16 hours ago
2 mins read

Cerita dari Tanah Suci: Dia yang Menunaikan Haji Seorang Diri

Mulia Dahlik Mustofa (kanan) usai shalat sunah di Bir Ali. (Foto: Chairul Akmad)

MADINAH – Mimpi menuju Tanah Suci sering kali lahir dari perjalanan panjang. Ada pula yang membawa kisah yang tak sekadar tentang keberangkatan, tetapi juga kehilangan. Bagi Mulia Dahlik Mustofa—jemaah haji asal Mendo Barat, Bangka Belitung—perjalanan hajinya adalah tentang penantian panjang, kebahagiaan, dan luka yang belum sepenuhnya sembuh.

Di sela menunggu rombongan yang masih melaksanakan shalat sunah ihram dan miqat di Bir Ali, Mulia bercerita dengan suara tenang. Sesekali ia tersenyum, tetapi pada bagian tertentu, nada bicaranya berubah pelan. Ada kesedihan yang masih terasa. 

Ini adalah pengalaman pertamanya menjejakkan kaki di Tanah Suci. “Walaupun belum sepenuhnya dilaksanakan, alhamdulillah sangat memuaskan. Terutama dalam pelayanan haji Indonesia,” katanya membuka percakapan.

Baginya, perjalanan ibadah kali ini terasa begitu berkesan, termasuk pelayanan petugas yang menurutnya sigap membantu jemaah dengan berbagai kondisi. Mulia datang dengan kondisi kesehatan yang membuat kakinya mudah sakit. Namun hal itu tak luput dari perhatian petugas.

“Dengan kondisi saya seperti ini, petugas harus siap menyiapkan kursi roda untuk saya. Walaupun kursi roda itu tidak saya inginkan, tapi mereka siap menyediakan karena posisi kaki saya sakit,” tuturnya.

Bahkan sebelum diminta, petugas lebih dulu menawarkan bantuan. Hal sederhana, tetapi bagi seorang jemaah yang tengah menempuh perjalanan ibadah jauh dari rumah, perhatian kecil seperti itu terasa besar artinya. “Layanan dari petugas haji Indonesia sangat memuaskan,” tegasnya.

Doa panjang di Raudhah
Namun di balik urusan teknis perjalanan, ada kebahagiaan lain yang jauh lebih dalam. Setelah penantian bertahun-tahun, akhirnya ia benar-benar tiba di tempat yang selama ini hanya hadir dalam doa.

“Sangat bahagia karena diimpikan oleh semua orang untuk pergi ke Tanah Suci ini,” katanya.

Perjalanan ini juga bukan perjalanan singkat menuju titik keberangkatan. Mulia mengaku menunggu sekitar 13 tahun hingga akhirnya tiba waktunya berangkat.

Dan meski belum melihat Ka’bah saat wawancara berlangsung, ada pengalaman lain yang sudah lebih dulu mengguncang hatinya: berziarah ke kawasan Raudhah, tempat yang selama ini hanya ia lihat dari televisi dan dengar dari pembicaraan orang.

“Yang paling mengesankan bagi saya, bisa melihat makam Nabi kita, Nabi Muhammad. Rasulullah SAW. Dan bisa ke Raudhah,” ungkapnya.

Di tempat yang sering disebut taman surga itu, Mulia tak hanya datang sekali. Ia datang dua kali. Dan di sana, ia larut dalam doa-doa panjang. “Saya bisa melaksanakan beberapa shalat di sana. Itulah yang sangat membuat saya bahagia.”

Saat ditanya apa yang dipanjatkannya, Mulia menjawab tanpa ragu. “Banyak, terutama untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat desa, dan untuk semua masyarakat supaya bisa menginjakkan kakinya ke Tanah Suci.”

Doanya tidak berhenti untuk dirinya sendiri. Ia membawa nama keluarga, kampung halaman, hingga orang-orang lain yang mungkin masih menyimpan mimpi pergi haji. 

Dia yang telah pergi
Tetapi di antara semua doa yang dipanjatkan, ada satu sosok yang agaknya paling sering hadir di dalam hatinya: suaminya. Di bagian inilah suara Mulia mulai terdengar berbeda.

Ia bercerita bahwa biaya keberangkatan haji berasal dari hasil kebun lada keluarga. Bertahun-tahun hasil panen dikumpulkan hingga cukup untuk biaya perjalanan. Namun saat impian itu hampir tiba, takdir berkata lain.

“Suami saya tidak bisa pergi. Dia meninggal sebelum keberangkatan, setelah penyetoran terakhir.”

Kalimat itu meluncur pelan. Sederhana. Tapi menyimpan kehilangan yang berat. Mereka semula merencanakan perjalanan itu bersama. Menjadi tamu Allah berdua. Menjalani ibadah yang sudah lama dipersiapkan bersama. Namun pada akhirnya, Mulia harus melangkah sendiri.

Ketika ditanya apa yang dirasakannya, jawabannya singkat, tetapi begitu dalam. “Sangat sedih. Ingin rasanya waktu diulang kembali supaya bisa berangkat sama-sama ke Tanah Suci.”

Barangkali, di antara jutaan langkah kaki jemaah yang berjalan di Tanah Suci tahun ini, ada langkah-langkah yang membawa kerinduan seperti milik Mulia: berjalan sendiri, tetapi sesungguhnya sedang membawa seseorang di dalam hati.

Kini ia tetap melanjutkan perjalanan itu. Melangkah perlahan. Mendoakan orang-orang yang dicintainya. Dan mungkin, di setiap doa yang dipanjatkan di Tanah Suci, terselip harapan sederhana: semoga suatu hari nanti dipertemukan kembali.*

Komentar

Your email address will not be published.

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan
Kajian Ritme dan Sebaran Aktivitas dari Evaluasi Sesi Pemula Mahjongways di Kasino Online
Standarisasi Operasional Kasino Online melalui Pemantauan Intensif Pergerakan RTP PGSoft Mingguan per User
Standarisasi Operasional Kasino Online lewat Kontrol Terukur terhadap Dinamika RTP Mingguan User
Bagaimana Strategi Adaptif Mahjongways Kasino Online Merespons Perkembangan AI di Industri
Modernisasi Algoritma Permainan Live RTP PGSOFT melalui Integrasi Teknologi AI
Analisis RTP PGSoft Berbasis Kalkulus Probabilis dalam Kerangka Konfigurasi Matematik Berakurasi Tinggi
Mahjong Ways 2 Kasino Online Tunjukkan Indikasi Stabilitas Ketika Pola Berulang Mulai Terbaca
Distribusi Data Nonlinear dalam Sistem Analitik Adaptif pada Gates of Olympus Super Scatter
Telaah Mendalam RTP dengan Kalkulus Probabilis dan Rancangan Konfigurasi Matematik Berpresisi Tinggi
Membaca Sosiometri Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Pengamatan Visual dan Stabilitas Sistem
Go toTop

Jangan Lewatkan

Dam Haji Harus Resmi dan Sesuai Fikih Jemaah

JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan pengelolaan dam bagi

Kemenhaj Pastikan 15 Menu Nusantara Siap untuk Puncak Haji

MAKKAH – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan konsumsi siap
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88