2 years ago
1 min read

Consensus ASEAN untuk Akhiri Konflik Myanmar

Protes anti kudeta di Myanmar. (Foto: Stratfor.com)

JAKARTA – Perang Saudara Myanmar yang mulai pada 2021 masih belum selesai. Awal tahun ini, Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan kondisinya memburuk.

“Pertempuran sengit antara tentara dan kelompok oposisi bersenjata telah mengakibatkan pengungsian dan korban jiwa,” ujar Komisioner Tinggi HAM PBB, Volker Türk.

Situasi itu menjadi sumber keprihatinan pihak-pihak internasional. Salah satunya adalah Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR, Fadli Zon.

Ia menyampaikannya saat mengadakan pertemuan bilateral dengan Delegasi Parlemen Myanmar dalam sela-sela Sidang ke-148 Inter-Parliamentary Union (IPU) di Jenewa, Swiss.

Bersama dengan Delegasi Parlemen Myanmar, Fadli membahas berbagai isu sensitif yang menyangkut konflik di sana. Mulai dari persoalan pengungsi sampai dengan kondisi junta militer yang tengah menguasai sebagian wilayah Myanmar.

Dalam kesempatan itu, Fadli juga menuturkan pihaknya terus mengupayakan perdamaian melalui jalur-jalur parlementer.

“DPR RI selaku Presiden ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) pada 2023 telah berupaya mengoptimalkan upaya diplomasi parlemen untuk mewujudkan perdamaian di Myanmar,” katanya, Rabu (27/3/2024).

Kemudian, Fadli juga mendorong agar Five-Point Consensus yang disepakati oleh pemimpin-pemimpin negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pada 2021 silam, sesudah perang saudara pecah di Myanmar.

Adapun lima poin konsensus itu berisi kesepahaman untuk menghentikan kekerasan di Myanmar, melakukan dialog dengan pihak-pihak yang terlibat, penunjukkan utusan khusus, pendampingan kemanusiaan oleh ASEAN, dan kunjungan utusan khusus ke Myanmar untuk bertemu dengan semua pihak yang terlibat.

Setidaknya hingga pertengahan tahun 2023 lalu, ASEAN menilai Myanmar belum mencapai perkembangan yang signifikan menuju pemenuhan Five-Point Consensus itu. Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam Pertemuan ke-43 ASEAN, September tahun lalu.

Sepertinya, junta militer Myanmar yang dipimpin oleh Jenderal Min Aung Hlaing masih belum mengindahkan desakan ASEAN, yang ditekankan kembali oleh Fadli.

Pada hari yang sama, negara itu mengadakan parade militer tahunannya di Ibu Kota Naypyidaw. Dan Hlaing masih berbicara dengan nada yang agresif menyikapi perang saudara yang sedang berkobar di negaranya.

Hlaing mengutuk pihak-pihak pemberontak yang dia anggap menghancurkan persatuan Myanmar yang berdasarkan nilai-nilai demokrasi serta federalisme.

Ia juga mengatakan pihak militer sedang disasar “berita bohong” para jurnalis internasional dan pengguna media sosial.

Hal itu semakin membuat masyarakat bertanya soal kesungguhan junta militer di Myanmar dalam mengupayakan resolusi konflik dan perdamaian di negaranya.*

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

TIDAR Desak Pembenahan Total Daycare Nasional

JAKARTA — Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha,

Wisuda Saraswati Fellowship Tandai Regenerasi Pemimpin Perempuan

JAKARTA — Program mentorship kepemimpinan perempuan Saraswati Fellowship resmi menggelar
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88