JAKARTA – Kelompok Hamas memilih Yahya Sinwar sebagai Kepala Biro Politik (Politburo)-nya yang baru untuk menggantikan Ismail Haniyah.
Sinwar mengisi posisi tersebut setelah pemegang jabatan lamanya, Haniyah dibunuh di Teheran, Iran, beberapa waktu lalu.
Pengangkatan Sinwar diumumkan oleh Hamas pada Hari Selasa (6/8/2024) lalu dalam pesan singkat yang disiarkan melalui media Iran yang pro-Hamas.
Adapun Sinwar sendiri dipercaya sebagai dalang di balik serangan Hamas 7 Oktober 2023 lalu terhadap Israel.
Ia juga diyakini bersembunyi di terowongan-terowongan bawah tanah yang tersebar di seantero Jalur Gaza.
Sinwar merupakan pembuat keputusan utama Hamas di Jalur Gaza. Dan mengawasi penahanan 120 tawanan Israel yang ada di sana.
Ia merupakan salah satu pendiri Hamas dan dilihat sebagai tokoh yang kuat di dalamnya. Ia sempat menjadi kepala intelijen Hamas.
Israel buru Sinwar
Peneliti Carnegie Endowment, Aaron David Miller, mengatakan pengangkatan Hamas menunjukkan wajah asli Hamas.
“Dalam memilih Sinwar untuk memimpin Hamas, organisasi tersebut mengesampingkan segala perbedaan antara para pemimpin eksternal dan internal dan ilusi moderasi apapun yang ada untuk mengungkapkan wajah aslinya,” ujarnya.
Kepala Politburo Hamas yang lama, Haniyah, dikenal sebagai seorang moderat. Ia dipandang sebagai penengah antara Israel dan Sinwar yang memimpin Hamas di Jalur Gaza.
Berbeda dengan citra Haniyah, Sinwar diyakini membuat keputusan untuk menyerang Israel pada 7 Oktober 2024 lalu tanpa mengabarkan kepemimpinan Hamas lainnya yang ada di Qatar.
Dengan terpilihnya Sinwar untuk mengisi jabatan yang pernah dipegang oleh Haniyah, kini tidak ada perbedaan lagi antara kubu yang moderat dan ekstrim dalam Hamas.
Juru Bicara (Jubir) Israel Defense Forces (IDF), Laksamana Muda, Daniel Hagari, merespons keras pengangkatan Sinwar.
“Hanya ada satu tempat untuk Yahya Sinwar, yaitu di samping Mohammed Deif dan teroris 7 Oktober lainnya. Itulah satu-satunya tempat yang kami persiapkan dan rencanakan untuknya,” katanya.* (Bayu Muhammad)
Baca juga: Haniyah Dimakamkan, Timur Tengah Memanas
