MOJOKERTO — Sebanyak 361 jemaah haji asal Kabupaten Mojokerto yang tergabung dalam Kloter 65 tiba di Tanah Air setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Arab Saudi. Kepulangan mereka disambut di Pendopo Graha Maja Tama, Kabupaten Mojokerto, Kamis (18/6/2026).
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf hadir langsung menyambut para jemaah. Ia menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus doa agar seluruh ibadah yang dijalani selama di Tanah Suci diterima oleh Allah SWT.
“Kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah haji Kabupaten Mojokerto. Alhamdulillah Bapak dan Ibu dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat. Semoga seluruh amal ibadah diterima Allah SWT, menjadi haji yang mabrur, serta membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” ujar Menhaj.
Menurut Menhaj, kelancaran penyelenggaraan haji tahun ini tidak lepas dari kedisiplinan jemaah serta kerja keras petugas yang mendampingi sejak keberangkatan hingga proses pemulangan.
“Kami terus berupaya menghadirkan layanan yang semakin baik bagi jemaah. Masukan dan apresiasi dari jemaah menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan haji pada tahun-tahun mendatang,” lanjutnya.
Penyambutan jemaah juga dihadiri Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra. Ia mengaku bersyukur seluruh jemaah dapat kembali ke daerah dalam keadaan sehat dan selamat.
“Selamat datang kembali kepada Bapak dan Ibu jemaah haji Kabupaten Mojokerto. Alhamdulillah seluruh jemaah kembali dalam keadaan sehat dan selamat setelah melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dijalankan diterima Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur,” ujar Muhammad Al Barra.
Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Haji dan Umrah serta seluruh petugas haji yang telah memberikan pelayanan dan pendampingan selama musim haji berlangsung.
Dalam acara penyambutan tersebut, 10 jemaah haji asal Mojokerto juga menerima bantuan dari Uni Emirat Arab (UEA) dengan nilai masing-masing Rp20.815.187,28.
Mereka merupakan bagian dari 160 jemaah haji Indonesia yang mendapatkan bantuan serupa melalui program yang disalurkan kepada jemaah yang membutuhkan.
Salah satu penerima bantuan, Parniti, mengaku bersyukur dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar sekaligus kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat.
Ia juga menilai kualitas layanan haji tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan yang dibayangkannya sebelum berangkat.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat. Pelayanan tahun ini sangat baik, petugas selalu hadir membantu, ramah, dan peduli kepada jemaah. Bantuan yang kami terima juga menjadi perhatian yang sangat berarti bagi kami. Semoga pelayanan haji Indonesia semakin baik pada tahun-tahun mendatang,” ujar Parniti.
Kemenhaj menegaskan proses pemulangan jemaah haji Indonesia masih terus berlangsung dan akan dikawal hingga seluruh jemaah tiba kembali di daerah masing-masing.
Pemerintah berharap para jemaah tidak hanya membawa oleh-oleh dari Tanah Suci, tetapi juga membawa pulang semangat kemabruran, kepedulian sosial, dan nilai-nilai kebaikan yang dapat ditularkan kepada keluarga maupun masyarakat di lingkungan sekitarnya.
