2 years ago
4 mins read

Hasan Nasbi (2): Bermula di Perpustakaan

Pendiri Cyrus Network, Hasan Nasbi. (Foto: Totalpolitik.com)

JAKARTA – Walau berperan penting dalam pemenangan pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024, namun Hasan enggan jemawa. Ia tak mau dianggap sosok yang paling penting dalam tim kampanye Paslon 02 itu.

“Mungkin ada sedikit peran kitalah untuk mengisi narasi. Ada sedikit peran kitalah untuk meng-counter isu-isu negatif. Tapi ya, peran orang lain juga banyak,” ujarnya merendah.

Ia mencontohkan podcast pribadinya sebagai corong narasi, namun subscriber-nya tak banyak. Hingga kini subscriber-nya baru mencapai 45 ribu orang.

“Yang nonton itu saja paling cuma 40 ribu. Yang 100 ribu itu jarang. Tapi ketika dipotong oleh orang lain. Ditaruh di channel mereka, yang nonton jutaan. Yang berjasa yang mana? Yang berjasa yang motong. Jasa mereka juga besar,” ungkap Hasan.

Karena merekalah, imbuh Hasan, video itu jadi viral. Diunggah di kanal Benteng Prabowo jadi ditonton jutaan orang, minimal ratusan ribu. “Jasa orang kayak gitu juga besar, tapi dia nggak kena kamera. Sampai kepada publik itu dia yang menyebarkan,” paparnya.

Jadi kerja sama dalam tim atau team work itu paling penting?

Makanya, saya sebenarnya nggak happy itu lihat ada satu-dua konsultan yang mengklaim. Dapat Rekor MURI-lah. Apa segala macam. Dapat rekor ini. Memenangkan lima presiden. Eh, ini kita menangkan ramai-ramai. Belum tentu peran Anda lebih besar daripada orang-orang yang nggak tertangkap kamera loh.

Wah, itu luar biasa. Kita nggak bisa nafikan itu. Orang yang sabar bersama Pak Prabowo 20 tahun terakhir. Menemani Pak Prabowo di tengah berbagai kekalahan, peran mereka besar loh. Jadi, nggak usah klaim-klaimlah. Kalau yang bisa klaim sukses itu, misalnya yang di puncak-puncak saja.

Misalnya, Bang Dasco (Ketua Harian Partai Gerindra-Sufmi Ahmad Dasco). Atau misalnya, Bang Rosan (Ketua Umum TKN-Rosan Roeslani). Bang Nusron (Sekretaris TKN-Nusron Wahid), bolehlah. Mereka posisi-posisi puncak yang mengoordinasi banyak hal. Kalau kita remah-remah ini main klaim-klaim apaan?

Oke, sekarang coba ceritakan bagaimana awalnya Anda kenal Pak Jokowi?

Kalau ketemu dan kenal Jokowi itu mungkin bulan Desember tahun 2011 di UI. Di perpustakaan pusat UI. Di luar itu, ada Starbuck di sana. Pak Jokowi habis kasih pidato kayaknya di Aula BNI. Saya janjian sama ajudannya pengen ketemu Pak Jokowi. Saya bertemu bertiga; saya, Prof Hamdi Muluk, dan Pak Jokowi.

Kita waktu itu misinya cuma satu, karena berdasarkan hasil riset kita terhadap 160 opinion leader, orang yang paling qualified untuk mimpin Jakarta versi para expert—sebanyak 160 expertwaktu itu, Joko Widodo nomor satu. Dan kita bawa hasil itu. Ketemu Pak Jokowi. Meyakinkan dia supaya mau maju Pilgub DKI. Tapi jawabannya waktu itu kan kita bisa tebaklah.

Pak Jokowi bilang, ‘Nggak maulah, saya jadi Wali Kota (Solo) juga udah syukurlah.’ Kira-kira begitu. Itu awal-awal pertemuan dengan Pak Jokowi. Ketika beliau maju, beliau panggil kami. Waktu itu kesannya saya kerja di darat saja, nggak tampil di media. Karena yang tampil di media waktu itu ada Mas Eep (Eep Saefulloh Fatah), Pak Andrinof (Andrinof Chaniago), dan Qodari (Muhammad Qodari).

Anda ‘tak tersorot’ kamera dong?

Kalau kita di darat saja kerjanya. Waktu itu belum ketangkap kamera. Tapi orang tahu, karena kerja daratnya masif waktu itu. Orang tetap tahu. Tetap dimuat berita. Dan yang punya war room untuk 13 ribu TPS diseluruh Jakarta waktu itu cuma kita. Jadi kayak gitu kira-kira permulaannya. Tapi habis itu, lanjut 2014. Pak Jokowi maju, kita diminta bantu juga. Pada 2019, Pak Jokowi maju lagi, dan kita diminta bantu lagi.

Bagaimana dengan Pak Prabowo di Pemilu kali ini?

Kalau ini, saya menyodorkan diri ke Pak Prabowo. Pak Prabowo itu agak merendah dia. Beliau ngomong di media, ‘Makanya cepat-cepat saya ambil Mas Hasan.’ Nah suka gitu kan. Di pidato dia bilang, ‘Terima kasih sudah membantu saya. Saya nggak mau kalah, sekarang saya cepat-cepat ambil Mas Hasan.’

Sebenarnya, saya mengajukan diri. Pada Bulan Juli atau Agustus, saya bilang sama Pak Prabowo, ‘Pak,saya akan bantu Bapak, baik dikontrak maupun nggak dikontrak.’ Sebenarnya diskusinya sudah panjang. Dari bulan Februari, Maret, sampai Juli itu, kita sudah panjang diskusi.

Anda sempat minta izin Pak Jokowi untuk bantu Pak Prabowo?

Saya nanya juga sama Pak Jokowi waktu itu, ‘Pak, saya kalau dukung Pak Prabowo boleh nggak, Pak?’ Makanya Pak Jokowi bilang waktu itu, ‘Ya, saya sudah tahu kamu mau ke sana (dukung Prabowo).’ Sudah kelihatan itu kecenderungan-kecenderungan kita.

Dia (Jokowi) sudah bisa baca itu. Saya juga mengajukan diri jadi jubir. Saya ke ngomong Bang Dasco. Karena saya kan sudah nggak pegang perusahaan lagi. Sudah nggak pegang Cyrus lagi. Sudah nggak pegang konsultan politik lagi. Mau ngapain saya? Saya mengajukan diri jadi jubir.

Nama Anda ada dalam susunan tim di TKN?

Setelah tim TKN terbentuk, nggak ada nama saya itu di awal. Karena memang belum mengajukan diri. Habis itu, saya mengajukan diri sebagai salah satu anggota (tim). Setelah itu, jadilah saya jadi Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN). Bukan sebagai konsultan loh.

Sebagai orang yang pernah kerja dengan Jokowi dan Prabowo, bagaimana Anda melihat sistem kerja tim kedua orang ini?

Kalau timnya Pak Jokowi biasanya terdesentralisasi. Jadi, Pak Jokowi ngurus satu-satu tuh. Tim A, tim B, tim C, apa segala, macam diurus sendiri oleh Pak Jokowi. Walaupun ada tim kampanye, tapi yang relawan, yang pasukan apa, konsultan diurus satu-satu sama Pak Jokowi.

Kalau Pak Prabowo ini terpusat di TKN. Jadi, mereka yang membagi tugas. Kalau kita ngomong-ngomonglebih terorganisir, lebih terorganisir yang sekarang. Tapi yang lebih personal hubungannya, lebih dekat dengan kandidat, pasti lebih dekat zamannya Pak Jokowi. Karena satu-satu diurus sama Pak Jokowi.

Pak Jokowi punya staminalah  dan waktu buat ngurus itu satu-satu. Bahkan, relawan kecil saja bisa ketemu private sama Pak Jokowi. Kalau yang Pak Prabowo itu lebih tersentralisasi. Jadi, semua diurus oleh TKN.Bedanya itu aja.

Dulu orang menganggap Pak Prabowo itu tipikal pemarah. Setelah Anda dekat dengannya, bagaimana penilaian Anda?

Dulu mungkin narasinya penuh kemarahan, pada dua pemilu sebelumnya. Kalau sekarang, narasi-narasi penuh kemarahan malah dari pihak 03 dan 01. Yang marah aja kerjaannya.  Nah, Bangsa Indonesia itu sebagian besar nggak suka dengan narasi kemarahan.

Dulu Pak Prabowo ini sebenarnya nggak pernah menyampaikan narasi kemarahan. Tapi kan orang-orang di sekitarnya waktu itu, yang sekarang mendukung Mas Anies, kan narasinya sama, narasi kemarahan.

Orang Indonesia itu nggak suka dengan narasi kemarahan dan nggak suka dengan narasi merendahkan. Makanya, Pak Prabowo itu naik tajam itu pasca debat ketiga. Orang-orang nggak mau percaya saya bilang, ‘Pasca debat ketiga (elektabilitas) pasti naik kok.’ Burhan menemukan angka yang sama pasca debat ketiga. Yang lain juga menemukan angka yang sama. Tapi yang lain masih denial.

Apakah penilaian Anies dengan skor 11 itu berpengaruh terhadap kenaikan elektabilitas Prabowo?

Pak Prabowo itu begitu dibilang nilainya lima, dikasih nilai 11, dengan ekspresi muka Pak Prabowo yang sedih, dipergunjingkan kayak gitu tanpa bisa membalas sepatah kata pun. Itu membuat migrasi suara luar biasa kencang pada waktu itu. Dan nggak berhenti.

Kita survei Bulan Januari itu, akhir Januari itu sudah 55 persen. Makanya, Pak Jusuf Wanandi waktu tampil di Total Politik bilang, ‘Udah 55 (persen) kata Hasan.’ Memang angkanya waktu itu 55 persen kita. Tapi Februari ternyata naik terus.

Jadi satu putaran itu bukan hal yang mustahil?

Kalau kita sih, waktu habis debat ketiga, sudah percaya ini satu putaran. Karena waktu itu angkanya sudah 49 persen. Waktu 49 persen, saya sudah yakin satu putaran. Karena kan masih ada angka rahasia. Angka tidak menjawab kan masih ada. Kalau angka rahasia dan tidak menjawab itu didistribusikan secara proporsional aja, bisa satu putaran. Oke, itu yang namanya membaca data. (bersambung)

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia
Tampilan Visual Ikonik Scatter Hitam Menjadi Sorotan Utama Dengan Sensasi Misteriusnya
Target Maxwin Diraih Melalui Strategi Menjaga Ketahanan Modal Harian
Fondasi Utama Meraih Hasil Maxwin Secara Bertanggung Jawab Adalah Ketenangan
Fenomena Hasil Maxwin Terencana Diraih Dengan Kunci Utama Mengendalikan Keputusan Terburu-Buru
Pengalaman AI dan Visual Interaksi Meja Siaran Paling Jernih Dihadirkan Oleh Live Kasino
Ritme Pengalaman Menikmati Hiburan Studio Tanpa Bepergian Dihadirkan Live Kasino
Arsitektur Grafis Digital Pragmatic Play Diakui Kekuatannya Oleh Banyak Pihak
Ulasan Tema Petualangan Menegangkan Dari Pragmatic Play Disambut Hangat Oleh Penggemar
Desain Karakter Menghibur Dari Pragmatic Play Selalu Menunjukkan Kreativitas Yang Relevan
Elemen Scatter Hitam Selalu Menggoda Dengan Pesona Tampilan Ikonik Yang Misterius
Go toTop

Jangan Lewatkan

Prabowo: Kopdes Merah Putih Sudah Saya Pikirkan Sejak Lama

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan gagasan pembentukan Koperasi Desa (Kopdes)

Prabowo Apresiasi Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan dan MBG

JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi peran aktif Kepolisian Negara Republik
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88