JAKARTA – Ruang pendidikan inklusif Wira’s Playroom resmi dibuka di Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2026). Didirikan oleh Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Sara) bersama Reshma Wijaya, lembaga ini menawarkan pendekatan pendidikan yang menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan, karakteristik, dan potensi setiap anak.
Wira’s Playroom hadir sebagai ruang belajar bagi anak-anak dengan kebutuhan belajar dan perkembangan yang beragam. Berbeda dari sistem pendidikan yang menuntut anak mengikuti pola pembelajaran seragam, pendekatan yang dikembangkan Wira’s Playroom justru menempatkan kebutuhan anak sebagai dasar dalam proses belajar.
Gagasan tersebut berangkat dari pengalaman pribadi kedua pendirinya yang sama-sama merupakan ibu dari anak dengan Down Syndrome. Sara merupakan ibu dari Wira, sementara Reshma adalah ibu dari Cheryl.
“Ketika semua anak dituntut mengikuti sistem pembelajaran yang sama, mereka yang memiliki kebutuhan berbeda berisiko tidak mendapatkan dukungan yang tepat untuk berkembang. Wira’s Playroom lahir dari sebuah harapan sederhana: agar anak-anak kita tidak harus berjuang menyesuaikan diri dengan lingkungan yang belum memahami mereka. Justru lingkungan belajar yang seharusnya mampu disesuaikan dengan kebutuhan anak,” ujar Sara.
Menurut Sara, pengalaman mendampingi tumbuh kembang Wira membuatnya memahami bahwa tantangan keluarga dengan anak berkebutuhan khusus bukan sekadar menemukan sekolah yang bersedia menerima, tetapi juga lingkungan pendidikan yang benar-benar mampu memahami dan mendukung perkembangan anak.
“Dari pengalaman saya sebagai seorang ibu, saya belajar bahwa tantangan terbesar bukan semata-mata menemukan sekolah yang bersedia menerima anak kita, tetapi menemukan tempat yang benar-benar memahami dan mampu mendukung mereka untuk berkembang,” tutur Sara, yang telah menekuni dunia entrepreneur dan sociopreneur selama lebih dari satu dekade.
“Saya ingin Wira memiliki kesempatan untuk belajar dengan bahagia, merasa diterima, dan membangun kepercayaan diri. Saya percaya setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama,” sambungnya.
Dalam mengembangkan konsep pendidikan tersebut, Sara menggandeng Reshma Wijaya, pendiri Saraswati Learning Center yang berpengalaman dalam bidang pendidikan anak berkebutuhan khusus.
Reshma membawa filosofi play with purpose sebagai fondasi sistem pembelajaran Wira’s Playroom. Melalui pendekatan ini, aktivitas bermain tidak sekadar menjadi kegiatan rekreasi, tetapi dirancang sebagai bagian dari proses belajar yang bermakna.
Setiap pengalaman bermain memberikan kesempatan bagi anak untuk bereksplorasi, berkomunikasi, membangun hubungan, mengembangkan kemandirian, serta mengenali kekuatan dan potensi dirinya.
“Perjalanan saya dimulai bersama Cheryl, yang mengajarkan saya bahwa sebuah diagnosis tidak menentukan batas kemampuan dan masa depan seorang anak. Keyakinan inilah yang terus membentuk cara saya memandang pendidikan,” kata Reshma.
“Bagi saya, bermain bukanlah sesuatu yang terpisah dari belajar, melainkan salah satu cara paling alami bagi anak untuk memahami dunia dan mengembangkan kemampuannya,” ia menambahkan.
Reshma menilai, pemahaman terhadap cara setiap anak belajar menjadi hal penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Ketika kita memahami bagaimana seorang anak belajar, menciptakan lingkungan yang sesuai dengan kebutuhannya, dan memberinya kesempatan untuk bereksplorasi, kita membuka pintu bagi berbagai potensi yang mungkin sebelumnya belum terlihat. Inilah filosofi yang menjadi dasar Wira’s Playroom,” lanjutnya.
Pendekatan pendidikan inklusif yang dikembangkan Wira’s Playroom sejalan dengan laporan Global Education Monitoring Report 2020 dari UNESCO. Laporan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan inklusif yang dirancang dengan baik dapat mendukung pencapaian akademik, perkembangan sosial dan emosional, rasa percaya diri, serta penerimaan anak di lingkungan sekolah.
Berlokasi di Kemang, Jakarta Selatan, Wira’s Playroom dikembangkan sebagai pilihan bagi keluarga yang membutuhkan lingkungan pendidikan dengan dukungan individual dan pendekatan yang memperhatikan perkembangan anak secara menyeluruh.
Bernaung di bawah Yayasan Saraswati Wira Bhakti, Wira’s Playroom mengembangkan layanan pendidikan usia dini dan sekolah dasar, serta dukungan terapi dan perkembangan anak secara terintegrasi.
Ke depan, Sara dan Reshma berharap pendekatan pendidikan yang dikembangkan di Wira’s Playroom dapat terus disempurnakan dan berpotensi diterapkan di berbagai wilayah lain di Indonesia.*
