MAKKAH – Fase kepulangan jemaah haji Indonesia terus berjalan. Satu per satu kelompok terbang (kloter) meninggalkan Arab Saudi menuju Tanah Air, menandai tahap akhir penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M yang kini memasuki hari ke-54 operasional.
Hingga Sabtu (13/6/2026), Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat sebanyak 195 kloter dengan total 76.051 jemaah dan 778 petugas telah tiba di Indonesia. Dengan demikian, jumlah jemaah dan petugas yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 76.829 orang.
Sementara itu, dari sisi keberangkatan, sebanyak 202 kloter telah diterbangkan dari Arab Saudi melalui Bandara Jeddah dengan total 78.632 jemaah dan 806 petugas. Jumlah keseluruhan jemaah dan petugas yang telah dipulangkan mencapai 79.438 orang.
Di saat proses pemulangan berlangsung, pergerakan jemaah gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah juga terus berjalan. Tercatat sebanyak 103 kloter dengan total 39.391 jemaah dan 412 petugas telah diberangkatkan ke Kota Nabi. Secara keseluruhan, jumlah yang telah bergerak ke Madinah mencapai 39.803 orang.
Adapun jemaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia hingga saat ini berjumlah 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.
Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menegaskan fase kepulangan merupakan bagian yang tidak kalah penting dibandingkan fase kedatangan maupun puncak ibadah haji. Karena itu, seluruh petugas tetap disiagakan hingga kloter terakhir meninggalkan Arab Saudi.
“Memasuki fase kepulangan, fokus kami adalah memastikan seluruh jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan aman, nyaman, dan sehat. Karena itu, seluruh petugas tetap bekerja penuh hingga kloter terakhir meninggalkan Arab Saudi,” ujar Ichsan Marsha di Makkah, Sabtu (13/6/2026).
Menurut Ichsan, perhatian petugas saat ini tidak hanya tertuju pada jemaah yang akan pulang, tetapi juga kepada mereka yang masih berada di Arab Saudi untuk menyelesaikan rangkaian ibadah dan menunggu jadwal kepulangan.
“Layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, hingga pendampingan ibadah bagi jemaah yang masih berada di Arab Saudi terus kami optimalkan. Kami ingin memastikan seluruh jemaah memperoleh layanan yang baik sampai akhir operasional,” lanjutnya.
Kemenhaj juga mengingatkan jemaah yang akan kembali ke Indonesia agar menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan. Selain itu, jemaah diminta mematuhi ketentuan penerbangan, termasuk tidak menyimpan air zamzam di dalam koper bagasi untuk menghindari kendala saat pemeriksaan di bandara.
“Kami mengajak seluruh jemaah untuk tetap menjaga kesehatan dan mengikuti arahan petugas. Kebersamaan, kedisiplinan, dan kepedulian yang telah terbangun selama berhaji semoga terus terjaga hingga kembali ke daerah masing-masing,” katanya.
Bagi pemerintah, suksesnya penyelenggaraan haji tidak berhenti saat jemaah menyelesaikan puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Kesuksesan juga diukur dari bagaimana seluruh jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat dan mendapatkan layanan yang baik hingga akhir operasional.
“Kemenhaj terus mengawal proses kepulangan ini dengan sebaik-baiknya. Komitmen kami adalah menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan humanis hingga jemaah terakhir tiba kembali di Indonesia,” pungkasnya.*
