5 months ago
2 mins read

Trump Tunda ‘Serangan Terjadwal’ ke Iran, Sebut Ada Negosiasi Serius

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Aljazeera)

DOHA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan akan menunda “serangan terjadwal” terhadap Iran atas permintaan para pemimpin kawasan Timur Tengah. Menurut dia, keputusan berbalik arah itu diambil setelah muncul perkembangan bahwa “negosiasi serius kini sedang berlangsung”.

“Kesepakatan akan tercapai, yang akan sangat dapat diterima oleh Amerika Serikat, juga semua negara di Timur Tengah, dan bahkan di luar itu,” tulis Trump melalui akun Truth Social miliknya.

Belum jelas terobosan apa yang—jika ada—berhasil dicapai dalam negosiasi yang sebelumnya mandek untuk mengakhiri konflik antara AS, Israel, dan Iran.

Namun Trump menyebut intervensi sejumlah pemimpin, termasuk Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, sebagai faktor yang mengubah keputusannya.

“Saya telah menginstruksikan Menteri Perang Pete Hegseth, Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Daniel Caine, dan militer Amerika Serikat, bahwa kita TIDAK akan melaksanakan serangan terjadwal terhadap Iran besok,” tulis Trump seperti dikutip Aljazeera.

Meski demikian, ia menambahkan bahwa dirinya juga menginstruksikan mereka untuk siap melaksanakan serangan penuh skala besar terhadap Iran kapan saja, jika kesepakatan yang dapat diterima gagal dicapai.

Unggahan terbaru Trump itu muncul setelah beberapa hari retorikanya terhadap Iran semakin keras. Sehari sebelumnya, ia menulis bahwa “waktu terus berjalan” bagi pejabat Iran untuk mencapai kesepakatan, atau “tidak akan ada yang tersisa dari mereka”.

Pakistan diketahui bertindak sebagai mediator sejak AS bergabung dengan Israel menyerang Iran pada 28 Februari, yang memicu perang yang masih berlangsung.

Trump berulang kali menyatakan perang itu diperlukan untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir, meski Iran membantah memiliki ambisi tersebut. Dalam unggahan Senin itu, Trump kembali menegaskan isu senjata nuklir sebagai garis merah.

“Kesepakatan ini, yang paling penting, TIDAK AKAN MENGIZINKAN IRAN MEMILIKI SENJATA NUKLIR,” tulisnya.

Selain membatasi kemampuan Iran memperkaya uranium, pemerintahan Trump juga berupaya memutus hubungan Iran dengan sekutu regionalnya serta membongkar persenjataan rudal dan kekuatan angkatan laut Iran.

Namun Iran menilai tuntutan Trump berlebihan. Di sisi lain, Teheran meminta aset-aset Iran yang dibekukan dicairkan dan sanksi ekonomi asing dicabut.

Kontrol atas Selat Hormuz juga menjadi titik sengketa. Iran membatasi jalur perdagangan di perairan strategis tersebut, sementara AS merespons dengan blokade angkatan laut.

Sebelumnya, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menulis di media sosial bahwa pemerintahnya akan tetap menjaga kepentingan negaranya dalam kondisi apa pun.

“Dialog tidak berarti menyerah,” kata Pezeshkian. “Republik Islam Iran memasuki dialog dengan martabat, kewibawaan, dan perlindungan hak-hak bangsa, serta tidak akan mundur dari hak-hak sah rakyat dan negara dengan cara apa pun.”

Iran dan AS sempat mencapai kesepakatan gencatan senjata pada 8 April, setelah serangkaian ancaman Trump, termasuk pernyataannya bahwa “sebuah peradaban akan mati” jika Iran tidak mengubah sistem pemerintahannya. Namun gencatan senjata itu dinilai rapuh, dengan kedua pihak saling menuduh melanggar kesepakatan.

Pada akhir April, Trump sempat mengumumkan pengiriman utusannya Steve Witkoff dan menantunya Jared Kushner ke Pakistan untuk negosiasi konflik, tetapi kemudian membatalkan keterlibatan mereka karena frustrasi terhadap perkembangan dialog.

Perang dengan Iran juga menjadi beban politik bagi Trump. Partai Republik menghadapi persaingan ketat menjelang pemilu sela AS pada November mendatang.

Survei The New York Times yang dirilis Senin pagi menunjukkan 64 persen warga dewasa AS menilai keputusan berperang dengan Iran merupakan langkah yang keliru.

Menurut pejabat Pentagon, perang tersebut sejauh ini telah menghabiskan sedikitnya 29 miliar dolar AS, sementara sejumlah pakar memperkirakan biayanya jauh lebih besar.

Koresponden Aljazeera di Teheran, Almigdad Alruhaid, melaporkan bahwa retorika Trump sejauh ini belum banyak memengaruhi para pemimpin Iran.

“Mereka menunjukkan sikap menentang, bukan konsesi, terhadap retorika Donald Trump seperti ini. Mereka juga menekankan pentingnya kepercayaan dan rasa hormat timbal balik,” katanya.

Sebagian analis menilai pesan terbaru Trump lebih ditujukan kepada negara-negara Teluk seperti Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, yang ikut terdampak serangan rudal akibat perang yang terus berlangsung.

Direktur Eksekutif Gulf International Forum, Dania Thafer, mengatakan negara-negara tersebut berharap konflik tidak semakin meluas. “Apa yang mereka inginkan adalah solusi atas krisis yang sedang mereka hadapi,” ujarnya.

Thafer menambahkan, prioritas Trump dalam perang itu belum tentu sejalan dengan kepentingan sekutu-sekutu AS di kawasan Teluk. “Perlu dicatat, dari perspektif negara-negara Teluk, isu nuklir bukan prioritas utama,” jelasnya.

“Bagi mereka, pembukaan Selat Hormuz dan penanganan program rudal Iran yang telah meluncurkan ribuan rudal ke negara-negara Teluk merupakan isu inti,” tandas Thafer.*

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Houthi di Tengah Konflik Yaman dan Arab Saudi: Dinamika Keamanan Regional, Konflik Proksi, dan Kapabilitas Aktor Non-Negara di Timur Tengah

Houthi di Yaman dan Arab Saudi merupakan salah satu manifestasi

‘Kudeta’ Netanyahu Ancam Perang Gaza Tanpa Akhir

Penolakan pemimpin Israel terhadap peta jalan yang dipimpin AS akan
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88