2 years ago
1 min read

Ribuan Warga Gaza Mengungsi dari Khan Younis

Warga Gaza meninggalkan Khan Younis. (Foto: Aljazeera)

JAKARTA – Ribuan orang telah kabur dari kota Khan Younis di Gaza Selatan setelah militer Israel mengumumkan operasi militer baru untuk mengusir militan-militan Hamas yang dipercaya sedang mengungsi di sana.

Bahkan di kawasan al-Jala, yaitu bagian selatan Khan Younis, yang sempat dijadikan zona kemanusiaan oleh militer Israel, para penduduk telah mengemasi barang-barang milik mereka.

Seorang warga berusia 42 tahun, Amal Abu Yahia, mengatakan sudah tidak tahu harus pergi ke mana lagi. Ia mengaku kalau perpindahan itu merupakan yang keempat kalinya dalam perang Israel-Hamas di Jalur Gaza ini.

Adapun kebanyakan dari Jalur Gaza sudah menjadi reruntuhan. Kota Khan Younis sendiri mengalami kehancuran yang luas dalam kampanye Israel Defense Forces (IDF) yang berlangsung selama berbulan-bulan untuk menguasainya pada awal tahun.

Kini, pasukan-pasukan Israel terpaksa kembali ke area-area yang sebelumnya sudah diyakini aman dari milisi-milisi Hamas. Mereka harus kembali bertempur dengan Hamas dan kelompok milisi-milisi lainnya yang berkumpul di area-area perkotaan.

‘Warga Gaza terjebak’

Pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertanggungjawab mengurus pengungsi, Philippe Lazzarini, mengatakan warga Gaza terjebak dan tidak punya tempat lagi untuk melarikan diri.

“Masyarakat Gaza terjebak dan tidak punya tempat tujuan. Hanya dalam beberapa hari terakhir, lebih dari 75.000 orang mengungsi di barat daya Gaza,” ujarnya.

Lazzarini juga menjelaskan kalau para pengungsi akan pergi ke tempat-tempat yang sudah penuh dan sesak.

“Ada yang hanya mampu membawa anak-anaknya, ada pula yang membawa seluruh hidupnya dalam satu tas kecil. Mereka pergi ke tempat-tempat yang penuh sesak dimana tempat penampungan sudah penuh,” sambungnya.

Keadaan menjadi semakin pelik bagi para pengungsi di Jalur Gaza karena tidak dapat kepastian mengenai zona kemanusiaan yang aman. Kawasan-kawasan yang sebelumnya ditetapkan sebagai zona kemanusiaan oleh Israel juga menjadi sasaran pengeboman dari waktu ke waktu.

Sekarang, militer Israel akan melancarkan operasi baru di Khan Younis di tengah-tengah munculnya spekulasi bahwa perundingan gencatan senjata akan berlanjut di Kairo atau Doha minggu ini.* (Bayu Muhammad)

Baca juga: Amerika hingga Yordania Minta Iran Menahan Diri

Komentar

Your email address will not be published.

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Eksplorasi Ritme Permainan Berbasis Data Real-Time Menghadirkan Perspektif Segar dalam Dunia Gaming Interaktif
Evaluasi Matematis Pola Distribusi Simbol Mahjong Ways Dalam Ekosistem Kombinasi Dengan Variasi Nonlinier
Investigasi Pola Adaptif Grid Mahjong Ways Dalam Menghasilkan Distribusi Simbol Dengan Struktur Variatif
Studi Komputasional Dinamika Interaksi Reel Mahjong Ways 3 Menggunakan Kerangka Sistem Stokastik Berkelanjutan
Adopsi Teknologi Machine Learning Menghadirkan Tren Baru dalam Pengembangan Sistem Game Interaktif Modern
Inovasi Visual dan Algoritma Dinamis Menghadirkan Dimensi Pengalaman Baru pada Platform Gaming Masa Kini
Kajian Probabilistik Ragam Kombinasi Mahjong Ways 2 Menggunakan Model Distribusi Interaktif Multilevel
Metode Statistik Adaptif Kini Menjadi Kunci Memahami Pergeseran Ekosistem Game Digital Modern
Evolusi Sistem Interaktif Masa Kini Membentuk Cara Baru Pengguna Memahami Dinamika Digital Harian
Studi Perilaku Digital Terkini Mengungkap Pergeseran Strategi Pengguna dalam Ekosistem Interaktif Modern
Go toTop

Jangan Lewatkan

Trump Tunda ‘Serangan Terjadwal’ ke Iran, Sebut Ada Negosiasi Serius

DOHA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan akan menunda

179 Aktivis GSF Diculik, Relawan Indonesia Tetap Bersiap Berlayar

MEDITERANIA — Misi kemanusiaan global menuju Gaza kembali diuji. Sebanyak 179
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88