11 months ago
4 mins read

Indonesia Vs Singapore: Dua Jalan Berbeda

Bendera Singapura dan Indonesia. (Foto: Kompas.com)

JAKARTA – Singapura berhasil menjadi salah satu negara paling sejahtera didunia dengan pendapatan per kapita di tahun 2023 sebesar AS$74.000,- Indonesia AS$5.000,- masih terperangkap dalam negara berpendapatan menengah.

Kenapa Indonesia yang memiliki sumber daya alam dan pasar domestik yang besar, tetapi justru tetangga, negara pulau kecil Singapura yang jauh lebih berkembang ? Apalagi pada tahun 1970/1980 kedua negara masih sama berstatus negara berpendapatan rendah dengan pendapatan per kapita dibawah AS$1.000,- (Lihat kurva)

Kurva perbandingan tingkat kesejahteraan (PDB per Capita) 1970-2023 antara Indonesia dan Singapura (current US$).

Kolonialisasi Modern
Berbeda dengan Cornelis de Houtman yang memimpin armada dagang belanda ketika datang ke Indonesia tahun 1596. Kemudian secara bertahap Perusahaan dagang Belanda Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) menguasai tanah Nusantara. Bersama pemerintah Belanda, mereka melakukan ekstraksi sumber daya alam menggunakan kekuatan senjata dan menjadikan Indonesia sebagai negara jajahan mereka.

Sekarang, dengan terobosan teknologi informasi, algoritma, data analytic. Artificial Intelligent (AI) dan inovasi, tidak hanya mengubah peradaban manusia, tetapi juga menggeser keseimbangan kekuatan ekonomi negara-negara secara global, sehingga memungkinkan sebuah negara menikmati keuntungan ekonomis dengan melakukan ekstraksi sumber kekayaan yang dimiliki negara lain tanpa harus menjajah.

Revolusi digital telah menciptakan kekuasaan baru yang disebut ‘Kolonialisasi Modern’ yang tidak membutuhkan penguasaan teritorial dan sumber alam secara fisik. (Thomas L. Friedman’s The World Is Flat (2005).

Tanpa disadari, dalam kehidupan sehari hari, kita telah hidup dalam zaman Kolonialisasi Modern, misalnya: Ekstraksi ekonomi terhadap kegiatan administrasi, pendidikan, dunia usaha, telekomunikasi, hiburan, sosial politik dibanyak negara, didominasi oleh Microsoft, Google, Apple, Meta, Zoom, X (Twitter), Hwa Wei dan Samsung dan lain-lain.

Perusahaan-perusahaan multi-nasional tersebut telah melakukan ekstraksi trilyunan dollar, bertindak seperti VOC di zaman modern tanpa menjajah dan menggunakan senjata (cannon), tapi menggunakan coding.

Singapore; Ekstraktor Regional
Di kawasan Asia Tenggara, Singapura telah berhasil menjadi negara ‘ekstraktor’ dengan membangun infrastruktur modern seperti pelabuhan, bandara, pusat keuangan internasionall, rumah sakit yang berbasis teknologi (Artificial Intelligent) serta manajemen professional yang efisien dan jaminan kepastian hukum. Dengan demikian Singapura memiliki kapasitas yang sangat tinggi untuk menikmati keuntungan ekonomis dari sumber kekayaan negara-negara tetangganya, termasuk Indonesia.

Beberapa contoh diantaranya:

Singapore Airline vs Garuda Indonesia
Singapore Airline (SIA) telah menjadi perusahaan penerbangan (ekstraktor) dengan omset tahunan sebesar AS$15.1 Milyar (Garuda Indonesia AS$3,4 Milyar) dan 128 destinasi di 36 negara. Dalam satu tahun SIA menerbangkan lebih dari 5 juta penumpang Indonesia ke manca negara. Artinya, orang Indonesia yang pelesiran keluar negeri, Singapura yang untung.

Bandara Changi di Singapura mencatat pergerakan passenger sebanyak 67.7 juta (2024), lebih dari 10 kali lipat penduduk Singapura. Penerbangan yang tersibuk ternyata Singapura-Jakarta dan Singapura-Denpasar. Warga negara Indonesia merupakan salah satu yang terbanyak melakukan perjalanan lewat Singapura.

SIA Group memiliki penerbangan terjadwal hampir keseluruh Bandara di kota besar di Indonesia. Berbeda dengan SIA, Garuda Indonesia tidak berkembang akibat miss management sehingga terbelenggu hutang dan tidak mampu menuai keuntungan besar dari potensi ekonomi negaranya sendiri.

Jasa Pelayanan Kesehatan
Di bidang kesehatan (health care) omzet tahunan rumah sakit di Singapura mencapai sekitar AS$ 6.77 Milyar untuk pasien rawat inap saja. Pendapatan tersebut diperoleh dari pasien internasional atau ‘Medical Tourism’ sebanyak 646.000 pasien (di tahun 2024) atau sekitar 20~30% dari jumlah pasien per tahunnya. Diperkirakan banyak orang Indonesia yang berobat ke Singapura per tahunnya.

Perdagangan Komersial
Volume perdagangan komersial Singapura mencapai AS$ 900 Milyar (2023) yang didukung oleh modernisasi dan efisiensi pelabuhan laut di Singapura.

PSA INTERNATIONAL (Singapore) melayani kontener sebanyak 40.9 Juta TEUs per tahun dan 622.67 Juta Ton cargo. Volume shipment terbesar berasal dari ekspor komoditas dari Indonesia untuk di re-ekspor ke negara tujuan akhir atau tran-shipment.

Kecerdasan Singapore yang membebaskan pajak keuntungan dari perdagangan tran-shipment tersebut, telah menarik banyak eksportir komoditas Indonesia untuk melakukan ‘under invoicing’.

Yaitu ekspor komoditas Indonesia tujuan manca-negara dijual ke Singapura dengan harga rendah kemudian direekspor dari Singapura ketujuan akhir dengan harga lebih tinggi dengan menggunakan perusahaan perantara yang berafiliasi dengan eksportir Indonesia.

Estimasi kerugian dipihak Indonesia, dari praktek under invoicing tersebut menurut NEXT INDONESIA Research & Publication, total nilai dari ‘under invoicing’ komoditas ekspor Indonesia untuk periode 2014-2023 (perioda 10 tahun) mencapai kisaran AS$ 401.6 miliar. Dengan demikian Indonesia mengalami kehilangan potensi pendapatan pajak sebesar Rp 6.539,3 triliun yaitu 2 kali lebih besar dari total utang luar negeri pemerintah Indonesia (sovereign debt). Seharusnya Indonesia mampu membayar utang luar negeri dan mencapai pertumbuhan ekonomi yang jauh lebih cepat dibandingkan saat ini.

VCC vs Danantara
Variable Capital Company (VCC) diluncurkan di Singapura tgl 15 Januari 2020. VCC merupakan konsep ‘Manajemen Pengelolaan Dana’ yang fleksibel dan merahasiakan informasi para pemilik dana. VCC juga memberikan beraneka ragam kemudahan operasional dan pajak. VCC bertujuan untuk menyaingi negara negara Surga Pajak (Tax Heaven) penyedia perusahaan cangkang seperti Cayman Island, British Virgin Island Luxemburg dll.

Hebatnya, dalam waktu hanya 4 tahun, Asset Under Management (AUM) atau dana yang dikelola VCC telah mencapai AS$ 6 Trilyun (10 kali PDB Singapura).

Selain VCC Singapura memiliki manajemen pengelola dana Temasek dan GIC dengan total dana yang dikelola (AUM) melebihi AS$ 1 Trilyun.

Indonesia baru mulai membentuk Danantara sebagai asset manajemen di awal tahun 2025 dengan melakukan ‘window dressing’ mengalihkan pembukuan asset BUMN yang sudah ada, dengan nilai total asset sekitar AS$900 Milyar.
Namun jika yang dihitung adalah nilai pasar total saham BUMN yang dimiliki Danantara, jumlahnya sekitar AS$270 Milyar.

Pelajaran:
Dari dua jalan berbeda antara Singapura dan Indonesia, tampak jelas mengapa kesejahteraan Singapura berkembang sangat pesat. Mereka memiliki kemampuan sebagai ekstraktor ekonomi yang tinggi. Kemampuan tersebut diperkuat oleh jaringan industri perbankan dan keuangan yang beroperasi diluar Singapura. Pendapatan perbankan Singapore dari transaksi keuangan internasional sangat besar kontribusinya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

Kenyataan ini dapat dilihat dari total asset perbankan Singapura mencapai 5,29 X lebih besar dari ekonomi (PDB) Singapura. Dibandingkan dengan Indonesia, total asset Perbankan hanya 0,5 X PDB .

Singapura telah membuktikan kekuatannya dalam melakukan ekstraksi kekayaan ekonomi negara-negara lain termasuk Indonesia.

Indonesia akan sulit untuk mengejar Singapura kecuali pemerintah secara sungguh-sungguh berniat mencegah praktek ‘under invoicing’ dalam ekspor komoditas untuk meningkatkan pendapatan negara secara signifikan.

Pemerintah harus membatalkan konsesi Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Hak Guna Usaha (HGU) Perkebunan kepada pengusaha eksportir yang keras kepala tetap melakukan ‘under invoicing’.

Hal ini akan sulit terlaksana jika pengusaha berkolusi dengan penguasa. Oleh karena itu:”Jangan salahkan Singapura, salahkan lah diri kita sendiri!”

Laksamana Sukardi, Politikus Senior.

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Salah Asuhan Penyebab Indonesia Karut-Marut

JAKARTA – Kenapa Indonesia bisa mengalami keadaan yang begitu karut-marut

Dari Insentif Kelahiran ke Investasi Aset Manusia: Belajar Cara Bijak Membiayai Anak dari Singapura?

SINGAPURA-JAKARTA – Singapura kembali memperlihatkan bahwa kebijakan kependudukan tidak selalu
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88