BANDARLAMPUNG — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai mengencangkan ritme jelang Muktamar ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Tahapan persiapan kini masuk fase krusial: pematangan teknis dan konsolidasi organisasi.
Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan seluruh proses berjalan sesuai jalur. Panitia inti sudah dibentuk, sementara detail teknis terus dirampungkan.
“Persiapan menuju Muktamar NU ke-35 terus berjalan dan kini memasuki tahap pematangan,” kata Sekretaris Jendral PBNU Saifullah Yusuf atau yang kerap disapa Gus Ipul di Bandarlampung, Minggu (26/4/2026).
Menurut Gus Ipul, panitia kecil kini bekerja menyusun struktur kepanitiaan sekaligus memastikan kesiapan operasional kegiatan.
“Persiapan terus berjalan. Panitia kecil sudah dibentuk dan sedang menuntaskan susunan kepanitiaan yang diperlukan untuk pelaksanaan Muktamar,” ujar Gus Ipul yang juga Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).
Di balik persiapan teknis, ada satu pekerjaan besar yang menjadi prioritas: penuntasan administrasi kepengurusan. PBNU menargetkan seluruh peserta muktamar memiliki legalitas yang sah, terutama melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) bagi pengurus wilayah dan cabang.
Untuk mempercepat proses ini, PBNU membentuk tim panel yang diketuai oleh Muhammad Nuh. Tim ini diberi mandat khusus untuk melakukan verifikasi menyeluruh.
“Tim panel bertugas melakukan verifikasi dan penuntasan SK agar seluruh peserta memiliki legalitas yang sah sebelum muktamar berlangsung,” katanya seperti dilaporkan Antara.
Gus Ipul menegaskan, kerja tim tersebut masih terus berjalan. Ia juga mengingatkan pengurus wilayah dan cabang agar segera melengkapi dokumen administrasi dan kesiapan teknis lainnya.
Di sisi lain, Ketua PBNU Bidang Pendidikan dan Hukum Moh Mukri menyebut tim panel tak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga menelaah dinamika internal organisasi agar pelaksanaan muktamar tetap kondusif.
“Termasuk penyelarasan keputusan-keputusan sebelumnya agar seluruh proses berjalan kondusif,” ujarnya.
PBNU menargetkan seluruh tahapan persiapan rampung tepat waktu. Dengan begitu, Muktamar ke-35 NU dapat digelar sesuai rencana dan berjalan tanpa hambatan berarti.
“Insya Allah muktamar akan dilaksanakan pada 1 hingga 5 Agustus, sementara lokasi masih dalam pembahasan dan akan dikonsultasikan lebih lanjut oleh pimpinan,” kata Gus Ipul.*
