8 months ago
1 min read

Tantangan Jemaah Haji Lansia dan Perempuan

Direktur Jaringan Gusdurian Indonesia, Alissa Wahid. (Foto: Chairul Akhmad)

JAKARTA – Direktur Jaringan Gusdurian Indonesia, Alissa Wahid, mengharapkan petugas haji melayani jemaah haji dengan sepenuh hati, terutama jemaah lansia dan perempuan. Hal ini disampaikan Alissa saat memberikan pembekalan kepada calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Selama ini, menurut dia, kacamata layanan jemaah haji adalah kacamata laki-laki. Alissa yang menjadi anggota Amirul Haj pada 2023 itu mengatakan jemaah lansia punya tantangan yang sangat spesifik. Di antaranya kondisi fisik yang melemah, tantangan saat berada di Arab Saudi, hingga gap informasi dan teknologi.

“Mereka (jemaah lansia) tidak terbiasa di area bandara, tidak pernah naik pesawat, menghadapi bahasa sangat berbeda, makanya mereka mengandalkan petugas haji,” ujar putri sulung mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu.

Selain itu, kata dia, para lansia ini tidak terbiasa mengingat informasi. Mereka bahkan tidak tahu dari mana kabupaten mana mereka berasal. Tidak paham kloter dan hotel tempat mereka menginap di Tanah Suci.

“Lansia lahir di abad lalu. Mereka tidak kenal telepon genggam. Walau kenal, tapi tidak tahu cara menggunakannya,” ujar Alissa.

Ia menambahkan, kapasitas fisik jemaah lansia mengalami penurunan, seperti pendengaran, penglihatan, dan tenaga. Mereka juga dihinggapi penyakit kronis seperti sakit punggung, rematik, asam urat, hingga penyakit geriatrik.

“Kapasitas mental yang menurun membuat pemahaman mereka berkurang. Mereka menjadi pelupa (demethia) karena teriknnya cuaca di Arab Saudi. Hal ini membuat mereka mudah tertekan dan depresi,” katanya.

Sementara jemaah tantangan jemaah perempuan, lanjut Alissa, terkait dengan siklus reproduksi yang mereka alami. Mereka juga butuh perlengkapan yang lebih banyak ketimbang laki-laki. Selain itu, perempuan juga membutuhkan pendampingan ibadah dan pendampingan secara fisik.

“Kita masih menghadapi keterbatasan jumlah pendamping perempuan, fasilitas yang belum sepenuhnya sensitif gender, termasuk jumlah kamar mandi dan WC, hingga persoalan perlengkapan yang harus dibawa sendiri oleh jemaah perempuan,” ungkapnya.

Bagi jemaah haji, kata Alissa, seragam petugas adalah sumber rasa aman. Ketika mereka melihat petugas, mereka merasa aman, dan tidak panik. 

Ia berharap petugas haji dapat memahami bahwa lansia dan perempuan bukan kelompok yang harus menyesuaikan diri dengan sistem, melainkan sistem yang harus hadir melindungi mereka.

“Perjalanan haji adalah impian tiap Muslim. Berikanlah pengalaman terbaik bagi jemaah lansia. Mungkin ini adalah perjalanan terakhirnya,” pungkas Alissa.*

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Siapkan Satu Haji Berbasis AI

BOGOR – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mendorong integrasi data

Wamenhaj Sapu Bersih Penyimpangan di Kemenhaj

JAKARTA — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88