2 years ago
4 mins read

Hubungan Diplomatik Indonesia-Israel dalam Asa Gus Dur

Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. (Foto: Web)

Selain itu, diplomasi yang dilakukan oleh berbagai negara Arab, termasuk Mesir, Turki, dan Yordania masih belum membuahkan hasil yang manis. Konflik Israel-Palestina yang mengakibatkan peperangan dan kematian di Jalur Gaza belum juga berakhir.

Di sini kita dapat melihat kecacatan dalam argumen pihak-pihak yang menginginkan agar Jakarta membuka hubungan diplomatik dengan Tel Aviv dalam rangka menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

Pertama, dikatakan bahwa Gus Dur merasa pihak-pihak yang ia temui dari elemen Yahudi, Arab, Muslim, dan Kristen menginginkan perdamaian.

Nyatanya, konflik antara Israel-Palestina terkini yang mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa tidak mencerminkan adanya keinginan, terutama dari Israel untuk berdamai.

Kedua, dikatakan pula bahwa Gus Dur percaya Indonesia bisa mengupayakan perdamaian Israel-Palestina jika melakukan peresmian hubungan diplomatik dengan negara berbendera bintang Daud itu.

Kepercayaan tersebut dipatahkan oleh fakta bahwa negara-negara yang melakukan peresmian hubungan diplomatik dengan Israel, terutama Mesir dan Yordania masih belum dapat mengakhiri konflik dan mewujudkan kemerdekaan Palestina.

Padahal, seperti dalam kasusnya Mesir dan Yordania, mereka telah berhubungan dengan Israel sejak lama. Tapi belum dapat mendatangkan hasil yang memuaskan bagi rakyat Palestina.

Harus kita akui Gus Dur punya segala pembenaran untuk membuka hubungan Indonesia dengan Israel. Gus Dur juga tidak salah apabila berharap Indonesia dapat berkontribusi mengakhiri konflik Israel-Palestina waktu itu.

Tapi sayangnya keadaan sudah berubah. Optimisme dan euforia perdamaian yang dialami Gus Dur telah berubah menjadi pesimisme dan kesedihan dunia melihat bangsa Palestina digempur oleh Israel.

Harapan kemerdekaan Palestina yang diwujudkan melalui pembukaan hubungan diplomatik dengan Israel telah sirna. Sejarah menjadi buktinya.

Oleh karena itu, posisi Indonesia kini sudah benar. Seperti yang disampaikan oleh pihak pemerintah, seperti Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, Indonesia tidak akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel sebelum Palestina merdeka.

Israel telah berulangkali gagal menetapi komitmennya menghentikan konflik dan berdamai dengan Palestina habis menerima tunas pohon zaitun perdamaian yang diulurkan oleh negara-negara lain.

Kini, waktunya mereka mengulurkan tunas pohon zaitan perdamaian itu, dalam bentuk kemerdekaan Palestina sesuai dengan rencana solusi dua negara, kepada dunia.  Baru setelah rakyat Palestina diberikan kemerdekaannya, Indonesia bisa membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Jika Gus Dur masih hidup, ia mungkin akan menarik kembali rencananya mendamaikan Indonesia dengan Israel. Sebab, Gus Dur merupakan tokoh bangsa yang berusaha meresapi pikiran dan perasaan dunia di sekitarnya sebelum akhirnya membuat suatu kebijakan.

Ia tidak akan ingin Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan Israel sebelum semua pihak meletakkan senjatanya dan siap untuk kembali berdamai.* (Bayu Muhammad)

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88