluasi apakah jemaah tersebut cukup duduk atau perlu berbaring. Rata-rata setiap hari terdapat lima hingga tujuh jemaah yang menjalani proses tanazul.

Dikawal hingga naik pesawat
Pendampingan terhadap jemaah tanazul tidak berhenti di KKHI. Petugas kesehatan terus mengawal hingga proses keberangkatan di bandara.

“Biasanya dari sini, kita kan bawa ambulans ada pendampingan dari tenaga kesehatan. Kita antar ke bandara. Di bandara kita serah terima dengan PPIH kesehatan bandara. Kita serahkan dokumennya, Nanti dari PPIH bandara akan serah terima ke TKHK,” jelas dr Enny.

Ia berharap seluruh proses tanazul di Madinah dapat diselesaikan sebelum berakhirnya operasional pemulangan jemaah. Bagi jemaah yang hingga akhir operasional masih belum memenuhi syarat terbang, penanganannya akan dilakukan melalui mekanisme lanjutan sesuai prosedur yang berlaku.*

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Perkuat Kemitraan Rantai Pasok Haji dengan Saudi

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong penguatan kemitraan strategis

Kemenhaj Teguhkan Nasionalisme Lewat Doa Kebangsaan

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengikuti Doa dan Zikir
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88