MADINAH — Sektor 5 kerap disebut sebagai wilayah terluar dalam pembagian sektor layanan jemaah haji di Madinah. Tapi di lapangan, realitasnya tidak sesederhana itu. Walau ditahbiskan sebagai sektor ‘terjauh’, nyatanya jarak kawasan ini dengan Masjid Nabawi hanya 500 meter. Jarak yang sangat terjangkau, bahkan untuk jemaah lansia.
Kepala Sektor 5 Daker Madinah, Elfi Ryani, menegaskan bahwa akses menuju masjid pun relatif sederhana. Jemaah hanya perlu melewati satu titik penting sebelum sampai ke pelataran Nabawi.
“Kita melewati Masjid Ghamamah. Setelah itu, langsung ada di pelataran Masjid Nabawi,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).
Di bawah koordinasi Sektor 5, terdapat 23 hotel yang menampung jemaah haji Indonesia. Namun, jarak tiap hotel tidak sepenuhnya sama. “Yang terjauh ada di Mirage Hotel. Sedangkan yang terdekat ada di Huda Taibah,” kata Elfi.
Meski begitu, secara umum jarak masih berada dalam radius yang memungkinkan jemaah berjalan kaki menuju masjid.
Dengan komposisi jemaah yang juga diisi oleh lansia, sistem pengawasan menjadi kunci. Di area Masjid Nabawi, peran itu dipegang oleh petugas khusus.
“Kalau area Masjid Nabawi ada Seksus Haram. Jadi kalau ada jemaah tersesat, biasanya petugas-petugas Seksus Haramlah yang akan menghubungi kami dari sektor,” ujarnya.
Koordinasi lintas sektor dilakukan secara cepat, bahkan menggunakan jalur komunikasi sederhana. Petugas akan berkoordinasi dengan sektor lain via WhatsApp (WA) jika menemukan ada jemaah yang terpisah dari rombongan. Bahkan kika diperlukan, penjemputan langsung dilakukan menggunakan kendaraan operasional sektor.
Lupa jalan pulang
Meski secara umum operasional berjalan lancar, ada satu persoalan klasik yang kerap muncul—terutama di hari-hari awal kedatangan jemaah. Permasalahan yang muncul biasanya jika jemaah baru pertama kali datang ke Masjid Nabawi. Untuk mengantisipasi hal itu, petugas membekali jemaah dengan identitas hotel.
“Kita kasih kartu nama hotelnya tersebut. Ibu kalau kesasar, kasih tahu saja kartu nama ini, nanti akan diantar,” kata Elfi.
Hingga saat ini, Elfi memastikan tidak ada kendala berarti dalam pergerakan jemaah dari Sektor 5 menuju Masjid Nabawi. Narasi “sektor terluar” pada akhirnya tidak selalu berarti jauh. Di Madinah, bahkan titik terjauh pun masih dalam jangkauan langkah kaki—asal sistemnya bekerja, dan petugasnya sigap.*
