5 months ago
2 mins read

Cerita dari Tanah Suci: Kakek Tunanetra Menjemput Pertemuan

Sarjo Utomo, jemaah haji tunanetra dari Wates, Yogyakarta. (Foto: MCH 2026)

MADINAH — Bus pengangkut jemaah haji Kloter YIA 1 baru saja berhenti di depan Hotel Taiba Front, Madinah. Di dalamnya terdapat puluhan orang jemaah haji yang berangkat dari Embarkasi Yogyakarta. Kloter YIA 1 merupakan rombongan jemaah haji pertama yang tiba di Tanah Suci. Total jumlah jemaah yang tergabung dalam kloter ini sebanyak 360 orang.

Pintu bus terbuka. Jemaah turun satu per satu. Para petugas haji sigap membantu jemaah. Mereka menuntun jemaah lansia turun dari bus dengan hati-hati. Dari sekian banyak jemaah lansia, terdapat seorang kakek tunanetra yang keluar dari bus, dituntun oleh seorang perempuan.

Beberapa petugas haji dengan sigap membantu si kakek turun dari bus dan menyiapkan kursi roda untuknya. Dan ia pun didorong menuju pintu masuk hotel tempatnya menginap selama berada di Madinah.

Lelaki tunanetra berusia 71 tahun itu bernama Sarjo Utomo. Ia berasal dari Kulonprogo, Yogyakarta. Meski tidak lagi bisa melihat, namun kondisi itu tidak menghentikannya datang ke Tanah Suci.

Bermula dari kandang sapi
Sarjo memulai hidup dari bawah. Saat masih muda, ia bekerja sebagai pembantu di peternakan sapi milik seorang pedagang. Pekerjaannya tidak ringan—membersihkan kandang, memberi makan, hingga mengantar hewan ke pasar.

Di tempat itulah ia belajar. Bukan melalui bangku sekolah, melainkan dari keseharian. Ia mengamati cara berdagang, memahami bagaimana transaksi terjadi, hingga mengenali pola pembeli. Pengalaman itu perlahan membentuknya.

Dari pembantu, ia beralih menjadi pedagang sapi. Usahanya berkembang pelan-pelan. Ia mulai mengumpulkan uang, membeli sebidang tanah, kemudian menambah lagi sedikit demi sedikit. Dari situ, ia memiliki sawah yang menjadi sumber penghidupan.

Sarjo tidak hidup mewah, tetapi cukup untuk membesarkan keluarga. Ia memiliki tiga anak. Dua di antaranya berhasil menempuh pendidikan tinggi, bahkan hingga Universitas Gadjah Mada (UGM). 

Semua itu, menurutnya, bukan karena ia mampu menyediakan segalanya, melainkan karena anak-anaknya juga berjuang. “Saya cuma mendukung saja,” ujarnya.

Penyakit yang mengubah segala
Saat hidup mulai stabil, ujian datang. Sarjo mengalami gangguan pada mata. Diagnosa dokter menyebutkan bahwa penyakit tersebut tidak bisa disembuhkan. Penanganan yang dilakukan justru memperburuk kondisi hingga akhirnya ia kehilangan penglihatan sepenuhnya.

Dalam situasi itu, pilihan terbuka. Ia bisa menggunakan harta yang dimilikinya untuk berobat—mencoba berbagai kemungkinan agar penglihatannya kembali—atau naik haji. Namun Sarjo mengambil keputusan yang berbeda. Ia memilih berangkat haji.

Keputusan itu tidak ringan. Sarjo menjual sawah dan tanah yang selama ini ia kumpulkan. Aset yang menjadi hasil kerja bertahun-tahun dilepaskan untuk satu tujuan: berangkat ke Tanah Suci. Seluruh asetnya—termasuk sawah—ia jual untuk biaya haji. Ia mendaftar bersama istri dan anaknya. Namun takdir kembali menguji: sang istri wafat 2,5 tahun lalu.

Bagi Sarjo, haji adalah panggilan iman. Ia ingin menunaikan rukun Islam kelima selagi masih diberi kesempatan. Ia juga menyadari usianya yang tak lagi muda. Baginya, haji bukan sekadar perjalanan, tetapi bekal. “Saya ingin ibadah untuk sangu saya,” ucapnya.

Berangkat lebih cepat
Sarjo mendaftar haji pada 2018, dan dijadwalkan berangkat pada 2041. Namun tahun ini, ia mendapatkan kesempatan lebih cepat karena mendampingi anak perempuannya sebagai mahram. Kesempatan itu datang di saat yang tidak ia duga. 

Menjelang keberangkatan, ia sempat menghadapi kendala. Pembeli pertama tidak kunjung memberikan kepastian, sementara waktu pelunasan semakin dekat. Situasi itu membuat rencana keberangkatan nyaris gagal.

Namun beberapa hari sebelum batas akhir, datang pembeli lain yang langsung memberikan uang. Dari situlah perjalanan membawanya ke Tanah Suci. “Jadi, saya ini Haji Wahyu. Haji karena sawah payu (laku),” katanya sembari tertawa.

Ia sadar kondisi fisiknya tidak lagi sekuat dulu. Karena itu, kesempatan tersebut tidak ingin ia tunda. Setibanya di Madinah, Sarjo tidak memiliki banyak keinginan. Ia hanya ingin satu hal: bisa masuk ke Raudhah. Di tempat itu, ia ingin berdoa. Bukan untuk kesembuhan. Bukan untuk urusan dunia.

Ia hanya berharap bisa dipertemukan kembali dengan istrinya yang telah berpulang. “Pingin nyusul,” ucapnya.

Kerinduan pada Raudah
Perjalanan menuju Tanah Suci pun ia jalani dengan penuh syukur. Dalam kondisi tunanetra dan lansia, ia mendapatkan pendampingan penuh. Ia juga menikmati pengalaman terbang dan perjalanan yang baginya bukan sekadar perjalanan fisik.

Dalam pandangan Sarjo, haji bukan hanya ibadah. Ini adalah puncak dari perjalanan hidup—dari kandang sapi hingga Tanah Suci. Dan mungkin, seperti yang ia yakini, ini adalah perjalanan yang paling ia tunggu sepanjang hidupnya. Ia sangat berharap bisa masuk Raudah untuk melangutkan sebait doa.

“Aku ingin memanjatkan doa terakhir karena mungkin umurku sudah tak panjang lagi. Aku hanya ingin bertemu kembali dengan istriku,” ucapnya lirih.

Bagi Sarjo, haji bukan sekadar perjalanan fisik. Ini adalah perjalanan pulang—dengan segala keterbatasan, pengorbanan, dan harapan yang tersisa.

Dan di Tanah Suci ini, di tengah jutaan manusia yang datang dengan berbagai harapan, Sarjo hanya membawa satu keinginan sederhana—menjemput sebuah pertemuan.*

1 Comment

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Siapkan Satu Haji Berbasis AI

BOGOR – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mendorong integrasi data

Wamenhaj Sapu Bersih Penyimpangan di Kemenhaj

JAKARTA — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88