5 days ago
2 mins read

PKP2JH Siagakan 91 Petugas di Madinah

Suasana di Masjid Nabawi, Madinah, jelang kedatangan jemaah haji. (Foto: Chairul Akhmad)

MADINAH — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus mematangkan layanan bagi jemaah haji Indonesia, khususnya di sektor Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jamaah Haji (PKP2JH), serta layanan bagi lansia dan disabilitas.

Kepala Seksi PKPPJH Daker Madinah, dr. Andari Sukma, memastikan seluruh personel dan skema layanan telah disiapkan menjelang kedatangan jemaah gelombang pertama.

“Jadi kami membawa dua tusi dari PKPPJH, yakni penanganan krisis dan pertolongan pertama pada jemaah haji, serta layanan jemaah lansia dan disabilitas,” ujar Andari di Madinah, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, tim PKPPJH akan ditempatkan di Sektor Khusus Masjid Nabawi. Sementara layanan lansia dan disabilitas disebar di tujuh titik, meliputi sektor 1 hingga 5 Madinah, Sektor Khusus Nabawi, serta kawasan Bir Ali.

Total, sebanyak 91 petugas dikerahkan untuk mendukung layanan ini. Rinciannya, 11 petugas PKPPJH di sektor khusus dan sekitar 80 petugas untuk layanan lansia dan disabilitas di Madinah.

Tak hanya fokus pada kondisi darurat kesehatan, Andari menegaskan pihaknya juga siap menangani berbagai persoalan non-medis yang kerap dialami jemaah, seperti terpisah dari rombongan hingga kehilangan barang.

“Kami menangani baik masalah kesehatan maupun jemaah yang terpisah dari rombongan atau kehilangan barang. Untuk kesehatan kami koordinasi dengan sektor kesehatan dan PPIH kloter, sedangkan untuk jemaah terpisah dari rombongan kami bekerja sama dengan perlindungan jemaah (linjam),” jelasnya.

Jemaah diimbau tidak pergi sendiri ke Nabawi
Menghadapi karakteristik jemaah gelombang pertama yang cenderung antusias, Andari mengingatkan potensi risiko terpisah rombongan cukup tinggi, terutama bagi jemaah yang baru pertama kali ke Tanah Suci.

“Biasanya mereka sangat excited, sehingga risiko terpisah dari rombongan besar. Kami sarankan jangan pernah pergi ke Masjid Nabawi sendirian, minimal berdua atau bersama rombongan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau jemaah untuk selalu membawa kartu nama hotel dan menghafal nama serta lokasi hotel. Menurutnya, bentuk bangunan hotel di Madinah yang relatif seragam kerap membingungkan jemaah.

“Jemaah harus tahu pintu masuk (gate) dan penanda hotel. Jangan keluar sendiri tanpa pendampingan petugas atau ketua rombongan,” tambahnya.

Untuk mendukung layanan kesehatan, PKPPJH menyiapkan lima pos di area Masjid Nabawi. Petugas akan berjaga dengan identitas jelas, termasuk seragam resmi dan tanda khusus seperti arm band bagi tim PKPPJH.

Selain itu, kebutuhan jemaah lansia dan disabilitas seperti kursi roda juga telah diantisipasi melalui koordinasi dengan petugas kloter.

“Jumlah kursi roda akan disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan laporan kedatangan jemaah. Kami koordinasikan dengan kloter dan sektor,” kata Andari.

Dalam aspek promotif, petugas juga akan memberikan edukasi kesehatan kepada jemaah. Andari mengingatkan agar jemaah tidak langsung memaksakan ibadah setibanya di Madinah.

“Jemaah biasanya kelelahan setelah perjalanan panjang. Kami sarankan istirahat dulu, minum, dan jangan langsung ke masjid meski jaraknya dekat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hidrasi dengan pola minum sedikit tapi sering, serta menghindari kelelahan fisik berlebih.

Jangan nyeker di Nabawi
Andari turut membagikan sejumlah tips praktis bagi jemaah. Mulai dari membawa perlengkapan dasar seperti masker, topi, air minum, hingga alas kaki.

Menurutnya, salah satu masalah yang kerap terjadi di Masjid Nabawi adalah jemaah berjalan tanpa alas kaki di pelataran yang panas.

Mindset jemaah kadang kalau ke masjid harus nyeker, padahal lantai keramik di Nabawi bisa sangat panas. Jadi tetap pakai sandal,” pesannya.

Ia juga menyarankan jemaah membawa kantong plastik untuk menyimpan sandal agar tidak hilang “Jangan lupa bawa kresek untuk tempat sandal, dan selalu dibawa. Jangan ditinggal,” ia menegaskan.*

Komentar

Your email address will not be published.

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Go toTop

Jangan Lewatkan

Menjaga Rasa Indonesia di Dapur Madinah

MADINAH — Di tengah padatnya operasional haji 2026, ada satu

Sektor Terluar, Tapi Cuma 500 Meter dari Nabawi

MADINAH — Sektor 5 kerap disebut sebagai wilayah terluar dalam
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88