BALIKPAPAN – Sebanyak 357 jemaah dan petugas yang tergabung dalam Kloter BPN 09 tiba di Debarkasi Balikpapan, Jumat (19/6/2026). Pesawat Garuda Indonesia GA-4409 yang membawa rombongan dari Arab Saudi mendarat di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan pada pukul 13.15 WITA.
Kloter BPN 09 terdiri atas 353 jemaah dan empat petugas yang berasal dari Kabupaten Morowali, Banggai Laut, Poso, Tojo Una-Una, serta Kota Palu, Sulawesi Tengah. Sebanyak 72 jemaah lanjut usia turut mendapatkan pendampingan khusus selama proses kepulangan.
Setelah menjalani proses penerimaan di Asrama Haji Debarkasi Balikpapan, para jemaah dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu pada Sabtu (20/6/2026) dalam dua penerbangan, masing-masing pukul 07.10 WITA dan 10.50 WITA.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tengah, Muchlis Aseng, memberikan apresiasi terhadap pelayanan yang diberikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Balikpapan.
“PPIH Debarkasi Balikpapan tahun ini luar biasa dalam memberikan pelayanan. Jemaah benar-benar terbantu karena seluruh proses didukung oleh petugas yang selalu siap mendampingi dan membantu kebutuhan mereka,” ujar Muchlis.
Apresiasi juga datang dari Ketua Kloter BPN 09, Muhammad Syamsu Nursi. Ia menilai pelayanan kepada jemaah selama berada di Tanah Suci berjalan baik, termasuk bagi jemaah lansia dan mereka yang memerlukan bantuan khusus.
“Alhamdulillah, secara keseluruhan perjalanan jemaah berjalan baik. Berbagai kendala dapat diatasi berkat kolaborasi dan kesiapsiagaan petugas kloter maupun petugas nonkloter di Arab Saudi,” ungkapnya.
Kunci kelancaran
Sekretaris PPIH Debarkasi Balikpapan, Suharto Baijuri, mengatakan keberhasilan pelayanan tidak lepas dari koordinasi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari PPIH, pemerintah daerah, petugas daerah, hingga instansi pendukung lainnya.
“Seluruh petugas memiliki semangat yang sama untuk memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan nyaman bagi jemaah. Setiap persoalan yang muncul selalu kami selesaikan melalui koordinasi bersama,” katanya.
Kualitas pelayanan tersebut turut dirasakan langsung oleh Soewardi bin Iskandar Bandu, jemaah asal Kota Palu. Ia mengaku puas dengan pendampingan yang diberikan petugas selama menjalankan ibadah haji.
“Secara keseluruhan saya puas sekali dengan pelayanan yang diberikan. Petugas haji sangat membantu dan mendampingi jemaah dengan baik selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” ujarnya.
Meski demikian, Soewardi menyampaikan sejumlah masukan untuk penyelenggaraan haji berikutnya. Ia berharap fasilitas pemondokan, terutama sarana lift dan tempat pencucian pakaian, dapat terus ditingkatkan demi kenyamanan jemaah.
Pada Kloter BPN 09 tercatat dua jemaah wafat. Satu jemaah meninggal dunia saat berada di Mina, Arab Saudi, sementara satu lainnya wafat dalam perjalanan menuju Tanah Air. PPIH bersama petugas kloter telah melakukan penanganan dan pendampingan sesuai prosedur yang berlaku.
Dengan kedatangan Kloter BPN 09, proses pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Balikpapan terus berlangsung sesuai jadwal. PPIH menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas layanan hingga seluruh operasional pemulangan jemaah haji 1447 H/2026 M selesai.*
