2 years ago
1 min read

Hamas Menolak Tuntutan-Tuntutan Baru Israel

Korban pembantaian Israel terhadap warga sipil di Nuseirat, Jalur Gaza, mencapai 274 orang. (Foto: Madhyamam)

JAKARTA – Setelah dimulainya ronde terbaru perundingan gencatan senjata perang Israel-Hamas di Jalur Gaza, sumber-sumber dari Hamas mengatakan delegasi Israel bertujuan menambah tuntutan-tuntutan Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, ke dalam proposal gencatan senjata yang disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden.

Tidak hanya itu, kelompok tersebut menyatakan mereka menolak tuntutan-tuntutan baru yang disampaikan oleh Netanyahu. “Hamas dengan tegas menolak persyaratan Netanyahu,” ujar mereka.

Sumber-sumber tersebut juga membantah berita dari media-media Israel dan internasional kalau perundingan gencatan senjata berlangsung secara positif. Mereka mengatakan klaim tersebut tidak benar dan menyesatkan.

“Semua bocoran media Israel dan internasional yang menggambarkan pembicaraan itu positif, tidak berdasar dan menyesatkan. Mereka (Israel) berusaha mengulur waktu dengan harapan dapat menahan eskalasi regional setelah pembunuhan Haniyah,” kata mereka.

Israel-Hamas sulit sepakat

Sementara itu, Amerika Serikat (AS), Mesir, dan Qatar, mengeluarkan pernyataan bersama yang menyatakan perundingan gencatan senjata di Jalur Gaza berlangsung secara serius dan konstruktif.

“AS dengan dukungan Mesir dan Qatar, menyampaikan kepada kedua belah pihak proposal penghubung yang sejalan dengan prinsip-prinsip yang ditetapkan oleh Presiden Biden pada 31 Mei 2024 dan Resolusi Dewan Keamanan No.2735,” bunyi pernyataan bersama itu.

Pernyataan tersebut menjelaskan proposal yang sedang dibahas merupakan tindak lanjut dari kesepakatan-kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya. Dan proposal itu menjembatani celah-celah yang masih ada.

“Proposal ini dibuat berdasarkan kesepakatan selama seminggu terakhir, dan menjembatani celah-celah yang ada sehingga memungkinkan implementasi kesepakatan yang cepat,” lanjut pernyataan itu.

Hamas yang tidak menghadiri ronde terbaru perundingan gencatan senjata itu menegaskan pihak-pihak yang berunding harus mulai fokus menerapkan kesepakatan-kesepakatan yang sudah ada, alih-alih melakukan pembicaraan lebih lanjut.

Hingga kini, Hamas dan Israel, telah bergerak maju dan mundur membahas kerangka penerapan tiga-tahap untuk kesepakatan yang diajukan oleh AS, Qatar, dan Mesir sebelumnya.

Pembicaraan gencatan senjata itu juga pernah berhenti setelah pembunuhan terhadap Haniyah di Teheran.* (Bayu Muhammad)

Baca juga: Mahmoud Abbas Siap Pertaruhkan Nyawa

2 Comments

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Go toTop

Jangan Lewatkan

Lebanon-Israel Berunding di Roma

LEBANON – Lebanon dan Israel kembali duduk di meja perundingan. Kali

Peringatan Vance ke Israel Menandai Babak Baru Relasi AS-Israel

Tak akan ada perpecahan, tapi suasananya tak akan sama lagi.
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88