BOGOR — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Ucapan terima kasih itu disampaikan saat menerima pimpinan DPR RI, Tim Pengawas Haji, dan jajaran Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026).
Presiden menilai pelaksanaan haji tahun ini berjalan baik berkat kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah, DPR RI, petugas haji, hingga para jemaah Indonesia.
Keberhasilan tersebut, menurut Presiden, menjadi hasil dari sinergi yang terbangun dalam menghadirkan pelayanan yang semakin profesional dan berorientasi pada kenyamanan jemaah.
Apresiasi untuk Kemenhaj
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden secara khusus menyampaikan penghargaan kepada jajaran Kemenhaj yang telah menyiapkan dan mengawal seluruh proses penyelenggaraan haji.
“Bapak Presiden secara pribadi maupun sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kemenhaj, Wamenhaj beserta seluruh tim yang telah bekerja keras menyelenggarakan layanan haji tahun ini,” ujar Prasetyo Hadi.
Selain kepada Kemenhaj, Presiden juga memberikan apresiasi kepada DPR RI, khususnya Komisi VIII dan Tim Pengawas Haji, yang terus menjalankan fungsi pengawasan dan kemitraan selama proses penyelenggaraan ibadah haji.
Menurut Presiden, hubungan yang baik antara pemerintah dan DPR menjadi salah satu faktor yang turut mendukung kelancaran operasional haji tahun ini.
Penghargaan untuk petugas haji
Apresiasi khusus juga diberikan kepada lebih dari dua ribu petugas haji Indonesia yang bertugas di Tanah Suci maupun di dalam negeri.
Presiden menilai para petugas telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam mendampingi jemaah sejak keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Arab Saudi, hingga proses kepulangan ke Indonesia.
“Presiden menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas haji yang telah menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, bekerja siang dan malam untuk memastikan jemaah mendapatkan layanan terbaik selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” lanjut Prasetyo.
Bagi Presiden, petugas haji merupakan garda terdepan yang memastikan seluruh layanan berjalan baik dan jemaah mendapatkan pendampingan di setiap tahapan perjalanan ibadah.
Jemaah Ikut Menentukan Kesuksesan
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan haji tidak hanya bergantung pada pemerintah dan petugas. Kedisiplinan, kesabaran, serta kerja sama jemaah menjadi faktor penting yang turut menentukan suksesnya pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Karena itu, Presiden turut menyampaikan doa dan harapan bagi seluruh jemaah Indonesia yang telah menunaikan rukun Islam kelima.
“Beliau juga menyampaikan doa agar seluruh jemaah haji Indonesia menjadi haji yang mabrur dan memperoleh keberkahan atas ibadah yang telah dilaksanakan,” ujar Prasetyo.
Apresiasi dari Presiden menjadi pengakuan atas kerja kolektif seluruh elemen penyelenggara haji. Pada saat yang sama, hal tersebut juga menjadi dorongan bagi Kemenhaj untuk terus meningkatkan kualitas layanan pada musim haji mendatang.
Kemenhaj menegaskan akan menjadikan berbagai evaluasi dan masukan sebagai pijakan untuk menghadirkan penyelenggaraan haji yang semakin aman, nyaman, profesional, dan membanggakan bagi jemaah Indonesia.*
