7 months ago
2 mins read

Wamenhaj: Petugas PPIH 2026 Ukir Era Baru Penyelenggaraan Haji

Wamenhaj RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, memberikan pengarahan kepada PPIH Arab Saudi 2026. (Foto: Chairul Akhmad)

JAKARTA – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan apresiasi sekaligus pesan tegas kepada peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 yang telah memasuki pekan kedua pelatihan intensif.

Dalam arahannya, Dahnil secara terbuka mengakui bahwa pada hari-hari awal pelatihan ia sempat meragukan kesiapan para peserta untuk menjadi petugas haji yang disiplin, solid, dan profesional. Namun, keraguan itu kini justru berbalik menjadi keyakinan.

“Di hari pertama saya sampaikan, saya ragu saudara-saudara mampu menjadi petugas haji yang baik, kompak, dan penuh kedisiplinan. Tapi hari ini, di minggu kedua, saya melihat keraguan itu salah,” ujar Dahnil di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (24/1/2026).

Menurutnya, perubahan sikap, kedisiplinan, dan kekompakan peserta menjadi penanda lahirnya fase baru dalam tata kelola penyelenggaraan haji Indonesia.

“Hari ini saya melihat era baru penyelenggaraan haji Indonesia. Saya melihat era baru petugas haji Indonesia. Saudara-saudara adalah orang-orang terpilih yang sedang mengukir sejarah baru haji Indonesia,” tegasnya.

Dahnil berharap transformasi positif yang terbentuk selama 20 hari pelatihan di barak tidak berhenti di ruang diklat, tetapi terus dibawa dan diwujudkan saat bertugas di Tanah Suci. Ia menekankan bahwa PPIH 2026 bukan sekadar peserta pelatihan, melainkan pemikul harapan jutaan warga Indonesia.

“Kalian hanya berada di barak selama 20 hari. Tapi yang kami harapkan ketika keluar pada 30 Januari nanti, kebiasaan baik ini terus dilanjutkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, amanah sebagai petugas haji adalah bentuk tanggung jawab spiritual dan kenegaraan.

“Apa yang saudara jawab hari ini adalah utang kepada Allah SWT, utang kepada jemaah haji, dan utang kepada Negara Republik Indonesia. Maka tunaikan utang itu,” tegasnya.

Wamenhaj juga meminta seluruh petugas mempersiapkan diri secara serius selama tiga bulan ke depan sebelum bertugas di Arab Saudi, baik secara fisik, mental, maupun integritas pelayanan.

Berpihak pada perempuan
Dalam kesempatan itu, Dahnil juga menekankan visi utama penyelenggaraan haji 2026, yakni haji yang berorientasi pada kepedulian dan perlindungan, khususnya kepada perempuan dan jemaah lansia. Ia merujuk pada pesan Rasulullah Muhammad SAW dalam Khutbah Haji Wada tentang pentingnya menjaga dan memuliakan perempuan.

“Lebih dari 55 persen jemaah haji Indonesia adalah perempuan. Sekitar 25 persen jemaah adalah lansia, dan sebagian besar dari mereka adalah perempuan,” ungkapnya.

Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, lanjut Dahnil, penyelenggaraan haji tahun ini ditegaskan sebagai haji yang afirmatif dan berpihak kepada perempuan. Hal itu tercermin dari komposisi petugas haji 2026, di mana 33 persen di antaranya adalah perempuan—angka tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan haji Indonesia.

“Ini jumlah terbesar dalam sejarah perhajian Indonesia. Kami ingin memastikan layanan bagi jemaah perempuan dan lansia lebih nyaman dan aman,” ucapnya.

Ia secara khusus menitipkan amanah besar kepada petugas haji perempuan untuk memaksimalkan peran pelayanan, sekaligus mengingatkan petugas laki-laki agar memahami spirit perlindungan sebagaimana pesan Rasulullah SAW.

Di akhir arahannya, Dahnil mengingatkan bahwa jemaah haji adalah orang tua, kakek, nenek yang dititipkan keluarga mereka kepada negara dan para petugas.

“Perlakukan jemaah seperti bapak-ibu kita sendiri, seperti kakek dan nenek kita. Jadilah anak dan cucu mereka di Tanah Suci,” pesannya.

Ia menutup dengan keyakinan bahwa PPIH 2026 mampu menjawab keraguan publik sebagaimana mereka telah menjawab keraguannya.

“Saya yakin saudara-saudara mampu menjawab keraguan masyarakat dan jemaah, seperti hari ini saudara-saudara menjawab keraguan saya,” pungkas Dahnil.*

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Perkuat Kemitraan Rantai Pasok Haji dengan Saudi

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong penguatan kemitraan strategis

Kemenhaj Teguhkan Nasionalisme Lewat Doa Kebangsaan

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengikuti Doa dan Zikir
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88