6 months ago
2 mins read

Laga Pamungkas Trump di Iran: ‘Ganti Rezim’ Tanpa Pasukan Darat AS

PM Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump. (Foto: Aljazeera)

WASHINGTON, DC — Beberapa jam setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan kampanye pengeboman terhadap Iran pada Sabtu lalu, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa satu-satunya tujuan perang adalah “kebebasan bagi rakyat”.

Namun, para analis menilai—di balik klaim tersebut—Trump tampak berupaya meruntuhkan sistem kekuasaan di Teheran.

Kelly Grieco, peneliti senior di Stimson Center, mengatakan perubahan politik sebesar itu akan sangat sulit—jika bukan mustahil—tanpa pengerahan pasukan darat.

“Mereka tampaknya tidak bersedia membayar biaya tertentu untuk mencapai perubahan rezim. Karena itu muncul tujuan-tujuan sekunder yang mungkin dianggap cukup jika target utama tak tercapai hanya lewat kekuatan udara,” ujar Grieco kepada Al Jazeera.

Usai serangan awal AS–Israel, Trump menyerukan kepada rakyat Iran bahwa “momen kebebasan” telah tiba.

“Ketika kami selesai, ambil alih pemerintahan Anda. Itu milik Anda,” katanya—mengisyaratkan keinginan menjatuhkan rezim Iran.

Matthew Duss, Wakil Presiden Eksekutif Center for International Policy, menegaskan bahwa serangan udara semata tak akan cukup.

“Anda bisa merusak gedung dan melemahkan rezim, tetapi tak ada preseden perubahan rezim yang berhasil hanya dengan kekuatan udara,” ujarnya.

Ia mencontohkan kampanye udara pimpinan NATO di Libya pada 2011 yang menyingkirkan Muammar Gaddafi—namun keberhasilan itu ditentukan oleh serangan ofensif pasukan pemberontak di darat.

Meski Trump dan pejabat AS menyerukan agar rakyat Iran bangkit, hingga kini tak terlihat kekuatan signifikan di lapangan yang mampu menantang sistem Republik Islam.

Pengerahan Pasukan Darat?
AS masih membuka kemungkinan keterlibatan pasukan darat, namun langkah itu berisiko tinggi dan berlawanan dengan preferensi Trump atas operasi cepat.

“Perang ini sudah tidak populer, bahkan tanpa satu pun sepatu bot (serdadu) AS menginjak Iran,” kata Duss.

Survei Reuters menunjukkan hanya sekitar seperempat warga AS mendukung perang ini—jauh di bawah dukungan publik terhadap invasi Irak 2003 yang melampaui 55 persen.

Pada Selasa (3/3/2026), Senator Demokrat Richard Blumenthal mengaku khawatir AS mengarah ke operasi darat.

“Setelah pengarahan tertutup, kekhawatiran saya justru meningkat bahwa pengerahan pasukan mungkin diperlukan,” kata Richard.

Tujuan Lain yang Lebih ‘Terbatas’
Dalam beberapa hari terakhir, Menlu AS Marco Rubio dan Menhan Pete Hegseth menyampaikan sasaran yang lebih terbatas ketimbang perubahan rezim: menghancurkan program nuklir, drone, dan angkatan laut Iran.

Rubio berdalih Iran membangun arsenal rudal dan drone besar untuk menciptakan “imunitas” dari serangan asing. Sementara Hegseth menegaskan kampanye ini tidak akan berubah menjadi perang tanpa akhir.

Namun, menurut Grieco, tujuan Trump sendiri tidak konsisten. “Perang ini untuk apa? Apa yang hendak dicapai? Narasi pemerintah tidak solid,” ujarnya.

Senator Demokrat Elizabeth Warren juga menyuarakan kritik keras. “Jauh lebih buruk dari yang Anda bayangkan. Pemerintahan Trump tidak punya rencana di Iran. Perang ilegal ini berbasis kebohongan dan tanpa ancaman yang mendesak,” tegasnya.

Eskalasi Kawasan
AS dan Israel melancarkan pengeboman pada Sabtu dini hari, menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, sejumlah pejabat tinggi, serta ratusan warga sipil.

Konflik langsung meluas di Timur Tengah: Iran membalas ke negara-negara Teluk, menyerang aset AS, serta target energi dan sipil. Teheran juga menggempur Israel dengan salvo rudal.

Kelompok sekutu Iran di Irak mengklaim serangan drone ke target-targer terkait AS. Hezbollah di Lebanon turut terlibat di tengah laporan rencana invasi Israel ke selatan Lebanon.

Meski Hegseth menolak perang terbuka tanpa batas waktu, linimasa pemerintah AS tampak elastis. Trump menyebut misi berjalan lebih cepat dari jadwal, namun juga mengatakan perang bisa berlangsung empat hingga lima minggu—atau jauh lebih lama.

Sekutu Trump memuji perang sebagai keberhasilan dan memprediksi rezim Iran segera runtuh. Senator Republik Lindsey Graham misalnya, ia menulis di X bahwa jatuhnya rezim akan membuka “gerbang perdamaian”.

Namun Duss menilai kemajuan sulit diukur karena tujuan perang tak pernah disebutkan dengan jelas. “Tanpa tujuan yang pasti, kita tak bisa menilai apakah kita lebih cepat atau tertinggal. Yang ada hanya kematian,” ujarnya.

Dengan perang baru memasuki pekan pertama, konflik ini kian tampak berlarut—berbeda dari serangan singkat yang kerap dibanggakan Trump.

“Masalahnya, Trump tampaknya terlalu terpikat pada kekuatan udara dan apa yang ia kira bisa dicapai,” kata Grieco.*

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

‘Kudeta’ Netanyahu Ancam Perang Gaza Tanpa Akhir

Penolakan pemimpin Israel terhadap peta jalan yang dipimpin AS akan

Perang Bikin Iran Gelap Gulita

TEHERAN – Di dalam gerbong kereta bawah tanah Teheran, dua
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88