2 years ago
1 min read

Penerima KJP Gagal PPDB, JPPI: Pemerintah Harus Carikan Sekolah

Sejumlah anak Sekolah Dasar (SD) bersama Presiden Joko Widodo. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

JAKARTA – Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menemukan banyak pengaduan seputar Pengawasan Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Kini, banyak calon siswa penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang gagal mendapatkan bangku sekolah di PPDB. Padahal, mereka sudah mencoba berbagai jalur yang ada, mulai dari prestasi, zonasi, hingga afirmasi.

Koordinator Nasional (Koornas) JPPI, Abdullah Ubaid Matraji, menduga jumlah riil siswa penerima KJP yang gagal mendapatkan bangku sekolah lebih banyak lagi.

“Pengaduan ini menunjukkan masih lemahnya perlindungan terhadap kelompok yang rentan putus sekolah, meski berbagai jalur sudah disediakan. Saya menduga kuat, jumlah riil di lapangan lebih dari 25 kasus, sebab penerima KJP jumlahnya capai ratusan ribu,” katanya.

Ubaid menilai kejadian tersebut merupakan gambaran tentang anomaly PPDB. Menurutnya, penerima KJP seharusnya mendapatkan kepastian dari awal. Tapi kenyataannya, mereka malah terpaksa pontang-panting mencari bangku sekolah di akhir.

Ia berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta mencarikan sekolah bagi mereka.

“Saya berharap Pemprov DKI Jakarta mendengarkan suara dari para penerima KJP ini, dan mencarikan sekolah. Bukan mereka yang mondar-mandir cari sekolah, tapi Dinas Pendidikan harus buka pengaduan khusus untuk penerima KJP ini dan mencarikan sekolah. Jika tidak, mereka pasti akan putus sekolah karena biaya,” sambungnya.

‘Tidak hanya di Jakarta’

Ubaid mengungkapkan kalau permasalahan itu tidak hanya terjadi di Jakarta. Hal yang sama juga terjadi di daerah-daerah lain.

Itu mengancam banyak calon siswa mengalami putus sekolah. Dan mereka semakin rentan terhadap sindikat pekerja anak.

“Karena itu, seluruh pemerintah daerah harus mendata mereka, siapa saja yang gagal, dan mencarikan sekolah buat mereka dengan bebas biaya,” ujarnya.

Ubaid juga menyorot adanya tindakan curang jual-beli bangku sekolah yang terjadi di akhir rangkaian PPDB.

Selain merugikan para calon siswa dan orang tua, tindakan tersebut juga dinilai bertentangan dengan semangat pendidikan.

“Tahun ini janganlah dilakukan. Itu tindakan biadab, culas, dan bertentangan dengan ruh pendidikan. Pemerintah daerah wajib mendaftar dan memberikan sisa kuota kepada yang lebih membutuhkan, yaitu para penerima KIP/KJP,” sambungnya.

Salah satu cara untuk mencarikan sekolah bagi calon-calon siswa yang tidak mendapatkan bangku di PPDB adalah dengan melibatkan sekolah swasta. Mereka juga harus menerima siswa-siswa dari jalur PPDB.

“Karena itu, PPDB itu tidak boleh lagi sekolah negeri minded, harus juga melibatkan sekolah swasta,” tegas Ubaid.

Sebab, kekurangan bangku sekolah di berbagai daerah juga terjadi, salah satunya, karena pemerintah hanya mengurusi sekolah negeri saja. Padahal, sekolah-sekolah swasta juga harus diperhatikan agar bisa optimal menampung calon-calon siswa yang ada.

“Kekurangan bangku itu terjadi karena pemerintah daerah hanya ngurusi sekolah negeri saja. Padahal, tugas pemerintah adalah membiayai, memfasilitasi, dan memastikan semua anak mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan di semua jenis sekolah, mau sekolah negeri maupun sekolah swasta,” pungkasnya* (Bayu Muhammad)

1 Comment

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

JPPI Ingatkan Presiden Jangan Gonta Ganti Buku Pelajaran

JAKARTA — Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mengingatkan Presiden Prabowo Subianto

JPPI Kritik Program Makan Gratis untuk Anak Sekolah

JAKARTA – Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mengkritik kebijakan makan
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88