2 years ago
1 min read

JPPI: Kembalikan Pendidikan sebagai ‘Public Goods’

Ilustrasi anak putus sekolah. (Foto: Web)

JAKARTA – Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menuntut agar pemerintah kembali melihat pendidikan sebagai public goods, alih-alih kebutuhan tersier masyarakat.

Koordinator Nasional (Kornas) JPPI, Ubaid Matraji, menilai pernyataan Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek, Tjitjik Tjahjandarie, baru-baru ini bisa melukai perasaan masyarakat dan mengecilkan mimpi anak-anak bangsa untuk kuliah.

Dengan tegas, Tjitjik mengatakan pendidikan tinggi (PT) merupakan kebutuhan tersier bagi masyarakat.

Jika PT ditempatkan sebagai kebutuhan tersier, Ubaid menanyakan bagaimana selama ini peran pemerintah dalam memenuhi pembiayaan pendidikan dasar dan menengah yang masih dianggap primer.

Menurut Ubaid, kemampuan orang-orang untuk membayar biaya sekolah merupakan faktor utama penyebab anak tidak sekolah (ATS) di Indonesia.

Hingga kini, ATS ditemukan di semua jenjang pendidikan. Mulai dari SD (0.67%), SMP (6,93%), dan SMA/SMK (21,61%). Totalnya ada sebanyak tiga juta lebih ATS yang ada di Indonesia.

Mirisnya, kenyataan bahwa pendidikan masih harus dibayar sekarang bertolak belakang dengan Amanah pendidikan bebas biaya di Pasal 31 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan Pasal 34 di UU Sisdiknas.

Kemudian, data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2023 menunjukkan hanya sebanyak 10,15% penduduk Indonesia berusia 15 tahun ke atas yang sudah menamatkan pendidikan sampai jenjang PT.

Oleh karena itu, JPPI meminta pemerintah untuk mengembalikan posisi pendidikan kita sebagai public good dan menolak komersialisasi di PT, khususnya di lembaga PT yang berkedudukan sebagai PTNBH.

Menurut JPPI, pemerintah memiliki tugas untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal tersebut diamanatkan oleh UUD 1945.

Setiap warga negara harus mendapatkan kesempatan yang sama (non-excludability) dan tidak berkompetisi (non-rivalry) untuk mendapatkan pendidikan.

Lebih lanjut, JPPI meminta agar Kemendikbudristek mencabut Permendikbudristek No. 2 Tahun 2024 tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi yang selama ini dijadikan landasan kampus untuk menentukan besaran tarif UKT.

UKT yang menjadi biaya kuliah sedang menjadi polemik belakangan ini karena ditemukan meningkat di kampus-kampus seantero Indonesia.* (Bayu Muhammad)

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Mimpi Indonesia Emas di Bawah Atap Sekolah Reot dan Bocor

JAKARTA – Indonesia sedang menaruh harapan besar pada tahun 2045.

JPPI Ingatkan Presiden Jangan Gonta Ganti Buku Pelajaran

JAKARTA — Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mengingatkan Presiden Prabowo Subianto
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88