2 years ago
1 min read

Pemerintah Dorong Inklusivitas, Sediakan Al-Qur’an Braille dan Isyarat

Kitab Suci Al-Qur'an Braille. (Foto: Antara)

JAKARTA – Hak para disabilitas mendapatkan layanan kitab suci Al-Qur’an dan lektur-lektur keagamaan lainnya yang mudah untuk diakses sesuai dengan kebutuhan mereka masing-masing merupakan amanat dari Undang-Undang (UU) Nomor (No) 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

Pentashih Ahli Madya Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ), Deni Hudaeny, mengatakan pemerintah, khususnya Kementerian Agama (Kemenag), dalam hal ini memberikan mushaf-mushaf Al-Qur’an Braille dan Isyarat kepada umat beragama Islam yang memiliki disabilitas.

“Pemerintah, khususnya Kementerian Agama berikhtiar memberikan layanan Al-Qur’an berikut terjemahannya bagi disabilitas tunanetra melalui Mushaf Al-Qur’an Braille dan bagi disabilitas tunarungu-wicara melalui Mushaf Al-Qur’an Isyarat,” ujarnya dalam Talkshow Al-Qur’an untuk Semua di Expo MTQ Nasional Samarinda, Rabu (11/9/2024).

Deni memaparkan hasil penilitian di berbagai wilayah dalam dan luar negeri menunjukkan pembelajaran Al-Qur’an Isyarat ditetapkan menggunakan Arabic Sains Language.

“Tujuannya dipilih Arabic Sains Language agar teman-teman tuli bisa membaca Al-Qur’an di Arab Suadi, Makkah, Madinah, dan Mesir karena menggunakan isyarat yang sama,” terangnya.

Al-Qur’an hak semua orang

Ia juga menjelaskan sejak tahun 2020, LPMQ telah menyusun suatu pedoman Al-Qur’an Isyarat sesuai dengan kesepakatan teman-teman tuli.

Kemudian, mushaf Al-Qur’an Isyarat yang lengkap dengan 30 juz serta metode khitabah dan metode tilawah telah disusun.

“Alhamdulillah, Indonesia menjadi negara pertama yang menerbitkan Mushaf Al-Qur’an Isyarat lengkap dengan dua metode tersebut. Semoga negara Islam lainnya bisa belajar dari Indonesia,” ujarnya.

Deni berharap kehadiran mushaf Al-Qur’an Braille dan mushaf Al-Qur’an Isyarat bisa jadi memberikan layanan keagamaan yang inklusif bagi seluruh umat Islam di Indonesia.

“Mudah-mudahan dengan ikhtiar ini, kita dapat meraih keberkahan Al-Qur’an,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa penyediaan layanan Al-Qur’an merupakan amanat Ilahi dan konstitusi. Dengan mengatakan amanat Ilahi, ia merujuk kepada hak semua orang untuk mendapatkan petunjuk dari Tuhan.

“Sejarah membuktikan, seorang ulama bernama Imam Asy-syatibi Ar-Ra’in dengan kondisi tunanetra bisa menghapal Al-Qur’an bahkan merumuskan bait-bait dalam kitab Hirzul Amani wa Wajhut Tahani,” ujarnya.* (Bayu Muhammad)

Baca juga: Indeks Kerukunan Umat Beragama 2024 Meningkat

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Go toTop

Jangan Lewatkan

Penerima Tunjangan Profesi Guru di Kemenag Naik 700 Persen

JAKARTA- Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkap peningkatan penerima tunjangan profesi guru

Ditjen PHU Persembahkan Buku Memori Kolektif 75 Tahun Kemenag Kelola Haji

JAKARTA – Penyelenggaraan haji 2025 menjadi tugas terakhir Ditjen Penyelenggaraan
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88