KABUPATEN BANDUNG– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat melalui Wakil Ketua II, Zaki Hilmi, memberikan arahan dalam kegiatan Pelatihan dan Pengukuhan Relawan BAZNAS Kabupaten Bandung yang berlangsung di Gunung Puntang pada 1–2 Mei 2026.
Dalam arahannya, Zaki Hilmi menegaskan bahwa peran BAZNAS tidak terbatas pada upaya pengentasan kemiskinan semata.
Ia menekankan bahwa BAZNAS juga harus hadir dalam berbagai aksi kemanusiaan, dengan mengedepankan prinsip responsif, tepat guna, tepat sasaran, serta menjunjung tinggi solidaritas dan akuntabilitas.
“Kehadiran BAZNAS harus dirasakan secara luas, tidak hanya dalam program ekonomi, tetapi juga dalam situasi darurat kemanusiaan. Relawan menjadi garda terdepan dalam memastikan bantuan tersalurkan dengan cepat dan tepat,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 27 peserta yang telah melalui proses seleksi ketat, meliputi administrasi dan wawancara. Seleksi tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan para peserta dalam mengemban peran sebagai Relawan BAZNAS Tanggap Bencana.
Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada kemampuan respons saat terjadi bencana, tetapi juga membekali peserta dengan pemahaman terkait edukasi dan mitigasi bencana.
Hal ini sejalan dengan komitmen Badan Amil Zakat Nasional dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi risiko bencana.
Dengan dikukuhkannya para relawan ini, diharapkan BAZNAS Kabupaten Bandung semakin kuat dalam menjalankan misi kemanusiaan, baik dalam penanganan darurat maupun dalam upaya pencegahan dan pengurangan risiko bencana di tengah masyarakat.*
