2 years ago
1 min read

Kinerja DPR dalam Mengawasi Anggaran Belum Optimal

Rapat Paripurna DPR RI. (Foto: Detik)

JAKARTA – Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) mengkritik fungsi pengawasan DPR RI yang dinilai masih belum optimal kendati besarnya persentase penyerapan anggaran oleh kementerian/lembaga yang menjadi mitra kerjanya.

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers dengan tajuk “Menjelang Akhir Periode, Kinerja DPR Masih Seperti Awal Periode” yang diselenggarakan Senin, 13 Mei 2024.

Dari 18 kementerian/lembaga mitra kerja DPR yang disorot, hanya tiga yang tingkat penyerapan anggarannya masih di bawah 95 persen.

Kendati demikian, Peneliti Formappi Bidang Anggaran, Y Taryono, mempertanyakan kualitas dan transparansi dari penyerapan anggaran yang tinggi itu.

“Tetapi apakah itu dari sisi kualitas apakah itu memang dilakukan oleh kementerian/lembaga secara transparan atau tidak,” katanya.

Menurutnya, persoalan anggaran masih belum mendapatkan perhatian penuh. Hal ini memprihatinkan apalagi dengan adanya banyak temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kinerja berbagai kementerian/lembaga di sisi penyerapan dan penggunaan anggaran.

Taryono menyampaikan bahwa tingkat serapan yang tinggi bukan jaminan anggaran yang ada sudah digunakan secara berkualitas.

“Nah artinya serapan anggaran ini belum tentu berkualitas bagi penggunaan anggaran oleh kementerian dan lembaga tersebut,” sambungnya.

Menurut pihaknya, DPR seharusnya menunjukkan kepedulian dengan mengawasi secara ketat penggunaan anggaran oleh kementerian/lembaga mitra kerjanya.

“Idealnya bahwa komisi itu harus mampu mencari sumber-sumber (ketidakefektifan). Misalkan ada temuan BPK bagaimana penggunaan anggaran itu apakah itu transparan atau tidak, ujar Taryono.

Formappi melihat alih-alih DPR melakukan tindak lanjut terhadap berbagai permasalahan yang muncul seputar penggunaan anggaran, komisi-komisi di DPR hanya memberikan respons apresiasi.

“Kalau misalkan temuan BPK itu memang ada masalah dari sisi teknis maupun penggunaan yang menyalahi aturan atau sebagainya, itu perlu ditindaklanjuti oleh komisi. Tapi komisi hanya berhenti, hanya memberikan apresiasi, dan mendengarkan penjelasannya,” katanya.

Peneliti Formappi Bidang Legislasi, Lucius Karus, menyampaikan pihaknya memberikan kritik mengenai ini di setiap masa sidangnya.

“Setiap masa sidang juga kami selalu mengkritik bagaimana DPR itu begitu saja misalnya menyepelekan laporan hasil audit BPK yang di dalamnya berisikan misalnya temuan, dugaan, penyimpangan anggaran yang ada di kementerian atau lembaga,” ungkapnya.

Ia menyampaikan kalau DPR harus melakukan verifikasi mengenai penggunaan anggaran kementerian/lembaga yang ada dalam rapat-rapat kerjanya.

“Mestinya kalau DPR rajin saja, itu diverifikasi atau langsung dikonfirmasi saja ke kementerian atau lembaga yang diundang untuk rapat kerja di DPR,” sambung Lucius.* (Bayu Muhammad)

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

KPK Dalami Pengetahuan Anggota BPK soal Augusz Dewanggara

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami pengetahuan Anggota V Badan

DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Tetap Berjalan

JAKARTA – Pimpinan DPR RI memastikan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88